Showing posts with label Tragedi Malaysia Airlines. Show all posts
Showing posts with label Tragedi Malaysia Airlines. Show all posts

Friday, May 2, 2014

Tragedi MH370: Laporan Resmi MH370 Justru Memicu Kebingungan

Tragedi MH370: Laporan Resmi MH370 Justru Memicu Kebingungan
wikimedia commons
Laporan awal resmi yang dirilis oleh otoritas Malaysia soal tragedi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 justru memicu kebingungan dan banyak pertanyaan baru. Salah satunya terhadap koordinasi lalu lintas udara antar negara yang terlihat kurang cekatan jika melihat pada fakta-fakta dalam laporan resmi tersebut.

Terungkap bahwa upaya pencarian pada 90 menit awal terbuang sia-sia ketika petugas Air Traffic Control (ATC) mencari keberadaan pesawat tersebut di negara yang salah. Demikian seperti dilansirReuters, Jumat (2/5/2014).

Ketika pesawat MH370 pertama dinyatakan hilang kontak, maka petugas ATC segera melakukan pencarian real-time, dengan memfokuskan perhatian pada celah antara apa yang diperkirakan dan apa yang benar-benar dilihat oleh petugas ATC di lapangan. Hal yang sama juga pernah memicu kebingungan pada pencarian awal pesawat Air France 447 yang jatuh di Samudera Atlantik pada tahun 2009 lalu.

Sekitar 25 menit setelah pesawat MH370 dinyatakan hilang di sekitar Teluk Thailand pada 8 Maret lalu, pihak maskapai mengatakan kepada petugas ATC bahwa pesawat tersebut telah mengudara ke wilayah udara Kamboja. Kemudian ditambahkan bahwa pesawat tersebut sudah mampu bertukar sinyal.

Namun sekitar setengah jam kemudian, pihak maskapai meyakinkan petugas ATC bahwa pesawat MH370 terbang dalam kondisi normal berdasarkan sinyal yang tertangkap di area timur, dekat wilayah Vietnam.

Tapi faktanya, ternyata pesawat tersebut belok ke arah barat dan putar balik melewati daratan Malaysia dan kemudian mengudara di jalur baru ke arah selatan, mendekati ujung Pulau Sumatera, Indonesia dan terus menuju ke Samudera Hindia, yang diyakini menjadi persemayaman terakhir pesawat yang membawa 239 orang tersebut.

Jika melihat pada peta dan kronologi kejadian yang dirilis pemerintah Malaysia pada Kamis (1/5), jalur palsu yang sempat diduga menjadi petunjuk keberadaan MH370 tampaknya telah membuang waktu para petugas ATC pada menit-menit awal.

Pesawat MH370 bisa mengudara tanpa terdeteksi ATC sipil karena transpondernya dimatikan dan tidak menjadi ancaman bagi radar militer di sejumlah negara. Pesawat tersebut bahkan terbang putar balik di Malaysia dan melewati Selat Malaka selama 1 jam ketika pihak maskapai meyakini bahwa pesawat tersebut masih ada di wilayah udara Kamboja dan kemudian masuk ke wilayah Vietnam.

Masih menurut laporan resmi pemerintah Malaysia, belakangan pihak maskapai mengatakan kepada pihak ATC bahwa informasi yang disampaikannya hanya didasarkan pada 'proyeksi' dan tidak bisa diandalkan. Atas hal ini, pihak MAS sendiri belum bisa dimintai komentar secara langsung.

Kebingungan semacam ini juga terjadi ketika pesawat Air France 447 menghilang di atas Samudera Atlantik pada 5 tahun lalu. Saat itu, menurut laporan resmi, pihak ATC setempat salah mengira jalur penerbangan virtual sebagai jalur pesawat yang sebenarnya. Hal ini tentu sempat menunda operasi pencarian.

Dalam kedua kasus tersebut, orang-orang yang ada di lapangan sebenarnya hanya melihat pada proyeksi ketika mereka berpikir bahwa mereka melihat pada data sebenarnya. Penjelasan awamnya, pihak ATC dan maskapai terkadang harus mengisi titik-titik kosong untuk mengantisipasi ke mana arah pesawat tersebut terbang.

Hal tersebut, menurut sejumlah pengamat, merupakan dampak dari semakin ramainya lalu lintas udara, termasuk di area-area terpencil. "Ini merupakan konsekuensi wajar dari cara industri tradisional lama, yang terbatas pada kemampuan komunikasi," ucap pengamat kendali lalu lintas udara, Hans Weber yang juga Presiden TECOP International.

"Petugas pada ATC mengantisipasi di mana panggilan pesawat selanjutnya datang: itu yang mereka lakukan karena itu memang menjadi tugas mereka," imbuhnya.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini. 


Sumber berita DrtikNews

Thursday, April 17, 2014

Tragedi MH370: Panel Investigator MH370 Akan Dibahas Pemerintah Malaysia

Tragedi MH370: Panel Investigator MH370 Akan Dibahas Pemerintah Malaysia
wikipedia commons
Menteri Transportasi sementara Malaysia Hishammudin Hussein Rabu mengatakan bahwa kabinet Malaysia akan membahas pembentukan satu panel ahli internasional untuk menyelidiki insiden hilangnya pesawat MH370 Malaysia Airlines.

Dia mengatakan, kabinet akan membicarakan masalah itu untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Malaysia punya tidak punya apa-apa yang disembunyikan.

"Kami membentuk panel penyelidikan yang terdiri dari para ahli dari seluruh dunia ... yang dihormati, dipercaya dan siapa yang akan membuat keputusan serta menyelidiki tanpa rasa takut," tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa Malaysia telah mengirimkan kapal lain tambahan, Bunga Mas 6 ke perairan Perth, Australia, untuk membantu dalam upaya pencarian.

