Showing posts with label Komari. Show all posts
Showing posts with label Komari. Show all posts

Saturday, January 31, 2015

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 2 (Penyalinan Ulang) Online

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 2 (Penyalinan Ulang)  Online
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul  Serat Rama Jilid 2 Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk SMARTPHONE dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

"Naskah Serat Rama dideskripsikan dalam Katalog Induk Naskah Naskah Nusantara Jilid 4 oleh T.E. Behrend dkk yang menyebutkan bahwa Teks naskah berupa tulisan tangan beraksaraJawa dalam bahasa Jawa, bentuk puisi, ditulis menggunakan tinta hitam pada kertas berukuran 33 X 21,5 em. Ukuran blok teks adalah 13 x 28 em., memuat 23 baris per halaman. Naskah terdiri atas 318 him., penomoran halaman dilakukan orang lain dalam angka Arab 1 sampai dengan 318. Kondisi naskah sangat lapuk, bersampul karton, jilidan rusak kertas terlepas dari korasnya, dan tulisan masih jelas terbaea. Teks berbentuk puisi, diawali dengan 'Tabuh sapta madya buda manis wulan sura kaping tigang dasa ing mangsa kapat wukune kurantil Je kang tahun sirna tata pandita siwi, sangkala duk manurat agya mamanurun mangen langening carita, caritane Bathara Rama ing kawi, winangun lawan jarwa.' dan 1 diakhiri dengan 'Ring duduh susu upama, apan sira misik satetes ing sapi, ing ngulah iber sireku, garuda winanteya, iwak-iwaksaisining banyu-banyu, sira minongka baruna, ring ngemas timbulingwarih.

Serat Rama berisi cerita tentang seorang tokoh bernama Rama, putra mahkota Prabu Dasarata, raja di negeri Kosala yang ibu kotanya bernama Ayodya. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata, yang bernama Kausala. Sejak remaja, Rama berguru kepada Wimamitra. Ia tumbuh menjadi pemuda yang sakti mandraguna dan sangat rendah hati. Rama mengikuti sayembara di Matila, ibu kota negara Wideha. Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka milikJanaka, ia dihadiahi putri sulungnya, bernama Sinta. Atas perintah Prabu Dasarata, Rama dan Sinta harus melakukan pengembaraan selama 15 tahun di hutan Dandaka. Dalam pengembaraannya Rama Sinta mendapat berbagai gangguan, seperti diculiknya Dewi Sinta oleh prabu Rahwana dari negeri Alengka.

Atas petunjuk Sempati, Hanuman meloncat dari puncak gunung Mahendra menuju Alengka, Hanuman berhasil menemui Sinta dan memberitahukan bahwa Rama akan segera membebaskannya. Maka disusunlah strategi penyerangan. Atas saran Wibisana, adik Rahwana yang membelot ke pasukan Rama, dibuatlah jembatan menuju Alengka. Setelah jembatan jadi, pasukan kera yang dipimpin oleh Hanuman menyerbu Alengka. Akhirnya, Rahwana dan pasukannya binasa. Wibisana kemudian dinobatkan menjadi raja Alengka, menggantikan kakaknya yang mati dalam peperangan. Setelah berhasil membebaskan Sinta, pergilah Rama dan Sinta dan seluruh pasukan kera ke Ayodya. Setibanya di ibukota negera Kosala itu, mereka disambut dengan pesta pora, dan Rama dinobatkan menjadi raja." Sumber : perpusnas.go.id

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 1 (Penyalinan Ulang) Online

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 1 (Penyalinan Ulang)  Online

Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul  Serat Rama Jilid 1 Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk SMARTPHONE dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

"Naskah Serat Rama dideskripsikan dalam Katalog Induk Naskah Naskah Nusantara Jilid 4 oleh T.E. Behrend dkk yang menyebutkan bahwa Teks naskah berupa tulisan tangan beraksaraJawa dalam bahasa Jawa, bentuk puisi, ditulis menggunakan tinta hitam pada kertas berukuran 33 X 21,5 em. Ukuran blok teks adalah 13 x 28 em., memuat 23 baris per halaman. Naskah terdiri atas 318 him., penomoran halaman dilakukan orang lain dalam angka Arab 1 sampai dengan 318. Kondisi naskah sangat lapuk, bersampul karton, jilidan rusak kertas terlepas dari korasnya, dan tulisan masih jelas terbaea. Teks berbentuk puisi, diawali dengan 'Tabuh sapta madya buda manis wulan sura kaping tigang dasa ing mangsa kapat wukune kurantil Je kang tahun sirna tata pandita siwi, sangkala duk manurat agya mamanurun mangen langening carita, caritane Bathara Rama ing kawi, winangun lawan jarwa.' dan 1 diakhiri dengan 'Ring duduh susu upama, apan sira misik satetes ing sapi, ing ngulah iber sireku, garuda winanteya, iwak-iwaksaisining banyu-banyu, sira minongka baruna, ring ngemas timbulingwarih.

