Showing posts with label Beijing. Show all posts
Showing posts with label Beijing. Show all posts

Monday, March 24, 2014

Tragedi Malaysia Airlines: MH370 Dipastikan Jatuh di Samudra Hindia : Tragedi Malaysia Airlines

Tragedi Malaysia Airlines: MH370 Dipastikan Jatuh di Samudra Hindia  : Tragedi Malaysia Airlines
news.detik.com

Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak memastikan pesawat Malaysia Airlines MH 370 jatuh di Samudera Hindia berdasarkan data terbaru. Station Manager Malaysia Airlines Abdul Syukor Salleh menyatakan pihaknya siap memberangkatkan kembali keluarga penumpang asal Indonesia ke Malaysia.


"Saya belum dapat instruksi, tapi rencana awal memang penumpang akan diberangkatkan ke KL dan kemungkinan Aussie (Australia-red)," kata Station Manager Malaysia Airlines Abdul Syukor Salleh kepada detikcom, Selasa (24/3//2014).


Menurutnya, saat ini rencana keberangkatan itu belum bisa dipastikan pasca jumpa pers yang disampaikan PM Malaysia Najib Razak. "Malam ini kita diberi tahu agar melihat prescon dari PM Najib dulu, besok pagi ada insturksi lanjutkan kepada member," ujarnya.


Ia juga mengatakan ada 7 keluarga penumpang Malaysia Airlines yang berasal dari Indonesia. Sebanyak 3 keluarga berasal dari Medan, dan 4 keluarga berasal dari Jakarta.


"Pukul 10.00 WIB baru ada berita terkini apa tindak lanjutnya untuk kepastian memberangkatkan mereka ke KL dan Aussie," ucapnya.


Sebelumnya, PM Najib memastikan pesawat Malaysia Airlines yang hilang selama 2 minggu lebih dipastikan jatuh di Samudera Hindia atau sebelah barat Pert, Australia.


"Dengan kesedihan yang mendalam dan menyesal saya harus memberitahu Anda, bahwa menurut data baru ini penerbangan MH370 berakhir (jatuh-red) di Samudera Hindia Selatan," ucap Najib Razak dalam akun twitternya, Selasa (24/3/2014).

Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

Sumber berita DetkNews

Sunday, March 23, 2014

Tragedi Malaysia Airlines: Sebelum Lepas Landas, Pilot MAS MH370 Terima Panggilan Telpon Misterius


Tragedi Malaysia Airlines: Sebelum Lepas Landas, Pilot MAS MH370 Terima Panggilan Telpon Misterius
wikimedia commons
Rekaman telepon genggam pilot Malaysia Airlines (MAS) MH370 Kapten Zaharie Ahmad Shah tengah diperiksa. Ada panggilan dari wanita misterius pada telepon genggam Zaharie sebelum pesawat lepas landas.
Dilansir media Inggris, Daily Mail, Minggu (23/3/2014), tim investigator, termasuk polisi, sampai menelusur rekaman HP pilot dan kopilot MH370, Zaharie dan Fariq Abdul Rahman, kepada operator seluler yang digunakan keduanya. 
Ternyata didapati panggilan ke HP Zaharie beberapa jam sebelum Boeing 777 yang dipilotinya lepas landas dari Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014. Panggilan itu diterima selama 2 menit dan diketahui merupakan panggilan terakhir ke HP Zaharie.
Nomor yang menghubungi/dihubungi Zaharie itu ternyata menggunakan identitas palsu. Di Malaysia, membeli kartu SIM prabayar itu butuh mengisi formulir dari kartu identitas atau nomor paspor. Peraturan mendaftarkan nomor kartu SIM ini adalah imbas dari peristiwa 9/11. 
Investigator menelusuri identitas penelepon sampai ke penjual kartu SIM itu di Kuala Lumpur dan menemukan bahwa kartu SIM itu baru dibeli oleh seseorang yang memberikan nama perempuan namun ternyata belakangan diketahui palsu. 
Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ada kemungkinan Kapten Zaharie berkaitan dengan kelompok teroris, yang para anggotanya biasanya rutin berkomunikasi melalui kartu SIM yang tidak dapat dilacak. Semua yang berbicara dengan Kapten Zaharie melalui telepon genggamnya sudah diwawancara dan dimintai keterangan kecuali si wanita misterius itu.
Investigator juga mewawancarai istri Zaharie yang dikabarkan sudah berpisah namun masih tinggal seatap dengan ketiga anaknya itu.
Namun, investigator Malaysia menekankan bahwa dengan adanya temuan kartu SIM beridentitas palsu itu tidak berarti mengindikasikan adanya hubungan kriminal atau teroris.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini.