Sementara itu, kendaraan Bawah Air Mandiri, Bluefin-21, yang mencari pesawat jet Malaysia yang hilang, dipaksa naik ke permukaan laut lagi, Rabu pagi, untuk memperbaiki masalah teknik.

Bluefin-21 belakangan dioperasikan lagi, kata Pusat Koordinasi Gabungan (JACC) dalam perubahan terakhir informasinya Rabu.

Menurut JACC, kapal selam tanpa awak milik Angkatan Laut AS itu dipaksa naik ke permukaan air lagi setelah dioperasikan kembali pada Selasa malam, untuk misi selama 20 jam, karena mengalami masalah teknik.

Sewaktu di dermaga, datanya diunduh, kata JACC.

Bluefin-21 kemudian digunakan lagi dan saat ini masih melanjutkan pencarian bawah airnya, kata JACC.

Ditambahkan bahwa analisis awal data yang diunduh pada Rabu pagi tak menunjukkan pendeteksian penting.

Kendaraan tanpa awak bawah air itu pertama kali diluncurkan untuk operasi 16-jam Senin, tetapi dipaksa membatalkan penggelaran awalnya Selasa karena Bluefin-21 telah melewati batas kedalamannya, demikian Xinhua melaporkan.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini. 


Sumber, antaranews.com

Tragedi MH370: Direktur Bluewater Recoveries Memperkirakan MH370 Sudah Ditemukan

Tragedi MH370: Direktur Bluewater Recoveries  Memperkirakan MH370 Sudah Ditemukan
wikipedia commons
David Mearns, salah seorang pemburu reruntuhan pesawat paling berpengalaman di dunia yakin situs jatuhan pesawat Malaysia Airlines MH370 telah ditemukan dan kotak hitam pesawat itu tak terelakkan lagi bakal segera terungkap.

Direktur Bluewater Recoveries yang berbasis di Inggris itu mengatakan setelah 40 hari semenjak Boeing 777-200ER tersebut hilang, tim pencari akhirnya menemukan targetnya.

"Saya kira pada dasarnya mereka (tim pencari) telah menemukan situs reruntuhan pesawat tersebut," kata Mearns dalam program "7.30" di stasiun televisi ABC, seperti dilaporkan news.com.au.

"Pemerintah memang belum mengumumkannya, namun jika orang bertanya pada saya, 'Secara teknis, apakah para pencari sudah punya informasi yang cukup untuk mengatakan itu (pesawat ditemukan)?' Jawaban saya adalah tegas 'Ya'."

Penilaian Mearns ini sejalan dengan pernyataan Perdana Menteri Tony Abbott Jumat pekan lalu bahwa area pencarian pesawat hilang itu telah dipersempit.

Mearns adalah orang yang menemukan reruntuhan kapal perang HMAS Sydney di Samudera Hindia pada 2008, hampir tujuh dekade setelah karam pada 1941 dengan membawa 645 pelaut setelah bentrok dengan kapal penjelajah Jerman Kormoran.

Untuk prestasinya itu Mearns dianugerahi bintang Order of Australia.

Mearns yang turut membantu penemuan reruntuhan Air France 447 itu mengatakan kekuatan ping sonar dari kotak hitam MH370 menunjukkkan tim pencari telah menemukan targetnya.

"Anda tak bisa sembarangan mendengarkan sinyal-sinyal itu di dalam samudera. Sinyal-sinyal itu bukanlah suara sekejap, mereka telah menangkap empat deteksi yang amat sangat bagus, dengan spektrum suara yang berasal dari sinyal-sinyal tersebut. Itu tak mungkin berasal dari selain kotak hitam," kata Mearns.

Namun Mearns berusaha berhati-hati dengan mengatakan bahwa wahana bawah laut tak berawak Bluefin-21 yang mencari Boeing 777-200ER akan memerlukan waktu  berpekan-pekan atau berbulan-bulan untuk bisa menemukan kotak hitam MH370.

Untuk itu dia mengaku bisa memahami mengapa tim pencari pimpinan Marsekal (purn) Angus Houston enggan mengumumkan pesawat itu telah ditemukan.

"Jelas itu demi kepentingan keluarga (penumpang dan awak pesawat) dan pihak lain yang menginginkan bukti fotografis (MH370) dan bahwa itu akan segera muncul," kata Mearns.

Dia mengatakan kunci terobosan dalam melacak pesawat hilang tersebut telah dipetakan lewat analisis jalur terbang MH370.

"Di suatu tempat sana, bagian-bagian fantastis dari intelijen disatukan demi benar-benar menyempitkan area pencarian ke area yang amat sangat kecil," kata dia. "Itulah mengapa orang-orang ini mampu mencari begitu cepat".

"(Kapal Australia) Ocean Shield  berada di sana sejak beberapa hari dan mereka sudah mendapatkan petunjuk. Itu adalah keberhasilan yang luar biasa dan menakjubkan. Semua mencari mukjizat dan ini adalah salah satunya," kata Mearns seperti dikutip news.com.au.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini. 

sumber, antaranews.com

Tuesday, April 15, 2014

Tragedi MH370, Misi Pencarian MH370 Menyusuri Dunia Air yang Gelap dan Sunyi

Tragedi MH370, Misi Pencarian MH370 Menyusuri Dunia Air yang Gelap dan Sunyi
detikislam.blogspot.com

Bayangkan Anda sedang berdiri di puncak gunung pada malam hari, lalu diminta mencari sebuah kotak yang ada di bagian paling dasar lembah. Itulah gambaran paling jelas tentang upaya pencarian kotak hitam dan serpihan Malaysia Airlines MH370 saat ini: gelap dan sangat jauh.