Serat Rama berisi cerita tentang seorang tokoh bernama Rama, putra mahkota Prabu Dasarata, raja di negeri Kosala yang ibu kotanya bernama Ayodya. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata, yang bernama Kausala. Sejak remaja, Rama berguru kepada Wimamitra. Ia tumbuh menjadi pemuda yang sakti mandraguna dan sangat rendah hati. Rama mengikuti sayembara di Matila, ibu kota negara Wideha. Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka milikJanaka, ia dihadiahi putri sulungnya, bernama Sinta. Atas perintah Prabu Dasarata, Rama dan Sinta harus melakukan pengembaraan selama 15 tahun di hutan Dandaka. Dalam pengembaraannya Rama Sinta mendapat berbagai gangguan, seperti diculiknya Dewi Sinta oleh prabu Rahwana dari negeri Alengka.

Atas petunjuk Sempati, Hanuman meloncat dari puncak gunung Mahendra menuju Alengka, Hanuman berhasil menemui Sinta dan memberitahukan bahwa Rama akan segera membebaskannya. Maka disusunlah strategi penyerangan. Atas saran Wibisana, adik Rahwana yang membelot ke pasukan Rama, dibuatlah jembatan menuju Alengka. Setelah jembatan jadi, pasukan kera yang dipimpin oleh Hanuman menyerbu Alengka. Akhirnya, Rahwana dan pasukannya binasa. Wibisana kemudian dinobatkan menjadi raja Alengka, menggantikan kakaknya yang mati dalam peperangan. Setelah berhasil membebaskan Sinta, pergilah Rama dan Sinta dan seluruh pasukan kera ke Ayodya. Setibanya di ibukota negera Kosala itu, mereka disambut dengan pesta pora, dan Rama dinobatkan menjadi raja." Sumber : perpusnas.go.id


Friday, January 30, 2015

Epub Serat Serat Jaka Semangun (Alih Aksara & Terjemahan) Online

Epub Serat Serat Jaka Semangun (Alih Aksara & Terjemahan)  Online
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul  Serat Serat Jaka Semangun (Alih Aksara & Terjemahan) Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk SMARTPHONE dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

" Serat Jaka Semangun dari berbagai versi dari hasil inventaris naskah ini diperoleh korpus Serat Jaka Semangun sebanyak 14 (empat belas) buah. Dua diantaranya menjadi koleksi di Museum Sonobudoyo Yogyakarta (MSB), Perpustakaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) yang dahulu bernama Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FS-UI) menyimpan satu naskah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) menyimpan sembilan naskah, dan Perpustakaan Leiden-Belanda (PUL) menyimpan dua naskah. Nomor kolekasi naskah Serat Jaka Semangun yang disimpan di Museum Sonobudoyo Yogyakarta yaitu SB131 dan SK 81. Nomor koleksi naskah Serat Jaka Semangun yang disimpan di Perpustakaan FIB-UI ) yaitu NR 261. Naskah Serat Jaka Semangun yang menjadi koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yaitu naskah-naskah dengan nomor koleksi Br 41, Br 250, Br 390, CS 133, KBG 406, KBG 417, KBG 440, KBG 703, dan KBG 987. Sedangkan naskah Serat Jaka Semangun yang menjadi koleksi Perpustakaan Universitas Leiden-Belanda yaitu naskah dengan nomor kode LOr 4001
dan LOr 5439.       