Sumber berita DetikNews

Tuesday, March 18, 2014

Tragedi Malaysia Airlines: Tidak Adanya Deteksi Suatu ledakan Ataupun Pesawat Jatuh, Dimanakah Pesawat MH370 ?


Tragedi Malaysia Airlines: Tidak Adanya Deteksi Suatu ledakan Ataupun Pesawat Jatuh, Dimanakah Pesawat MH370 ?
wikimedia commons
Spekulasi terus beredar bahwa pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 kini berada di suatu tempat yang tidak diketahui. Terlebih lagi badan pengawas nuklir, Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organisation (CTBTO) mengkonfirmasi bahwa pihaknya tidak mendeteksi adanya ledakan atau pesawat jatuh yang bisa dikaitkan dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.

"Mengenai pesawat MAS yang hilang... Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization (CTBTO) yang berbasis di Wina mengkonfirmasi bahwa tak ada ledakan ataupun pesawat yang jatuh di darat atau perairan yang terdeteksi sejauh ini," ujar Stephane Dujarric, juru bicara untuk Sekjen PBB Ban Ki-moon seperti dilansir The Hindu, Selasa (18/3/2014).


Dikatakan Dujarric, kecelakaan pesawat harusnya bisa terdeteksi oleh tiga atau empat teknologi yang digunakan oleh Sistem Monitoring Internasional CTBTO. Sistem tersebut sebenarnya digunakan untuk memverifikasi adanya ledakan nuklir. Namun bisa juga mendeteksi ledakan sebuah pesawat besar serta dampaknya pada dataran ataupun perairan.


Sebelumnya, CTBTO telah mendeteksi sejumlah kecelakaan pesawat, termasuk jatuhnya pesawat di Bandara Narita, Jepang pada Maret 2009 silam.


Sementara itu, wilayah operasi pencarian MAS MH370 diperluas setelah pemerintah Malaysia menyatakan bahwa dugaan adanya pembajakan di pesawat tersebut semakin menguat. Disebutkan bahwa sinyal pesawat dimatikan sebelum sang kopilot mengucapkan "All right, good night".


Baik pilot maupun kopilot dalam kokpit tidak menjelaskan alasan matinya sinyal pesawat sebelum komunikasi terakhir keAir Traffic Control (ATC) itu. Hal ini memperkuat teori yang menyebutkan salah satu pilot sengaja mengalihkan rute penerbangan pesawat.


Temuan ini juga memperkuat dugaan alat pengirim sinyal pesawat atau transponder sengaja dimatikan oleh seseorang di dalam Boeing 777-200ER itu. Transponder itu menyiarkan sinyal radio dan satelit untuk mengirimkan data melalui ACARS.


ACARS (Aircraft Communications Addressing and Reporting System) adalah pancaran gelombang yang mengirim informasi kepada maskapai. ACARS bisa mengirim berbagai tipe pesan ke ATC, termasuk kondisi bahan bakar dan status mesin.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini.


Sumber berita DetikNews

Sunday, March 16, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : Intelijen Amerika Serikat Fokus Penyelidikan Pada Pilot MAS


Tragedi Malaysia Airlines : Intelijen Amerika Serikat Fokus Penyelidikan Pada Pilot MAS

wikimedia commons
Terkait hilangnya pesawat malaysia Airlines MH370, intelijen Amerika Serikat (AS) berfokus pada pilot dan kopilot pesawat tersebut. Sebab, diduga kuat pesawat tersebut hilang karena disengaja. 


"Satu hal yang kita tahu, ini bukan kecelakaan. Itu adalah disengaja, tindakan yang disengaja untuk menjatuhkan pesawat ini. Dan pertanyaannya adalah siapa di balik itu," kata ketua Komite Keamanan Dalam Negeri AS, Michael Mc Caul seperti yang dilansir dari TheStar, Minggu (16/3/2014).


Mc Caul mengatakan, sejauh ini memang tidak ada bukti hilangnya pesawat tersebut berkaitan dengan tindakan terorisme. Pemerintah AS khawatir tentang skenario di mana pesawat tersebut bisa mendarat di suatu tempat untuk kemudian digunakan sebagai senjata .


Mc Caul mengatakan, ada dua rute yang bisa diambil, yaitu arah utara menuju Kazakhstan yang kemungkinan akan terdekteksi oleh radar. "Dan yang lain itu mendarat di negara seperti Indonesia, di mana itu bisa digunakan di kemudian hari sebagai rudal jelajah, atau seperti pembajakan 9/11," katanya.


Kecurigaan Mc Caul bertambah mengingat tanda-tanda peringatan di pesawat itu diduga sengaja diambil.
Seperti transponder pesawat yang dimatikan sebelum membuat perubahan secara tiba-tiba dan dua warga Iran yang menggunakan paspor curian dengan membeli tiket satu arah dengan uang tunai.