Tidak ditemukannya sinyal lanjutan setelah pencarian enam hari terakhir, membuat otoritas Australia mengeluarkan keputusan untuk menyusuri kotak hitam secara manual lewat operasi penyelaman. Kapal selam mini Bluefin 21 siap diterjunkan ke dalamnya lautan di Samudera Hindia tersebut.

Mungkinkah misi penyelaman ini berhasil? Bisa saja. Namun tantangan yang dihadapi tim pencari sangat berat. Seperti ilustrasi di atas, kedalaman laut Samudera Hindia melebihi tinggi gunung rata-rata di dunia, yakni sekitar 3.600-4.500 meter. Artinya, alat penyelam bakal menyusuri sebuah area yang sangat sunyi dan gelap.

Area pencarian kini sudah dipersempit menjadi 58 ribu kilometer persegi di kawasan timur laut Perth. Sebelumnya kawasan yang disisir berkali-kali lebih luas dari itu. Namun jangan dikira angka 58 ribu km persegi itu kecil, luasnya hampir 45 kali dari area Los Angeles.

Sinyal 'ping' yang diduga berasal dari black box MH370 yang sebelumnya terlacak berasal dari titik 4.500 meter di bawah permukaan laut. Total ada empat sinyal yang tercatat dari kotak hitam pesawat berisi 239 orang tersebut. 

Menurut CNN, kedalaman 4.500 meter itu tak sebanding dengan panjang pesawat yang hanya 63 meter. Bahkan bila dikomparasi dengan patung Liberty, menara Eiffel dan gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, pun tak setara. Lima gedung Burj Khalifa disambungkan pun hanya masih sepanjang 14 ribu kaki, belum bisa mencapai jangkauan ping tersebut.

"Semakin dalam menyelam, maka yang kita lihat semakin berkurang," kata pakar biologi kelautan Paula Carlson.

"Mereka yang menyelam harus siap dengan dingin dan pandangan terbatas. Tidak ada cahaya di bawah sana," tambahnya.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini

Sumber berita DetkNews

Monday, April 14, 2014

Tragedi MH370: Setelah MH370 Hilang, Sinyal Ponsel Kopilot Terlacak Menara di Penang

Tragedi MH370: Setelah MH370 Hilang, Sinyal Ponsel Kopilot Terlacak Menara di Penang
wikipedia commons
Data baru disampaikan penyidik Amerika Serikat yang bekerjasama dengan tim investigasi Malaysia. Ada sinyal ponsel dari kokpit yang terlacak menara BTS di Penang, Malaysia.

Diberitakan CNN, Selasa (16/4/2014), ponsel yang diduga milik kopilot Fariq Abdul Hamid itu menyala dan terdeteksi menara 30 menit setelah pesawat menghilang dari radar. Namun, tak ada upaya kontak ke luar pesawat dari ponsel tersebut.

Posisi ponsel itu terdeteksi menara berada di 250 mil dari tempat sinyal terakhir transponder muncul. Jaraknya sekitar 30 menit setelah pesawat berbelok arah dari Laut China Selatan menuju Selat Malaka kemudian ke Samudera Hindia.

Dengan terlacaknya sinyal ponsel dari kopilot Fariq, maka diduga kuat pesawat terbang sangat rendah. Tak ada sinyal ponsel lain yang terlacak dari menara Penang.

Plt Menteri Transportasi Malaysia Hishammudin Hussein saat dikonfirmasi soal kabar adanya kontak telepon dari kopilot sebelumnya tak mau menjawab pasti. Dia tak mau mengungkap hasil penyelidikan polisi.

Analis keselamatan peawat David Soucie mengatakan, sangat aneh bila seorang pilot atau kopilot tidak mematikan ponselnya ketika terbang. "Itu seharusnya tidak menyala sama sekali. Ini adalah bagian dari prosedur yang diterapkan di semua maskapai," ungkapnya.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini

sumber;detiknews.com

Sunday, April 13, 2014

Tragedi MH370, Malaysia selidiki perusahaan pembersih kabin MH370

Tragedi MH370, Malaysia selidiki perusahaan pembersih kabin MH370
wikipedia commons

Polisi Malaysia tengah menyelidiki perusahaan yang turut membersihkan kabin pesawat hilang Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370, sebelum pesawat ini meninggalkan Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing tanggal 8 Maret lalu.

Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan polisi tengah mempelajari semua sudut yang mungkin termasuk celah-celah selama pesawat tersebut dibersihkan, lapor New Strait Times.

Sementara itu tim pencari MH370 di Australia menyatakan untuk meneruskan pencarian pesawat hilang tersebut, kendati baterai kotak hitam MH370 mulai meredup sehingga akan menyulitkan tim dalam melacak keberadaan kotak hitam yang menuntun kepada apa yang telah terjadi pada pesawat itu.

sumber, antaranews.com

Saturday, April 12, 2014

Tragedi Malaysia Airlines, Data Baru Terkait Hilangnya MH370

Tragedi Malaysia Airlines, Data Baru Terkait Hilangnya MH370 

wikipedia.commons
Detail baru muncul terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Kopilot pesawat dilaporkan mencoba menghubungi seseorang dari telepon genggamnya saat pesawat mengudara, tak lama sebelum pesawat menghilang dari layar radar pada 8 Maret lalu.

Namun panggilan telepon itu berakhir mendadak "dikarenakan pesawat bergerak cepat menjauh dari menara telekomunikasi," seperti dikutip dari DetikNews, Sabtu (12/4/2014). Menurut media Malaysia yang mengutip sumber penyidik kepolisian itu, kopilot Fariq Abdul Hamid berupaya menelepon seseorang saat posisi pesawat Boeing 777-200ER tersebut berada di atas wilayah Penang, Malaysia.