Naskah yang disunting dan diterjemahkan adalah naskah milik dan tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan nomor koleksi Br 41. Dalam deskripsi naskah telah dijabarkan kondisi fisik
naskah, sebagai tambahan informasi bahwa teks naskah Br 41 memiliki ciri-ciri naskah pesisiran. Hal ini dapat diketahui pada awal pada pupuh  pertama berupa Asmaradhana dengan bunyi "Ingsun amimiti  amuji...."
(Terjemahan: "Saya mengawali dengan memuji...") yang merupakan ciri-ciri mukadimah pesisiran. Selain itu kaidah puisi naskah ini tidak " terjaga". (Karsono, 2001: 88-90).
Hikayat Sama'un. Hikayat ini bercerita tentang seorang anak saudagar kaya raya yang membantu Nabi Muhammad dalam menyebarkan agama Islam. Liaw Yock Fang menginformasikan bahwa cerita ini berdasarkan suatu peristiwa yang tidak penting dalam riwayat hidup Nabi Muhammad (lkram, 1997: 140-141).                                                                        
Snouck Hurgronje (1906: 187) berpendapat bahwa sulit sekali menghubungkan cerita ini dengan tradisi Islam karena tokoh Semangun seperti "jatuh dari langit". Hanya dibagian kedua cerita ini ditemukan adanya kesejajaran dengan tradisi Islam tentang kisah Nabi Muhammad menerima sebagai hadiah dari penguasa Mesir koptik seorang putri cantik yang dikenal dalam sejarah Islam sebagai Mariah AI Qibtiyah. Menurut pendapatnya, hikayat Semangun hanya meminjam nama.                                                                                                                                                                           
Andaikata hipotesis Snouch Hugronje benar (1906) bahwa cerita ini bukan berasal dari tanah Arab, dan hanya meminjam nama, tetapi berasal dari Nusantara, maka hal ini tentunya akan sangat menarik, karena ternyata penyair Nusantara telah berusaha menginventariskan sebuah gejala 
budaya, dalam hal ini budaya Arab yang terlihat dalam tarikh Nabi Muhammad dengan gaya dan caranya sendiri. Hal lain sebenarnya patut mendapat perhatian adalah tentang kehadiran tokoh Semangun yang belum ada yang membuktikan bahwa tokoh ini berasal dari khazanah sastra Arab (Christomy, 2003: 2-3).                                                                                                                    
Teks Semangun tersimpan dalam bentuk hikayat maupun puisi naratif. Setelah melalui penelusuran telah ditemukan korpus naskah kisah Semangun, yaitu 20 naskah Sunda, 6 naskah Melayu, 14 naskah jawa,
dan 2 naskah Arab. Teks Semangun tersimpan dalam bahasa Aceh (Hutgronje, 1906) dan bahasa Sasak di Lombok (Behrend, 1987) hal tersebut menunjukkan teks Semangun digemari pada zamannya. (Ibid,2003, 3).                              
Van Ronkel dalam tulisan Het Verbaal van den held Sama'oen en van  Mariah Koptishe (Hikajat Sama'oen) meneliti cerita ini dengan membandingkan beberapa versi, yaitu versi yang menggunakan bahasa Melayu, Jawa, Sunda, dan Aceh. Kemudian di akhir penelitiannya dia menarik kesimpulan bahwa Hikayat Sama'un mula- mula ditulis dalam bahasa Melayu kemudian disalin ke dalam dua salinan berbahasa Melayu juga. Ada lagi satu disadur ke dalam bahasa Jawa dan kemudian ke dalam bahasa Melayu semula. Satu lagi dlsadur ke dalam tiga bahasa, bahasa Jawa (dalam Menak), bahasa Arab, dan bahasa Sunda. Versi bahasa Arab itu kemudian di sadur ke dalam bahasa Melayu dan menimbulkan kesan seolah- olah cerita asli hikayat ini ditulis dalam bahasa Arab.                           
Hikayat Sama'un versi Jawa Iebih dikenal dengan nama Serat Jaka Semangun (kemudian disingkat dengan nama SJS). " Sumber : perpusnas.go.id



Tuesday, January 27, 2015

Epub Sejarah Wajo : Transliterasi dan Terjemahan Online

Epub Sejarah Wajo Transliterasi dan Terjemahan Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=0010-0814001169&pType=Bibid&pLembarkerja=-1
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Sejarah Wajo Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.

Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 
" Naskah berkode VT. 127 merupakan salah satu koleksi yang ada di Perpustakaan Nasional RI, dengan judul "Sejarah Wajo". Naskah ini berukuran 26 x 20,3 cm. Aksara Bugis, Bahasa Bugis, bentuk Prosa. Naskah ditulis di atas media kertas eropah,123 halaman terdiri dari 19 baris. Kondisi baik, naskah cukup baik dan jelas terbaca.

Isi Singkat : Naskah ini menceritakan sil-silah Raja Wajo yang pernah memerintah di Wajo, Soppeng, Bone, adanya perjanjian hubungan kerja sama diantara ketiga kerajaan itu antara lain : Hubungan kerja sama antara Wajo, dengan Soppeng dalam berbagai bidang, seperti bidang Politik, sosial, dan ekonomi, begitu pula dengan kerajaan Soppeng dan Bone, dan adat-istiadatnya. Naskah ini ditulis oleh La Matana pada hari Sabtu sore 17 Zulkaidah 1257 Hijriah. Atau Tahun Ha. Sumber : perpusnas.go.id
 

Sunday, January 25, 2015

Epub Manuskrip Salokabasa (CS. 39) dan Serat Wirid (CS. 23) Online

Epub Manuskrip Salokabasa (CS. 39) dan Serat Wirid (CS. 23) Online
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Manuskrip Salokabasa (CS. 39) dan Serat Wirid (CS. 23)  Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