"Saya pikir dari semua informasi yang saya dapati, anda tahu, tingkat tinggi dalam keamanan tanah air, pusat kontraterorisme nasional, komunitas intelijen, bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan pilot," katanya.


"Saya pikir semua ini mengarah ke arah kokpit, dengan pilot sendiri dan co-pilotnya," tambahnya.


Pihak berwenang Malaysia sendiri telah memperluas area pencarian dan melakukan penggeledahan di rumah pilot dan kopilot pesawat tersebut.

Sumber berita DetikNews

Saturday, March 15, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : Rute Pesawat MAS Diduga Hingga Kepulauan Andaman



Tragedi Malaysia Airlines : Rute Pesawat MAS Diduga Hingga Kepulauan Andaman

wikimedia commons
Rekaman radar militer yang menunjukkan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 sengaja terbang memutar ke Kepulauan Andaman yang ada di Samudera Hindia menguatkan teori pembajakan. Ini dugaan rute yang dilalui pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak tersebut.


Dua sumber yang memahami penyelidikan insiden ini seperti dikutip  j, Jumat (14/3/2014), membeberkan rute penerbangan yang dijalani pesawat tak teridentifikasi yang diduga kuat MAS MH370. Pesawat tak teridentifikasi tersebut terekam radar militer melakukan penerbangan ke Kepulauan Andaman.



Menurut dua sumber tersebut, pesawat mengiktui dua rute navigational waypointsatau bisa juga disebut sebagai koordinat titik perjalanan yang biasa digunakan pilot pesawat, yakni N571 dan P628. Kedua rute tersebut biasa dilewati oleh pesawat-pesawat komersial yang melakukan penerbangan dari kawasan Asia Tenggara menuju ke Timur Tengah atau Eropa.



Detail radar militer mengungkapkan bahwa posisi terakhir MAS MH370 berada pada ketinggian 35 ribu kaki dengan lokasi sejauh 144 kilometer dari pantai timur Malaysia, menuju ke arah Vietnam. Lokasi ini dekat dengan navigational waypointsyang disebut 'Igari'. Lokasi tercatat pada Sabtu (8/3) pukul 01.21 waktu setempat.



Rekaman data radar militer kemudian menunjukkan pesawat berbelok tajam ke arah barat, menuju titik perjalanan yang disebut 'Vampi'. Lokasi ini berada di timur laut Aceh, Indonesia. Ini menunjukkan bahwa pesawat mengikuti rute N571 menuju ke Timur Tengah.



Dari lokasi tersebut, rekaman data radar militer menunjukan bahwa pesawat terbang ke titik perjalanan bernama 'Gival' yang ada di sebelah selatan Pulau Phuket, Thailand. Selanjutnya pesawat terbang ke arah barat laut menuju titik perjalanan bernama 'Igrex'. Lokasi ini masuk dalam rute P628, yang juga termasuk Kepulauan Andama.n yang biasanya dilewati penerbangan ke wilayah Eropa.



Rekaman data radar militer menangkap pesawat ada di rute tersebut pada Sabtu (8/3) pukul 02.15 waktu setempat. Waktu ini sesuai dengan waktu yang disampaikan oleh Angkatan Udara Militer Malaysia pada Rabu (12/3) kemarin.



Dari lokasi terakhir tersebut, tidak diketahui lagi arah penerbangan pesawat tak teridentifikasi yang diduga kuat MAS MH370 itu. Seorang sumber lainnya memberitahu Reuters, bahwa posisi terakhir tersebut menunjukkan batas kemampuan radar militer Malaysia.



Sumber tersebut menambahkan, Malaysia kini tengah meminta data radar mentah dari sejumlah negara seperti Thailand, Indonesia dan juga India yang jelas-jelas memiliki pangkalan laut di Kepulauan Andaman.



Sumber berita DetikNews

Tragedi Malaysia Airlines : Otoritas Malaysia Perintahkan Penghentian Pencarian Pesawat MAS Disekitar Laut China Selatan


Tragedi Malaysia Airlines : Otoritas Malaysia Perintahkan Penghentian Pencarian Pesawat MAS Disekitar Laut China Selatan 
wikimedia commons

Otoritas Malaysia telah menghentikan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di sekitar Laut China Selatan. Hal ini dilakukan setelah hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pesawat tersebut putar balik ke arah barat.


Demikian pengumuman Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak dalam konferensi pers yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.



"Kami menghentikan operasi kami di Laut China Selatan dan meninjau ulang pengerahan aset-aset kami," kata Najib dalam konferensi pers hari ini, Sabtu (15/3/2014).