Namun dalam artikel bertajuk "A desperate call for help" itu tak disebutkan siapa yang akan ditelepon sang kopilot. Pihak Kementerian Transportasi Malaysia belum mengeluarkan pernyataan mengenai hal ini. Ketika dimintai konfirmasi oleh AFP, kementerian menyatakan akan mempelajari lebih dulu laporan NST sebelum mengeluarkan tanggapan.

Peristiwa hilangnya MH370 masih diliputi misteri. Sejumlah teori muncul termasuk pembajakan atau serangan teroris. Bulan lalu, penyidik kepolisian Malaysia mengindikasikan bahwa penerbangan MH370 sengaja dialihkan rutenya dan sistem komunikasinya dimatikan secara manual saat pesawat meninggalkan wilayah udara Malaysia.

Kopilot Fariq dan pilot Kapten Zaharie Ahmad Shah telah dinyatakan sebagai fokus utama penyelidikan kepolisian terkait hilangnya pesawat yang mengangkut 239 orang tersebut. Namun sejauh ini, kepolisian Malaysia belum mau mengungkap hasil penyelidikan mereka ke publik. Alasannya, hal itu bisa membahayakan jalannya penyelidikan yang masih berlangsung.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini. 



detik.com




Friday, April 11, 2014

Tragedi Malaysia Airlines, PM Australia Yakin Posisi Kotak Hitam MH370

Tragedi Malaysia Airlines, PM Australia Yakin Posisi Kotak Hitam MH370
wikipedia commons
Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan di Shanghai, China, Jumat, ia yakin sinyal yang dipantau dalam pencarian pesawat Malaysian Airlines MH370 berasal dari kota hitam pesawat yang hilang itu.

"Kami telah jauh memperkecil daerah pencarian dan kami sangat yakin bahwa sinyal yang kami deteksi berasal dari kotak hitam pesawat MH370," kata Abbott, di Shanghai.

Dia mengatakan ia yakin mengetahui posisi kotak hitam rekaman penerbangan berada pada jarak beberapa kilometer.

Temuan paling akhir tersebut tidak sama dengan menemukan puing yang masih jauh berada di dalam laut, kata Abbott sebagaimana diberitakan Xinhua.

Baterei kota hitam biasanya dapat bertahan selama satu bulan. Sinyal yang berasal dari kotak hitam memudar karena kecelakaan terjadi lebih dari satu bulan lalu.

Australia, bersama dengan China dan negara lain yang terlibat, akan melakukan segala upaya melanjutkan pencarian, kata Abbott saat acara makan siang di Shanghai.

Sebanyak 14 pesawat dan 13 kapal bergabung dalam pencarian, Kamis (10/4), untuk menemukan pesawat yang hilang, setelah "petunjuk yang membesarkan hati" pada Rabu, atau dua sinyal lain yang ditemukan kapal pertahanan Australia, Ocean Shield.

Perdana Menteri China, Li Keqiang, Rabu, mengatakan ia menghargai upaya Australia dalam pencarian tersebut, ketika berbicara dengan Abbot, yang berada di China untuk konferensi tahunan Forum Boao untuk Asia.

Li mengatakan kerja sama internasional memperlihatkan semua negara di wilayah tersebut mampu menangani tantangan melalui upaya terpadu.

Pesawat itu hilang pada 8 Maret, saat terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, China, dengan membawa 239 penumpang dan awak, termasuk 154 penumpang China.

Kotak hitam, atau rekaman penerbangan, pesawat tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan mistreri mengapa pesawat itu melenceng sangat jauh dari jalurnya. 

Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.


sumber: Antaranews.com

Wednesday, April 9, 2014

Tragedi Malaysia Airlines, Pencarian MH370 Berlangsung Di Sumber Petunjuk Baru

Tragedi Malaysia Airlines, Pencarian MH370 Berlangsung Di Sumber Petunjuk Baru
news.detik.com
Pencarian pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 yang pada Rabu memasuki hari ke-33 dilakukan dengan mengerahkan 11 pesawat militer, empat pesawat sipil dan 14 kapal untuk mencakup wilayah sekitar 75.423 kilometer persegi di Samudera Hindia selatan.

Pencarian itu berpacu dengan waktu karena baterai kotak hitam diperkirakan hanya bertahan 30 hari dan paling lama beberapa hari lagi sebelum transmisi berhenti sama sekali.

Pada Senin (7/4), Kapal Pertahanan Australia (Australian Defence Vessel/ADV) Ocean Shield, yang telah mendeteksi sinyal pada Minggu, mendeteksi dua sinyal lainnya sedang kapal Tiongkok Haixun 01 mendeteksi dua sinyal pada Jumat dan Sabtu.

Dalam pernyataan di Perth pada Rabu, Pusat Koordinasi Bersama (Joint Agency Coordination Centre/JACC) mengatakan bahwa pusat wilayah pencarian sekitar 2.261 kilometer sebelah barat laut Perth.

Badan ini mengatakan pencarian di bawah laut dilanjutkan dengan ADV Ocean Shield di ujung utara wilayah yang ditetapkan, sementara Haixun 01 dan HMS Echo menyisir di ujung selatan.

Penerbangan MH370 yang membawa 227 penumpang dan 12 awak meninggalkan Bandara Internasional KL pukul 00.41 waktu setempat pada 8 Maret dan menghilang dari layar radar satu jam kemudian. Pesawat mestinya tiba di Beijing pada pukul 06.30 hari yang sama.