"Manuskrip Salokabasa (CS.39) , oleh T.E. Behrend dkk yang menyebutkan bahwa Teks naskah berupa tulisan tangan beraksara Jawa dalam bahasa Jawa, bentuk kamus dan prosa, Salokabasa ditulis menggunakan tinta hitam pada kertas berukuran 20 X 16 cm. Ukuran blok teks adalah 15 x 14,5 cm., memuat 19 baris per halaman. Naskah terdiri atas 89 hlm., penomoran halaman dengan angka Jawa 1 sampai dengan 89. Kondisi naskah sangat lapuk, bersampul karton, jilidan baik, kertas sudah dilaminasi, dan tulisan masih jelas terbaca. Teks diawali dengan kalimat “salokane anrirna patra = tiyang mukiring seratanipun dan diakhiri dengan Kagedhen endas ora utek= ibarat tiyang kagengen piyangkuh kirang dudugi. Teks dalam naskah ini berisi penjelasan tentang saloka dan paribasan, yang menguraikan makna setiap saloka-paribasan yang dimuatnya. Isi teks disusun berdasarkan urutan abjad aksara Jawa.
Sedangkan naskah Serat Wirid CS..23 ditulis menggunakan tinta hitam pada kertas berukuran 20,5 x 16,5 cm. Ukuran blok teks adalah 12 x 14,5 cm., memuat 16 baris per halaman. Naskah terdiri atas 33 hlm., penomoran dalam angka Arab 1 sampai dengan 33. Kondisi naskah sangat lapuk, bersampul karton coklat, jilidan baik, kertas sudah lepas-lepas dari korasnya, dan tulisan masih jelas terbaca. Teks berbentuk prosa, diawali dengan “Punika serat Wirid, anyariyosaken nalika sinuhun kudus amejang dhateng pangeran Demang, ingkang kaping kalih nyariyosaken sinuhun Kalijaga mejang dhateng kiyai luhung salawe,dan diakhiri Penget atuk-katuk dhateng kapati warahan dhika nabiyalllah sapuluh warna mata palakara sapaliwara kang maring Jabarail arep tobat. Teks ini berisi wejangan para Wali (Kudus, Kalijaga) kepada murid-muridnya tentang pendalaman agama."  Sumber: perpusnas.go.id




Thursday, November 13, 2014

Epub Kumpulan Suluk Transliterasi Online

Epub Kumpulan  Suluk Transliterasi Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=Kumpulan+Suluk+Transliterasi&pType=Title&pLembarkerja=-1
perpusnas.go.id
Kumpulan  Suluk Transliterasi Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook.
PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/. 
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader).

Thursday, September 25, 2014

Epub Babad Majapahit Jilid 2 (Suntingan & Terjemahan) Online

Epub Babad Majapahit Jilid 2 (Suntingan & Terjemahan) Online
perpusnas.go.id
Epub  Babad Majapahit Jilid 2 (Suntingan & Terjemahan) Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook.
Buku Babad Majapahit Jilid 2 (Suntingan & Terjemahan)   Online    adalah terjemahan dari manuskrip aslinya NB 76, Sumber: perpusnas.go.id.
Untuk PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/. 
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader).

Epub Babad Majapahit Jilid 1 (Suntingan & Terjemahan) Online

Epub Babad Majapahit Jilid 1 (Suntingan & Terjemahan) Online
perpusnas.go.id
Epub  Babad Majapahit Jilid 1 (Suntingan & Terjemahan) Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook.
Buku Babad Majapahit Jilid 1 (Suntingan & Terjemahan)   Online    adalah terjemahan dari manuskrip aslinya NB 76 Sumber: perpusnas.go.id.
Untuk PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/. 
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader).

Wednesday, September 17, 2014

Epub Babad Dipanegara IV Online

Epub Babad Dipanegara IV Online
perpusnas.go.id
Epub  Babad Dipanegara III Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook.
Buku  Babad Dipanegara III Online    adalah alih aksara dari manuskrip aslinya BR 149d, Sumber:  perpusnas.go.id.
Untuk PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/. 
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader).

Epub Babad Dipanegara III Online

Epub Babad Dipanegara III Online
perpusnas.go.id
Epub  Babad Dipanegara III Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook.
Buku  Babad Dipanegara III Online    adalah alih aksara dari manuskrip aslinya BR 149c, Sumber:  perpusnas.go.id.
Untuk PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/. 
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader).

Epub Babad Dipanegara II Online

Epub Babad Dipanegara II Online
perpusnas.go.id
Epub  Babad Dipanegara II Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook.
Buku  Babad Dipanegara II Online    adalah alih aksara dari manuskrip aslinya BR 149b, Sumber:  perpusnas.go.id.
Untuk PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/. 
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader).