Showing posts with label Myanmar U19. Show all posts
Showing posts with label Myanmar U19. Show all posts

Wednesday, May 7, 2014

Timnas Indonesia U19 vs Myanmar U19 1-2, Laga Uji Coba Ke 2

Timnas Indonesia U19 vs Myanmar U19 1-2, Laga Uji Coba Ke 2.
agent108.biz
Hasil pertandingan uji coba antara Indonesia U19 vs Myanmar U19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7 Mei 2014), berakhir dengan skor 1-2. Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua bagi Tim Garuda Muda selama menjalani masa uji coba jelang Piala Asia U19 Oktober 2014 nanti.
Indonesia ternyata bisa lebih menguasai permainan ketimbang di pertandingan pertama lalu. Ichsan Kurniawan yang dimainkan menggantikan Hargianto bisa menjadi filter yang baik di lini tengah Indonesia.
Peluang besar bagi Indonesia dimulai di menit 13. Umpan tarik dari Ilham Udin disambut tendangan keras Maldini Pali, namun bola bisa ditepis Latt Myo Min. Di menit 23, gantian Ilham yang gagal melesakkan gol dari depan kotak penalti Myanmar.
Indonesia sebenarnya bisa mencetak gol di menit 27. Akan tetapi gol yang diciptakan Ilham harus dianulir karena ia sudah terperangkap offside.
Setelah lama menunggu, Indonesia baru bisa mencetak gol di menit 45. Sebuah tendangan bebas yang dilepaskan Ilham disambut tandukan Putu Gede yang tidak terkawal oleh pemain Myanmar.
Petaka bagi Indonesia hadir di menit 49. Ichsan yang akan digantikan oleh Zulfiandi terlihat mengucapkan perkataan yang dianggap wasit tidak pantas. Ia pun diganjar kartu kuning kedua dan membuat Zulfiandi urung menggantikannya. Indonesia pun bermain dengan 10 pemain.
Jumlah pemain kemudian menjadi seimbang di menit 66. Min Nan Wai diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah ia ketahuan menendang punggung Ilham saat berduel.

Ketika jumlah pemain seimbang, Indonesia kembali bisa mempercepat tempo serangan mereka dan menggempur pertahanan Myanmar lagi. Evan Dimas sempat mendapat kesempatan emas namun ia gagal mencetak gol di depan gawang Myanmar.
Begitu pula dengan Yabes Roni. Sudah bisa melewati pemain belakang Myanmar dan berhadapan dengan kiper Myanmar, tendangan Yabes masih melambung dan membuat pelatih Indra Sjafri hanya bisa ‘tersenyum’ melihat eksekusi Yabes.
Kelengahan di barisan pertahanan harus dibayar mahal setelah Thu Aung bisa menyamakan kedudukan di menit 88. Bahkan handball Ryuji Utomo di menit akhir pertandingan membuat Indonesia dihukum tendangan penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Kyaw Nanda.

Indonesia U19 1-2 Myanmar U19 (Putu Gede 45’ / Thu Aung 88’, Nanda 92’-pen)
Indonesia U19: Awan Setho; Putu Gede, Ryuji Utomo, Sahrul Kurniawan, Fatchurrohman; Ichsan Kurniawan, Paulo Sitanggang, Evan Dimas; Maldini Pali (Zulfiandi 52’), Ilham Udin (Yabes Roni 80’), Dimas Drajad (Dinan Javier 67’)

Myanmar U19: Latt Myo Min; Aung Htike Htike, Tun Naing Lin, Kyaw Nanda, Min Nan Wai; Aung Swan Htet (Myo Than Zaw 53’, Tun Kyaw Thu 86’), Aung Chit Hla, Aung Yan Ling (Thang Tluan Hup 94’), Oo Yang Naing (Thu Aung 76’); Than Paing (Tun Shwe Min 23’, Soe Maung Maung 71’), Aung Nan Min.

sumber, aktualpost.com

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Laga Uji Coba Ke 2.

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Laga Uji Coba Ke 2.
Ligaindonesia.co.id
PSSI melalui Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan FA Myanmar, melalui Sekjen U Tin Aung, yang mengaku tidak ada masalah untuk laga kedua Timnas Indonesia U-19 menjamu Myanmar U-19.

"Pertandingan lawan Myanmar hari ini tetap sesuai rencana semula, tidak ada perubahan," kata Sefdin.

Seperti diketahui sebelumnya Pelatih Myanmar U-19 Gerd Friedrich Horst mengaku kaget mendapati fakta bahwa anak-anak asuhannya akan menghadapi lawan yang sama dalam pertandingan Rabu (7/5), Tim Nasional Indonesia U-19.