Pencarian multinasional dilakukan untuk menemukan pesawat, pertama di Laut China Selatan dan setelah itu pesawat diduga telah menyimpang dari jalur, di sepanjang dua koridor, koridor utara yang membentang dari perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan ke utara Thailand, dan koridor selatan, dari Indonesia ke Samudera Hindia selatan.

Perusahaan telekomunikasi satelit Inmarsat Inggris dan UK Air Accidents Investigation Branch (AAIB) menyimpulkan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 terbang sepanjang koridor selatan dan posisi terakhirnya di tengah Samudera Hindia, sebelah barat Perth.

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak mengumumkan pada 24 Maret, tujuh belas hari setelah hilangnya pesawat Boeing 777-200ER itu, bahwa penerbangan MH370 "berakhir di Samudera Hindia selatan".

Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.
 
antaranews.com 

Tragedi Malaysia Airlines, Pencarian MH370 Dilanjutkan Setelah Temuan Baru

Tragedi Malaysia Airlines, Pencarian MH370 dilanjutkan setelah temuan baru
wikipedia commons
Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang sudah berjalan hampir sebulan dilanjutkan Minggu, setelah kapal Tiongkok dilaporkan mendeteksi sinyal elektronik yang mungkin berkaitan dengan pesawat yang hilang di Samudera Hindia itu.

Sekitar 10 pesawat militer, dua jet sipil dan 13 kapal akan mencari jejak penerbangan MH370 dengan dukungan cuaca bagus, dasar awan 2.500 kaki dan jarak pandang lebih dari 10 kilometer, kata Joint Agency Coordination Center (JACC), yang mengkoordinir operasi pencarian itu.

Area pencarian meliputi sekitar 216.000 kilometer persegi, 2.000 kilometer barat laut Perth, atau sekitar 300 kilometer lebih jauh dari kota pesisir barat dibandingkan dengan area pencarian hari sebelumnya.

Laporan semalam menyatakan bahwa detektor kotak hitam pada kapal patroli Tiongkok Haixun 01 telah mendeteksi getaran sinyal elektronik di Samudera Hindia terkait MH370 yang "tidak dapat diverifikasi saat ini," kata JACC dalam siaran pers yang dikutip kantor berita Xinhua.

Kapal patroli Tiongkok Haixun 01 pada Sabtu mendeteksi getaran sinyal dengan frekuensi 37.5kHz per detik di bagian selatan perairan Samudera Hindia.

Detektor kotak hitam pada Haixun 01 mendeteksi sinyal di sekitar 25 derajat Lintang Selatan dan 101 derajat Bujur Timur.

Pada Sabtu, satu pesawat angkatan udara Tiongkok juga melihat sejumlah benda putih mengambang di area pencarian.

Pesawat memotret obyek selama 20 menit setelah melihatnya pukul 11.05 waktu setempat dan sudah melaporkannya ke JACC.

Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

antaranews.com

Tuesday, April 8, 2014

Tragedi Malaysia Airlines: Akankah hari ini kotak hitam MH370 ditemukan?

Tragedi Malaysia Airlines: Akankah hari ini kotak hitam MH370 ditemukan?
wikipedia.com

Situs online Australia news.com.au hari ini memberitakan bahwa sekarang mungkin akan menjadi terobosan dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370.

Keyakinan ini didasarkan pada temuan dua sinyal ping kotak hitam pesawat pada titik yang sama di mana pihak berwenang melacak sinyal terakhir MH370 di selatan Samudera Hindia.

"Sebuah sinyal tak terjelaskan yang dipancarkan oleh pesawat hilang Malaysia Airlines itu terlacak pada titik yang sama di Samudera Hindia di mana pihak berwenang yakin mereka telah menemukan pesawat tersebut, bisa saja terungkap," tulis harian Inggris The Telegraph.

Titik ini, sebut The Telegraph, diyakini sebagai titik "jabat tangan" atau kontak satelit terakhir pesawat tersebut yang mungkin menjadi momen di mana pesawat itu kehabisan bahan bakar dan lalu jatuh ke Samudera Hindia.

Pihak berwenang sendiri mengatakan telah sangat dekat menemukan MH370 setelah mendeteksi lebih dari dua jam sinyal bawah laut yang sesuai dengan situs yang dianalisis dua pekan sebelumnya sebagai titik kontak terakhir dari pesawat tersebut.

Kemarin, kepala misi pencarian MH370 Angus Houston mengatakan bahwa kapal Australia Ocean Shield menemukan dua sinyal akustik yang kemungkinan berasal dari kotak hitam pesawat terbang.
Angus menyebutnya sebagai "petunjuk yang sangat menjanjikan, demikian The Telegraph.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.
antaranews.com

Tragedi Malaysia Airlines: Australia deteksi dua sinyal cocok dengan kotak hitam

Tragedi Malaysia Airlines: Australia deteksi dua sinyal cocok dengan kotak hitam
wikipedia commons
Para pejabat Australia hari ini mengatakan sinyal-sinyal yang ditangkap pelacak kotak hitam yang menempel pada kapal Australia Ocean Shield yang mencari pesawat hilang Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia, sesuai dengan perekam penerbangan pesawat.

"Jelas ini petunjuk yang amat menjanjikan," kata Angus Houston, kepala pencarian MH370 dalam jumpa pers di Perth, Australia barat.

Purnawirawan marsekal ini mengatakan dua sinyal terdeteksi di lepas pantai barat daya Australia. Sinyal pertama terdeteksi sekitar 2,5 jam sebelum kapal Malaysia itu kehilangan kontak, lalu setelah berputar kapal ini mendapatkan kembali sinyal sekitar 13 menit kemudian, kata Angus.