Konferensi pers ini digelar di Hotel Sama Sama yang berada di areal Bandara Internasional Kuala Lumpur. PM Najib didampingi oleh Datuk Hishammuddin Tun Hussein, Pemangku Menteri Transportasi Malaysia, Kepala Departemen Penerbangan Sipil Datuk Azharuddin Abdul Rahman dan Ketua Pegawai Eksekutif Penerbangan MAS, Ahmad Jauhari Yahya, MAS, serta Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia.



Ini merupakan pertama kalinya PM Najib berbicara kepada pers mengenai pesawat MAS yang hilang pada Sabtu, 8 Maret tersebut.


Sumber berita DetikNews 


Tragedi Malaysia Airlines : Rumah Pilot MAS yang Hilang Digeledah Aparat Kepolisian Malaysia


Tragedi Malaysia Airlines : Rumah Pilot MAS yang Hilang Digeledah Aparat Kepolisian Malaysia
wikimedia commons

Aparat kepolisian Malaysia mendatangi rumah pilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang. Polisi pun melakukan penggeledahan.


Langkah ini dilakukan setelah Perdana Menteri (PM) Najib Razak memastikan bahwa pesawat MH370 telah dengan sengaja dialihkan ke rute lain.



Seorang pejabat senior kepolisian Malaysia mengatakan kepada Reuters, Sabtu (15/3/2014), para polisi tiba di kediaman Kapten Zaharie Ahmad Shah (53) pada sore hari waktu setempat. Atau tak lama setelah Najib selesai menggelar konferensi pers.



Dalam konferensi pers tersebut, Najib memastikan bahwa pesawat MAH MH 370 memang terus terbang selama berjam-jam setelah menghilang dari radar primer. Disampaikan Najib, hilangnya pesawat tersebut dari layar radar sipil merupakan aksi kesengajaan yang dilakukan seseorang di dalam pesawat.



Dikatakan Najib, gerakan pesawat selama periode menghilang dari radar primer itu, sejalan dengan aksi yang disengaja oleh seseorang di dalam pesawat tersebut. Meski begitu, Najib menegaskan, sejauh ini belum ada konfirmasi bahwa pesawat Boeing 777-200ER tersebut dibajak.



"Kemungkinan pembajakan masih ditelusuri, sebagaimana berbagai kemungkinan lainnya juga masih diselidiki," ujar pemimpin negeri Jiran itu dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Sama Sama, Kuala Lumpur.



"Meskipun adanya pemberitaan media bahwa pesawat dibajak, saya ingin jelaskan: kami masih menyelidiki semua kemungkinan mengenai apa yag menyebabkan MH370 melenceng dari jalur penerbangan semulanya," tandas Najib.


Sumber berita DetikNews

Friday, March 14, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : Operasi Pencarian MAS Diperluas Himgga Teluk Benggala


Tragedi Malaysia Airlines : Operasi Pencarian MAS Diperluas Himgga Teluk Benggala
wikimedia commons

Proses pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang sejak seminggu yang lalu terus dilakukan. Pencarian pun tidak hanya fokus di Laut Cina Selatan, bahkan sampai ke kepulauan Andaman, India.Tragedi


Dilansir dari DetikNews, Sabtu (15/3/2014), beberapa pulau tak berpnghuni di sekitaran Andaman juga tak luput dari tim pencarian. Kepulauan Andaman terletak di Samudera Hindia tepatnya di Teluk Benggala, yang juga menjadi titik pencarian Malaysia Airlines tersebut.



Angkatan Laut India telah mengerahkan dua pesawat Dornier dan melacak seluruh pulau-pulau dengan luas total 720 km. Juru bicara militer India Harmeet Singh, mengatakan memang sampai saat ini pihaknya belum menemukan apa-apa.



"Operasi ini seperti menemukan jarum di tumpukan jerami," kata Singh.



Pencarian pesawat MH3 70 berbelok ke barat menuju pulau-pulau dilakukan setelah kepala angkatan udara Malaysia mengatakan radar militer telah mendeteksi sebuah pesawat Boeing 777 tak dikenal pada Sabtu lalu.

Tragedi Malaysia Airlines : Tanggapan Plt Menteri Transportasi Malaysia Atas Kemungkinan Pembajakan


Tragedi Malaysia Airlines : Tanggapan Plt Menteri Transportasi Malaysia Atas Kemungkinan Pembajakan
wikimedia commons

Berbagai analisa dan temuan sejumlah media soal nasib pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 terus bermunculan. Salah satu yang menguat adalah isu pembajakan. Apa tanggapan otoritas Malaysia soal ini?


Saat jumpa pers di hotel Sama Sama, Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, Jumat (14/3/2014), Plt Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein menyebut semua kemungkinan tetap dibuka, termasuk pembajakan.