"Ada sedikit miskomunikasi, saya baru tahu kami akan menghadapi tim yang sama seperti kemarin," katanya ditemui di sela-sela sesi latihan Timnas Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5).

Menurut pengakuan Horst, sebelumnya dirinya mendapatkan pengertian bahwa timnya akan menghadapi salah satu peserta liga atau tim yang beranggotakan hasil seleksi pemain-pemain liga.

Meski demikian, dia mengatakan bahwa miskomunikasi tersebut tidak mengganggu persiapan yang tengah dilakukan timnya guna menghadapi laga persahabatan selanjutnya, Rabu (7/5).

Dirinya berniat memanfaatkan laga persahabatan ulangan tersebut sebagai kesempatan untuk merotasi para pemainnya guna memberi menit merumput lebih banyak serta meningkatkan kemampuan kerja sama tim sebagai persiapan jangka panjang menuju perhelatan Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober 2014.

Berdasarkan catatan pertandingan, dari 23 pemain yang dibawa Horst ke Jakarta, tujuh pemain, dua di antaranya penjaga gawang, belum sempat merumput dalam laga persahabatan pertama melawan Garuda Jaya, Senin (5/5).

Akan tetapi, pelatih berkebangsaan Jerman itu memastikan dua orang pemainnya, Mg Mg Lwin dan Myo Ko Tun, akan melewatkan pertandingan persahabatan lanjutan melawan Timnas Garuda Jaya akibat masih dibekap cedera.

"Mereka masih cedera dan tidak akan ikut bermain besok," katanya.

Pada pertandingan sebelumnya, Mg Mg Lwin harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-18 setelah dilanggar dan sempat mendapat perawatan hingga kembali ke lapangan dengan balutan perban melekat di kepalanya.

Sementara itu, Myo Ko Tun, menurut Horst menderita cedera ligamen sehingga juga harus menepi selama laga kedua.

Pada pertandingan persahabatan yang berlangsung pada hari Senin (5/5) kemarin, Timnas Myanmar U-19 berhasil menahan imbang Timnas Indonesia U-19 dengan kedudukan akhir 1-1.

Meski menganggap timnya bermain lebih unggul di babak pertama dan memiliki sejumlah peluang di babak kedua, Horst dalam konferensi pers setelah pertandingan usai, menilai bahwa permainan Garuda Jaya identik dengan sepak bola keras dan sarat benturan fisik.

"Mereka bermain lebih keras. Saya bukannya mengeluh, justru itu membuat para pemain kami lebih paham bagaimana menghadapi permainan keras semacam itu, terutama dalam urusan kontak badan," katanya.

Dalam laga tersebut, gol masing-masing dicetak oleh Muchlis Hadi Ning Syaifulloh untuk Indonesia pada menit ke-4 dan Myanmar membalas lewat Aung Thu pada menit ke-8.


sumber, ligaindonesia.co.id

Monday, May 5, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Skor 1-1.

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Skor 1-1.

Youtube.com
Timnas Indonesia U-19 hanya bermain imbang 1-1 dengan Myanmar U-19 dalam ujicoba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/4) malam. Gol Timnas U-19 dicetak oleh Muchlis Hadi Ning di menit ke-4. Sedangkan gol balasan Myanmar tercipta atas nama Aung Thu di menit ke-8.

Dari menit pertama, Myanmar U-19 tak mau kalah dalam memberikan perlawan terhadap tuan rumah. Tetapi. di menit 4 ke Muchlis Hadi akhirnya mencetak gol pertama di pertandingan ini. Lolos dari jebakan offside, Muchlis melepaskan sepakan keras ke gawang Myanmar U-19.

Keunggulan Indonesia U-19 hanya bertahan 4 menit. Lewat serangan balik cepat, Aung Thu mampu menyamakan kedudukan usai memanfaatkan umpan dari Yan Naing Oo.

Setelahnya, permainan kedua tim justru menurun. Indonesia U-19 kesulitan mendominasi penguasaan bola. Pressing-pressing ketat yang dilakukan para pemain Myanmar U-19 mampu membuat para gelandang Indonesia U-19 frustrasi. Mereka terlihat terburu-buru saat membangun serangan.

Bukan hanya itu, kinerja lini belakang Indonesia U-19 juga tidak terlalu baik. Beberapa kali pertahanan Indonesia U-19 harus bersusah payah menghalau serangan Myanmar U-19.

Pada injury time, Myanmar U-19 hampir saja unggul. Beruntung, bola hasil sepakan bebas kapten Myanmar U-19, Maung Soe, hanya membentur mistar. Hingga jeda, skor 1-1 bertahan.