"Pada kejadian ini, dua ping berbeda kembali terdengar," kata Houston. "Secara signifikan, ini mungkin konsisten (cocok) dengan transmisi-transmisi baik dari perekam data penerbangan maupun dan perekam suara kokpit".

Pemastian bahwa apakah sinyal-sinyal itu dipancarkan dari pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing yang hilang sejak 8 Maret dengan membawa 239 orang di dalamnya itu membutuhkan waktu beberapa hari, kata Houston.

Kotak hitam MH370 yang diyakini tergeletak di dasar samudera ini dilengkapi suar lokasi yang mengirimkan ping, namun bateri suar ini diperkirakan mulai habis hari ini atau tepat sebulan setelah MH370 hilang.

Pelacak kotak hitam milik Angkatan Laut AS yang terkoneksi ke Ocean Shield telah menjelajahi 300 mil laut dari tempat ditemukannya sinyal-sinyal kotak hitam oleh kapal patroli Tiongkok Haixun 01.

Jika sinyal-sinyal itu bisa jauh dipersempit, maka kapal selam tak berawak Bluefin 21 akan diterjunkan untuk melacak puing-puing pesawat itu di dasar samudera guna memerfikasi sinyal-sinyal tersebut, kata Houston seraya mengatakan kedalaman area pencarian mencapai 4.500 meter atau batas maksimal penyelaman Bluefin 21.

"Kami berada di tepi kemampuan dan kami mungkin dibatasi kapabilitas jika pesawat berakhir di perairan dalam," kata dia. "Di perairan samudera yang sangat dalam, tak ada yang bergerak cepat."

Dia mengatakan selain meneruskan pencarian oleh Ocean Shield untuk mendapatkan lagi kontak dengan ping kotak hitam, tim pencari juga tengah menyelidiki laporan kapal Tiongkok menemukan sinyal serupa beberapa ratus kilometer dari Ocean Shield, demikian Reuters. 
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.


antaranews.com

Monday, April 7, 2014

Tragedi Malaysia Airlines: Sinyal-Sinyal Baru, Perkembangan Positif MH370

Tragedi Malaysia Airlines: Sinyal-Sinyal Baru, Perkembangan Positif MH370
wikipedia commons
Otoritas Malaysia berharap akan ada perkembangan positif dalam beberapa hari mendatang terkait pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Hal ini disampaikan Plt Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein sehubungan dengan adanya sinyal-sinyal baru yang ditangkap dari bawah laut di Samudera Hindia.

"Kami berharap akan ada perkembangan positif dalam beberapa hari mendatang, jika bukan beberapa jam," ujar pejabat tinggi Malaysia itu dalam konferensi pers di Kuala Lumpur seperti disiarkan stasiun televisi CNN, Senin (7/4/2014).

Hishammuddin pun menyinggung tentang sinyal-sinyal baru yang dideteksi kapal Angkatan Laut Australia, Ocean Shield. Disebutkannya, perkembangan ini merupakan petunjuk paling menjanjikan sejauh ini dalam pencarian pesawat MH370, yang hilang pada 8 Maret lalu.

Diingatkan Hishammuddin, banyak langkah harus diambil untuk memastikan apakah sinyal-sinyal tersebut berasal dari pesawat Boeing 777-200ER yang hilang. Dia pun meminta waktu dan ruang untuk terlaksananya penyelidikan.

Sebelumnya, badan koordinasi pencarian MH370 atau Joint Agency Coordination Centre (JACC) di Perth, Australia, menyatakan bahwa kapal Ocean Shield telah mendeteksi sinyal-sinyal baru yang "konsisten" dengan kotak hitam pesawat.

Menurut Angus Houston, kepala JACC, sinyal pertama terdengar selama dua jam dan 20 menit, sementara sinyal kedua terdengar selama 13 menit. Dikatakan Houston, sinyal-sinyal tersebut memberi semangat para tim pencari bahwa mereka sudah sangat dekat untuk menemukan pesawat MH370.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.


detiknews.com


Tragedi Malaysia Airlines, Sinyal di Samudera Hindia Petunjuk Paling Menjanjikan

Tragedi Malaysia Airlines, Sinyal di Samudera Hindia Petunjuk Paling Menjanjikan
wikipedia commons
Adanya sinyal-sinyal yang terdeteksi oleh kapal China dan Australia dianggap sebagai petunjuk paling menjanjikan dalam upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Sebabnya, sinyal tersebut konsisten dengan sinyal yang dipancarkan kotak hitam pesawat.

Demikian disampaikan kepala pusat koordinasi pencarian MH370, Joint Agency Coordination Center (JACC), Angus Houston seperti dilansir CNN, Senin (7/4/2014).

Namun diingatkan pejabat militer Australia itu, kemungkinan akan makan waktu berhari-hari sebelum penyidik bisa memastikan apakah sinyal-sinyal yang terdeteksi di Samudera Hindia itu berasal dari pesawat MH370. "Tak ada yang cepat," ujar pejabat tersebut kepada para wartawan di Perth, Australia.

Tiga sinyal terpisah telah terdeteksi oleh kapal-kapal Australia dan China. Ini menimbulkan harapan untuk menemukan MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu dan diyakini jatuh di perairan Samudera Hindia.

Dikatakan Houston, dua sinyal yang terdeteksi kapal China, Haixun 01 merupakan petunjuk paling menjanjikan saat ini.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

detiknews.com

Sunday, April 6, 2014

Tragedi Malaysia Airlines, Pejabat Malaysia: Pesawat MAS Menghindari Radar Indonesia Dengan Terbang di Sebelah Utara

Tragedi Malaysia Airlines, Pejabat Malaysia: Pesawat MAS Menghindari Radar Indonesia Dengan Terbang di Sebelah Utara
wikipedia commons
Seorang pejabat senior di pemerintahan Malaysia mengatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 terbang di utara Indonesia dan di sekitar zona udara Indonesia dalam perjalanannya menuju sisi selatan Samudera Hindia. Demikian diberitakan oleh CNN, Minggu (6/4/2014).