"Semua kemungkinan tidak dinafikkan, semua diselidiki," kata Hishamuddin.


Sejauh ini, dia mengaku transponder pesawat memang tidak mengeluarkan sinyal. Soal kemungkinan itu disengaja atau tidak, dia tak bisa memastikan.


"Mungkin saja. Itu semua sedang diselidiki," terangnya.


Sejumlah laporan media menulis, ada pesawat yang terbang hingga kepulauan Andaman, Samudera Hindia. Ini mengindikasikan bahwa pesawat diterbangkan oleh seseorang yang memiliki kemampuan penerbangan mumpuni.


Situasi yang didasarkan pada radar militer ini semakin menguatkan bahwa pesawat MAS MH370 terbang menuju ke Kepulauan Andaman yang ada di Samudera Hindia. Kepulauan Andaman merupakan kumpulan pulau yang ada di antara Laut Andaman dengan Teluk Bengal, dekat wilayah India.


Sementara itu, sumber ketiga yang juga memahami penyelidikan insiden ini menyebutkan bahwa investigasi saat ini difokuskan pada teori adanya seseorang yang mengetahui benar cara menerbangkan pesawat, yang dengan sengaja mengalihkan penerbangan sejauh ratusan mil dari rute yang seharusnya, yakni Kuala Lumpur-Beijing.


"Yang bisa kami sampaikan adalah kami mencari tahu kemungkinan adanya sabotase, dengan dugaan pembajakan di dalamnya," ucap sumber yang berasal dari kalangan pejabat kepolisian senior Malaysia tersebut.

Sumber berita DetikNews

Wednesday, March 12, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : Malaysia Menambah Area Pencarian MAS


Tragedi Malaysia Airlines : Malaysia Menambah Area Pencarian MAS
wikimedia commons

Otoritas Malaysia menambah area yang disisir untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang. Bila dikonversi, maka kawasan yang ditelusuri hampir sama dengan luas negara Hungaria.


Dilansir dari DetikNews,Kamis (13/3/2014), ada 12 negara yang terlibat dalam upaya pencarian. Indonesia termasuk di dalamnya. Peta pencarian dibagi dua, yakni kawasan timur dan barat. 


Untuk area timur, fokus utama berada di Laut China Selatan, sementara di barat ada di perairan Selat Malaka. Tim penyisir daratan juga dikerahkan.


Bila dihitung, maka total area pencarian adalah 27 ribu mil laut persegi atau setara dengan 93 ribu kilometer persegi. Kawasannya hampir sama dengan luas negara Hungaria atau ada yang juga menyebut sama dengan Portugal. Hungaria memiliki luas wilayah 93.030 kilometer persegi. Sedangkan Portugal 92.212 kilometer persegi.


Sejauh ini belum banyak petunjuk berarti soal keberadaan pesawat. Setelah ada temuan life raft atau alat keselamatan di Selat Malaka, kini ada petunjuk dari satelit China yang menunjukkan benda mengapung dan asap di Laut China Selatan.


Tim evakuasi sedang meluncur ke lokasi untuk memastikan benda tersebut.

Tragedi Malaysia Airlines : Satelit Canggih Milik Cina Mendeteksi 3 Benda Besar Mengambang di Tengah Laut

Tragedi Malaysia Airlines : Satelit Canggih Milik Cina Mendeteksi 3 Benda Besar Mengambang di Tengah Laut
wikimedia commons

Informasi mengenai lokasi keberadaan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 muncul lagi mesti belum tentu benar validitasnya. Satelit canggih milik China menangkap tiga buah benda berukuran besar mengambang di tengah laut.

Seperti dikutip dari DetikNews, Kamis (13/3/2014), satelit China mendeteksi tiga benda besar mengambang di perairan laut. Lokasinya memang masih masuk dalam wilayah pencarian pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak tersebut.

Satelit China itu menangkap gambar tersebut pada 9 Maret lalu. Hingga saat ini masih dianalisa untuk memastikan benar tidaknya benda tersebut merupakan bagian dari pesawat Malaysia Airlines.

Tiga benda itu tersebar dalam radius 20 km di 105,63 derajat Bujur Timur dan 6,7 derajat lintang utara. Ukuran yang tampak adalah 13 x 18 meter, 14 x 19 meter dan 24 x 22 meter.

Sunday, March 9, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : Identitas Pengguna Paspor Palsu Pesawat MH370, Sudah Diketahui


Tragedi Malaysia Airlines : Identitas Pengguna Paspor Palsu Peswat MH370, Sudah Diketahui
wikimedia commons

Identitas pengguna paspor palsu sudah diketahui. Namun pihak otoritas Malaysia masih merahasiakan nama pengguna paspor palsu itu. Sejauh ini diketahui pelaku memakai paspor palsu milik Kozel dan Maraldi yang hilang di Thailand.


"Sedangkan soal paspor palsu, itu dikatakan siapa yang gunakan paspor palsu itu, identitasnya sudah diketahui otoritas Malaysia. Tapi belum bisa diumumkan karena masih didalami," jelas Wakil Dubes RI Hermono kepada detikcom di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (10/3/2014).


Hermono menyampaikan, pihak keamanan Malaysia sudah melakukan pendalaman soal pengguna identitas palsu itu. Pastinya pelaku tengah diselidiki serius.


"Ini bisa dipahami karena ini masalah intelijen," tuturnya.


Selain itu juga KBRI mewanti-wanti soal banyaknya informasi yang beredar terkait hilangnya pesawat itu. Menurut Hermono banyak informasi yang belum tentu benar.

Tragedi Malaysia Airlines : Penemuan Benda yang Diduga Pintu Pesawat Boeing 777-200 milik MAS


Tragedi Malaysia Airlines : Penemuan Benda yang Diduga Pintu Pesawat Boeing 777-200 milik MAS

wikimedia commons
Otoritas Vietman melakukan pencarian di laut untuk menemukan Malaysia Airlines. Mereka menduga objek yang mereka temukan di perairan Vietnam beberapa waktu yang lalu merupakan salah satu pintu pesawat. 


Surat kabar Vietman yang mengutip pernyataan Wakil Kepala staf tentara Vietnam, Jendral Vo Van Tuan menyebutkan, penemuan objek yang diduga pintu dari pesawat yang hilang tersebut ditemukan di dalam air sekitar 90 kilometer sebelah selatan kepulauan Tho Chu. Lokasi ini juga sama dengan penemuan tumpahan minyak pada Sabtu (8/3).



Seperti dikutip dari DetikNews, Senin (10/3/2014), 48 jam sudah Malaysia Airlines MH370 menghilang saat terbang di atas perairan Vietnam. Hingga saat ini hilangnya pesawat masih menjadi misteri. Pesawat yang mengangkut 239 penumpang hilang kontak di antara negara Malaysia dan Vietnam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing.



"Dari penemuan objek ini, kami berharap dapat menemukan pesawat yang hilang," jelasnya.



Pesawat ini diketahui hilang saat cuaca cerah, dan belum diketahui kenapa sang pilot tidak mengirim sinyal. Pengiriman sinyal ke Air Traffic Control (ATC) merupakan prosedur resmi untuk memberitahukan keadaan di udara, khususnya apabila terjadi kecelakaan. Kondisi yang tidak biasa untuk ukuran sebuah pesawat jet moderen yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan internasional.



Kepala Eksekutif Malaysia Airlines, Ahmad Jauhati Yahya dalam konferensi persnya mengatakan, pilot seharusnya memberitahu ATC apabila pesawat ingin melakukan balik arah. 



"Dari yang kita temukan tak ada sinyal atau panggilan bahaya dari pesawat. Hal ini membuat semua pihak kebingungan," tutup Ahmad.

Tragedi Malaysia Airlines : Dua Penumpang Pencuri Paspor Diketahui Membeli Tiket MAS Secara Bersamaan


Tragedi Malaysia Airlines : Dua Penumpang Pencuri Paspor Diketahui Membeli Tiket MAS Secara Bersamaan
wikimedia commons

Misteri penggunaan paspor curian dari warga Italia dan Austria oleh dua penumpang Malaysia Airlines (MAS) diselidiki mendalam. Dua penumpang itu diketahui membeli tiket pesawat berbarengan.


Tiket itu dibeli dari rekanan codeshare MAS yaitu China Southern Airlines dengan mata uang Thailand (bath) dengan harga yang sama. (Codeshare adalah perjanjian bisnis penerbangan yaitu dua maskapai berbagi penerbangan yang sama). 


Informasi ini diberitakan CNN berdasar sistem verifikasi e-tiket resmi China, Travelsky, dan dikutip The Star, Minggu (9/3/2014). Nomor tiket-tiket itu berurutan yang menunjukkan tiket-tiket itu dikeluarkan bersama-sama.



Menurut CNN, tiket perjalanan yang dipesan itu dimulai dari Kuala Lumpur, lalu ke Beijing, dan selanjutnya ke Amsterdam. Kemudian pemegang tiket Italia meneruskan perjalanan ke Kopenhagen (Denmark), sedangkan pemegang paspor Austria meneruskan perjalanan ke Frankfurt (Jerma). 


Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki identitas beberapa orang di pesawat yang tampaknya memiliki masalah dengan paspor mereka. 