Di babak kedua, Timnas U-19 mencoba terus menggempur. Akan tetapi, justru Myamar yang lebih dulu mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-48. Sayang, eksekusi tendangan bebas Nanda Kyaw berhasil ditepis oleh Ravi Murdianto.

Timnas U-19 baru memiliki kesempatan mencetak gol saat laga memasuki menit ke-53. Namun, sepakan keras kaki kanan Hansamu Yama dari luar kotak penalti hanya melenceng di sisi kiri gawang.

Keasyikan menyerang, timnas U-19 melupakan pertahanan. Pada menit ke-65 Yan Naing Oo nyaris mengoyak gawang Garuda Jaya. Tinggal berhadapan dengan Ravi Murdianto, Yan langsung melepaskan sepakan kaki kanan. Tapi, usaha Yan masih melenceng di sisi kiri gawang.

Timnas U-19 semakin intens membangun serangan. Namun, sepakan keras Maldini dari luar kotak penalti pada menit ke-74 masih melambung di atas mistar. Sementara tendangan David Maulana di menit ke-78 terlalu lemah dan dapat diamankan dengan baik oleh kiper.

Pada menit ke-89 Hansamu Yama kembali gagal mengoyak gawang Myanmar. Sepakan keras bek bernomor punggung 16 itu melenceng jauh dari sasaran.

Di masa injury time, Timnas U-19 harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua yang diterima oleh Hansamu Yama. Hansamu terpaksa diusir keluar lapangan karena melakukan pelanggaran terhadap striker Myanmar. Sampai peluit panjang tanda laga usai, tidak ada lagi gol yang tercipta bagi kedua tim.

Selanjutnya kedua tim akan bertemu lagi pada Rabu (7/5) di tempat yang sama.

sumber, ligaindonesdia.co.id 

Sunday, May 4, 2014

Timnas Indonesia U-19; Uji Coba Lawan Myanmar U-19

Timnas Indonesia U-19; Uji Coba Lawan Myanmar U-19
ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 akan melakoni laga uji coba menghadapi Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/4). Kemenangan pun dipatok oleh Garuda Muda di laga ujicoba ke 19 ini.

Dari 18 pertandingan yang sudah dijalani, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan baru sekali menelan kekalahan, yakni melawan Oman dengan skor 2-1 di ajang Tur Nusantara, 9 April lalu. Sisanya, Garuda Muda meraih 12 kemenangan dan lima hasil imbang.

"Kami akan menjalani pertandingan uji coba yang ke-19 kalinya. Kami selalu belajar dari hasil uji coba sebelumnya," ucap Indra.

"Saya selalu berharap Timnas U-19 selalu meraih kemenangan di setiap laga uji coba. Tapi saya beerharap perkembangan pemain tidak terlalu cepat dan lambat juga," sambung pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Pria asal Padang, Sumatera Barat itu menegaskan kalau anak asuhnya sudah siap bertanding melawan Myanmar. Indra pun menambahkan kalau dirinya tak mau memikirkan gaya permainan yang akan diterapkan oleh tim besutan Gerd Friedrich Horst.

"Pemain sudah sangat siap untuk pertandingan nanti. Saya tidak mau memikirkan Myanmar, biar mereka yang memikirkan Timnas U-19," paparnya.

Namun Indra mengaku menghawatirkan perkembangan Evan Dimas dkk. Seperti diketahui Garuda Muda  sudah melakukan pemusatan latihan selama lima bulan untuk tampil di Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar pada tanggal 9 hingga 23 Oktober 2014.

Menurutnya, perkembangan anak asuhnya sudah semakin bagus. Bahkan nilai VO2 Max penggawa Timnas U-19 meningkat lima digit. Kini, nilai rata-rata VO2 Max Garuda Muda berada di angka 60-65.

"Semalam, kami (tim pelatih) sudah berbicara kalau perkembangan anak-anak terlalu cepat. Padahal kami ingin peak performance saat putaran final Piala Asia nanti," tambah Indra.

"Peak performance akan cepat naiknya jika latihan sangat berat. Namun, kalau ringan juga tidak terlalu bagus. Itu yang kami jaga agar hal itu tidak terjadi," sambungnya.

Indra mengaku kalau penyebab peak performance Timnas U-19 meningkat sangat cepat karena sudah tidak sabar tampil di Piala Asia U-19.

"Pemain dan staf pelatih sudah tidak sabar ingin tampil di Piala Asia U-19. Banyak yang menginginkan kalau Piala Asia berjalan sekarang," tegasnya.

Di Piala Asia U-19, Indonesia tergabung di dalam Grup B bersama Australia, Uzbekistan dan Uni Emirates.

 sumber, ligaindonesia.co.id




Arab.