Kesimpulan ini diambil oleh para investigator setelah meninjau rekam jejak data radar dari negara-negara tetangga. Sumber itu mengatakan, pesawat MH370 tidak terbang di atas Indonesia atau di wilayah zona udara Indonesia setelah berbelok ke arah barat di Laut Cina Selatan dan terbang melintasi Semenanjung Malaysia.Menurut sumber tersebut, MH370 kemungkinan sengaja diterbangkan sepanjang rute yang dirancang untuk menghindari deteksi radar. 

Pihak Indonesia jauh hari telah menegaskan pesawat itu tidak pernah menyentuh wilayah Indonesia. TNI AU yang menyatakan MH370 tak pernah terdeteksi radar."Kalaupun masuk ke wilayah Indonesia, pasti tertangkap oleh radar kita. Dan kita nggak nangkap," ujar Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (15/3/2014).

Pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang sejak 8 Maret 2014 dengan membawa 239 penumpang serta awak pesawat. Informasi terbaru mengatakan bahwa kapal milik China telah mendeteksi sinyal yang diduga berasal dari black box di Samudera Hindia.

Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

Sumber berita DetikNews

Tragedi Malaysia Airlines: Pesawat dan Kapal Diarahkan ke Lokasi Sinyal Diduga Black Box MH370

Tragedi Malaysia Airlines: Pesawat dan Kapal Diarahkan ke Lokasi Sinyal Diduga Black Box MH370

U.S. Navy helps search for Malaysia Airlines flight MH370; wikipedia commons

Pesawat dan kapal pencari pesawat Malaysia Airlines MH370 diarahkan menuju ke area di mana kapal milik China mendeteksi sinyal diduga dari black box. Kapal milik Australia juga diterjunkan untuk membantu proses pencarian.

"Hari ini aset milik Angkatan Udara Australia akan diberangkatkan untuk membantu pemeriksaan sinyal akustik di sekitar lokasi di mana kapal China telah mendeteksi sinyal," kata Kepala Pusat Operasi Pencarian Gabungan Marsekal Angus Hourton seperti dilansir AFP, Minggu (6/4/2014).

"HMS Echo dan kapal pertahanan Australia Ocean Shield juga diarahkan untuk bergabung dengan Haixun 01 seteliti mungkin untuk memastikan deteksi tersebut," lanjutnya.

Houston, yang merupakan Kepala Angkatan Udara Australia yang sudah pensiun, sebelumnya mengatakan bahwa sinyal yang terdeteksi oleh kapal milik China dalam misi pencarian MH370 di Samudera Hindia 'konsisten' dengan tipe yang dikeluarkan oleh black box pesawat.

Seperti diberitakan Reuters, Minggu (6/4/2014), sinyal pertama kali terdeteksi oleh kapal Haixun 01 milik China pada Jumat (4/3) lalu. Sinyal kedua terdeteksi kemarin oleh kapal yang sama dan berlangsung selama 90 detik dengan jarak 2 km dari lokasi deteksi yang pertama.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

detiknews.com

Saturday, April 5, 2014

Tragedi Malaysia Airlines : Kabar China Tangkap Sinyal Black Box Ditanggapi PM Abbot

Tragedi Malaysia Airlines : Kabar China Tangkap Sinyal Black Box Ditanggapi  PM Abbot

USS Kidd searches for Malaysian Airlines flight MH370 ; wikipedia commons

PM Australia Tony Abbot berharap sekaligus berhati-hati menanggapi kabar bahwa kapal China telah menangkap sinyal yang mirip sinyal yang dipancarkan oleh kotak hitam pesawat terbang di Samudera Hindia. 


Abbot menyebut tim pencari 'berharap tapi bukan berarti pasti' bahwa sinyal tersebut terkait dengan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang pencariannya telah memasuki minggu keempat. Demikian dilansir Reuters, Minggu (6/4/2014).

Tim SAR Australia menyebut bahwa sinyal itu sesuai dengan sebuah black box, tapi mereka menekankan bahwa belum ada bukti yang menyimpulkan sinyal itu terkait dengan pesawat Boeing 777-200 yang membawa 239 orang tersebut.


"Ini adalah pencarian tersulit dalam sejarah manusia. Kami sedang mencari pesawat yang berada di dasar laut yang sangat dalam dan itu adalah area pencarian yang sangat, sangat luas. Kami harus sangat berhati-hati untuk menarik kesimpulan," kata Abbott yang sedang berkunjung ke Tokyo kepada pers.


Temuan sinyal 37,5 kHz per detik yang berhasil ditangkap kapal China disebut-sebut mirip dengan frekuensi yang biasa dikeluarkan oleh perekam suara kokpit pesawat dan perekam data penerbangan.

Sinyal itu ditangkap oleh alat pencari kotak hitam yang diturunkan oleh kapal milik China, Haixun 01. Sebuah pesawat Angkatan Udara China juga menemukan sejumlah objek putih mengapung.