Paspor yang dicuri adalah milik pria Italia, Luigi Maraldi (37). Seorang pejabat kontraterorisme Eropa menyebutkan, Maraldi menelepon orangtuanya dari Thailand, setelah muncul berita nama penumpang MAS yang sama dengannya. Sumber tersebut menyebut Maraldi telah melaporkan pencurian paspornya Agustus lalu pada polisi Italia. Sumber itu juga menyebut bahwa paspor pria Austria, Christian Kozel (30), telah dicuri sekitar dua tahun lalu. Kozel saat MAS hilang berada di Austria.


Pemerintah Italia dan Austria mengatakan bahwa tidak ada warga negara mereka yang berada di dalam pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing tersebut.

Sumber berita DetikNews

Saturday, March 8, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : MH370 Sesaat Sebelum Hilang Berkomunikasi dengan Pilot Pesawat Lain

Tragedi Malaysia Airlines : MH370 Sesaat Sebelum Hilang Berkomunikasi dengan Pilot Pesawat Lain
wikimedia commons

Kabar terbaru yang dapat memberi petunjuk penting bagi keberadaan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang pada Sabtu (8/3/2014) baru saja diterima. New Straits Times Malaysia melaporkan, seorang pilot pesawat Boeing 777  yang terbang 30 menit lebih awal dari MH370 memberitahu bahwa dia berkomunikasi dengan awak pesawat MH370 sesaat sebelum pesawat itu menghilang.

Pilot yang meminta identitasnya dirahasiakan itu mengatakan, dia diminta oleh petugas air traffic control Vietnam untuk mencoba menghubungi MH370, karena otoritas setempat tidak bisa menghubungi pesawat itu. "Otoritas mengalami kesulitan menghubungi mereka, pesawat saya sudah berada di atas wilayah udara Vietnam dan saya diminta membantu menghubungi".

Pilot yang sedang menuju ke Bandara Narita, Tokyo itu mengaku berhasil berkomunikasi dengan MH 370 sekitar pukul 01.30 Sabtu dini hari. Pilot itu menanyakan, apakah MH370 sudah memasuki wilayah udara Vietnam atau belum.

"Saya yakin itu suara co-pilot antara Kapten Zaharie atau Kapten Fariq, namun suara relatif statis, ada banyak interference, dan mumbling (bergumam)".

Setelah itu, komunikasi hilang. Pilot itu meyakini bahwa suara itu bahkan dapat didengar oleh kapal-kapal di laut di bawah mereka. Dia mengira tidak ada masalah serius, mengingat kehilangan kontak adalah hal biasa.

"Jika Kapten Zahari mengalami kesulitan, pastilah dia akan mengeluarkan panggilan MayDay. Namun saya tidak mendengar apapun sama seperti yang lain".

Dikutip dari kompas.com.

Tragedi Malaysia Airlines : Keluarga Penumpang Malaysia Airlines Diminta Berkumpul di Bandara KL


Tragedi Malaysia Airlines : Keluarga Penumpang Malaysia Airlines Diminta Berkumpul di Bandara KL

wikimedia commons
Sufah lebih dari 24 jam, pesawat Malaysia Airlines yang diduga hilang perairan Laut China Selatan, belum juga ditemukan. Pihak Malaysia Airlines meminta agar para keluarga penumpang berkumpul di bandara Internasional Kuala Lumpur (KL).


Seperti yang dikutip dari situs resminya, Minggu (9/3/2014), pihak Malaysia Airlines mengatakan misi pencarian pesawat tersebut melibatkan beberapa negara, yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam. Namun sudah lebih dari 24 jam, tim tersebut belum juga menemukan titik terang.


"Pada tahap ini, mereka (misi pencarian) telah gagal untuk menemukan bukti reruntuhan apapun. Misi laut akan terus dilakukan. Saat ini misi udara akan mulai lagi pada siang hari," seperti yang dikutip dari situs resmi Malaysia Airlines.


Selain fokus dalam pencarian pesawat, pihak Malaysia Airlines juga ingin agar pihak keluarga penumpang pesawat tersebut bisa berkumpul di satu titik di Bandara Internasional KL. Segala biaya akan ditangggung pihak maskapai Malaysia Airlines.


"Segera keluarga penumpang disarankan untuk berkumpul di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Pengaturan perjalanan dan biaya akan ditanggung oleh Malaysia Airlines. Malaysia Airlines akan terbang (menjemput) anggota keluarga ke lokasi," tulisnya.


"Prioritas kami sekarang adalah untuk memberikan semua bantuan kepada keluarga para penumpang dan staf kami. Kami juga bekerja sama dengan pihak yang berwenang dalam operasi pencarian dan penyelamatan," tambahnya.


Pesawat Boeing 777-200 lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing, China, Sabtu pukul 00.41 waktu setempat. Pukul 01.30 pesawat mulai kehilangan kontak dengan pengaturan lalu lintas udara dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.


Total ada 227 penumpang termasuk dua balita dan 12 awak pesawat dalam pesawat dengan nomor penerbangan MH370 tersebut. 7 di antaranya merupakan penumpang asal Indonesia.

Sumber berita DetikNews

Tragedi Malaysia Airlines : Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines MH370 , Bingungkan Pakar Penerbangan

Tragedi Malaysia Airlines : Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines MH370 , Bingungkan Pakar Penerbangan

wikimedia commons
 Saat-saat paling berbahaya bagi sebuah pesawat terbang adalah saat tinggal landas dan mendarat. Sangat jarang insiden terjadi saat sebuah pesawat berada di ketinggian jelajah yang rata-rata 10.000 meter dari permukaan tanah.

Sehingga, hilangnya Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines (MAS), Sabtu (8/3/2014), di atas Laut China Selatan membuat para pakar penerbangan dunia kebingungan.

Mereka menduga apapun kejadian yang menimpa penerbangan MH370 itu, haruslah sangat cepat sehingga tak memberi kesempatan pilot melakukan hubungan radio dengan pengawas lalu lintas udara terdekat.

Bahkan, para pakar memprediksi penyelidikan hilangnya pesawat milik MAS ini bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan tak menutup kemungkinan hingga bertahun-tahun.

"Di tahap yang sedemikian awal ini, kami harus mengakui banyak fakta yang kami tak ketahui," kata Todd Curtis, mantan teknisi keamanan Boeing dan kini menjadi direktur yayasan Airsafe.com.

Jika terjadi masalah mesin -atau hal yang lebih serius misalnya kedua mesin pesawat mati mendadak- seharusnya pilot tetap memiliki waktu meminta pertolongan lewat radio.

"Tak adanya komunikasi radio nampaknya disebabkan sesuatu yang sangat tiba-tiba telah menimpa pesawat itu," kata William Waldock, pengajar invesigasi kecelakaan di Universitas Aeronautika Embry-Riddle, Prescott, Arizona.

Insiden yang terjadi tiba-tiba bisa saja seperti badan pesawat patah atau sesuatu yang membuat pesawat itu menukik sangat dalam. Sejumlah pakar bahkan menduga adanya aksi terorisme atau pilot yang sengaja menabrakkan pesawatnya.

"Harus ada sebuah peristiwa yang sangat menghancurkan atau terjadi tindakan kriminal. Sebab kejadiannya sangat cepat dan tidak ada komunikasi radio," kata Direktur perusahaan konsultan penerbangan Leeham Co, Scott Hamilton.

Apapun skenarionya, semua pakar penerbangan sepakat saat ini masih terlalu dini untuk menyebut penyebab hilangnya penerbangan MH370.  Satu-satunya petunjuk terbaik adalah menemukan dan memeriksa kotak hitam dan memeriksa puing pesawat.

Teka-teki makin rumit karena fakta menunjukkan Boeing 777 memiliki reputasi sebagai pesawat komersial teraman sepanjang sejarah penerbangan sipil. Pesawat ini mulai digunakan pada 1995 dan beroperasi di seluruh dunia selama 18 tahun tanpa satupun kecelakaan fatal.

"Boeing 777 adalah pesawat paling aman dan paling dapat diandalkan yang pernah dibangun manusia," kata John Goglia, mantan anggota Badan Keamanan Transportasi Nasional AS (NTSB).

Rekor luar biasa itu patah setelah Asiana Airlines jatuh pada Juli 2013. Saat itu dari 307 penumpang dan awaknya, tiga orang penumpang meninggal dunia. Jika insiden hilangnya Malaysia Airlines yang membawa 239 penumpang awak itu sudah dipastikan sebuah kecelakaan maka ini adalah insiden fatal kedua yang menimpa Boeing 777. Demikian dikutip dari kompas.com.

Tragedi Malaysia Airlines : Nama Penumpang WNI di MH370 yang Hilang

Tragedi Malaysia Airlines : Nama Penumpang WNI di MH370 yang Hilang
wikimedia commons

Situs resmi Malaysia Airlines mengeluarkan manisfes penumpang MH370 yang hilang, diantaranya terdapat penumpang dari negara Indonesia, yaitu;

NAMA NEGARA      USIA
SIREGAR/FIRMAN         IDN  25

SUADAYA/FERRYINDRAMR  IDN  42
SUADAYA/HERRYINDRAMR  IDN  35
SUGIANTO/LOMR  IDN  47
TANURISAM/INDRASURIAMR  IDN  57
VINNY/CHYNTHYATIOMRS  IDN  47
WANG/WILLYSURIJANTOMR  IDN  53