Pencarian terus dilakukan dengan melibatkan 10 pesawat militer, 3 pesawat sipil dan 11 kapal laut dari berbagai negara. Armada tersebut menelusuri area perairan seluas 217 ribu kilometer persegi yang berjarak 1.700 kilometer barat Perth. Lokasi tersebut diyakini kuat sebagai lokasi jatuhnya MH370.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

detiknews.com

Nihil, Hasil Pemeriksaan Data Simulator Penerbangan Milik Pilot MH370

Tragedi Malaysia Airlines: Nihil, Hasil Pemeriksaan Data Simulator Penerbangan Milik Pilot MH370
wikipedia commons
Tidak hanya mencari petunjuk fisik, pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 juga mengandalkan petunjuk digital. Petunjuk yang dimaksud ada pada simulator penerbangan milik pilot MH370 Kapten Zaharie Ahmad Shah.

Ada sejumlah data dalam hard disk simulator tersebut yang sengaja dihapus. Otoritas Malaysia pun meminta bantuan Biro Investigasi Federal AS (FBI) untuk memulihkan data yang dihapus dan memeriksa lebih lanjut simulator tersebut.

Namun rupanya, hasil pemeriksaan terhadap hard disk simulator tersebut tidak berujung pada temuan signifikan. Demikian seperti disampaikan seorang pejabat pemerintahan AS yang memahami penyelidikan MH370 kepada CNN, Sabtu (5/4/4014).

Menurut pejabat tersebut, tidak ditemukan informasi penting yang mampu memperkuat kecurigaan kepada pilot MH370. Memang ada sejumlah hal yang aneh pada simulator tersebut, terutama merujuk pada situasi saat ini. Kapten Zaharie memprogram begitu banyak rute penerbangan alternatif dalam simulator tersebut.

Namun penyelidikan menunjukkan bahwa hal tersebut dilakukan dengan tujuan keselamatan dalam menghadapi situasi darurat saat penerbangan berlangsung. Sumber tersebut mengatakan, hasil penyelidikan aparat AS terhadap simulator milik Kapten Zaharie tersebut berujung pada kesimpulan bahwa hal-hal tersebut sudah selayaknya dilakukan oleh pilot profesional dan berpengalaman.

Kecurigaan terhadap Kapten Zaharie mencuat ketika hasil penyelidikan otoritas Malaysia menyatakan MH370 sengaja putar balik dan terbang menyimpang dari rute sebenarnya. Diyakini otoritas Malaysia bahwa kesengajaan itu dilakukan oleh seseorang di dalam pesawat yang memiliki kemampuan mumpuni dalam menerbangkan pesawat ke Samudera Hindia.

Nama kopilot Fariq Abdul Hamid lepas dari kecurigaan mengingat pria berusia 27 tahun tersebut tidak cukup berpengalaman menerbangkan pesawat jenis Boeing 777. Sedangkan seluruh penumpang MH370 sudah dinyatakan bersih dari dugaan sabotase maupun pembajakan.

Sementara itu, simulator milik Kapten Zaharie terdiri dari seperangkat komponen ASUS Direct CUII dan motherboard Rampage IV Extrem, serta enam layar monitor. Menurut Khalid, ada tiga jenis permainan yang ditemukan dalam simulator, yakni Flight Simulator X, Flight Simulator 9 dan X Flight Simulator.

Terungkap ke media bahwa Kapten Zaharie pernah mempelajari sejumlah landasan yang ada di beberapa negara Asia Selatan dan juga landasan militer Amerika Serikat menggunakan simulator tersebut. Pada simulator tersebut, ditemukan software lima landasan penerbangan berbeda, yakni Bandara Internasional Male di Maladewa, lalu tiga bandara di India dan Sri Lanka, dan sebuah bandara milik pangkalan militer AS di Diego Garcia. Seluruh landasan pacu tersebut memiliki panjang hingga 1.000 meter.

Kepolisian Malaysia menyita simulator penerbangan tersebut dari rumah Kapten Zaharie pada Sabtu (15/3) lalu. Oleh polisi, simulator tersebut kemudian disusun kembali di markas kepolisian federal di Bukit Aman dan kemudian diperiksa oleh ahli khusus penerbangan, sebelum akhirnya diserahkan ke FBI.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

Sumber: detiknews.com

Friday, April 4, 2014

Tragedi Malaysia Airlines:Pencarian MH370 Termahal Dalam Sejarah Penerbangan

Tragedi Malaysia Airlines:Pencarian MH370 Termahal Dalam Sejarah Penerbangan
wikipedia commons

Pencarian dan penyelidikan pesawat hilang bernomor penerbangan MH370 milik Malaysia Airlines  yang sejauh ini sudah menghabiskan 53 juta dolar AS (Rp598,9 miliar) adalah yang paling mahal dalam sejarah penerbangan, lapor Fairfax Media seperti ditulis Sidney Morning Herald.

Sebelumnya yang termahal adalah pencarian pesawat Air France Penerbangan 447 yang jatuh di Samudera Atlantik yang menelan biaya 50 juta dolar AS (Rp565 miliar).

Namun dana sebesar 50 juta dolar AS untuk mencari Air France 447 itu dipakai selama dua tahun pencarian, sedangkan 53 juta dolar AS untuk MH370 sudah habis dalam empat pekan.

Ongkos terbesar adalah untuk mengoperasikan kapal perang, satelit, pesawat terbang dan kapal selam, yang pertama kali di Laut Tiongkok Selatan dan Selat Malaka, lalu di lokasi-lokasi terpencil di selatan Samudera Hindia.

Misal, untuk mengoperasikan kapal perang HMAS Success, Angkatan Laut Australia mengeluarkan 550 ribu dolar AS (Rp6,2 miliar) per hari operasi, sedangkan ongkos harian untuk operasi HMAS Toowoomba mencapai 380 ribu dolar AS (Rp4,2 miliar).  Jika digabungkan, kedua kapal perang ini sudah menelan ongkos operasi 10 juta dolar AS (Rp113 miliar).

Sementara itu, Amerika Serikat telah mengeluarkan 3,6 juta dolar AS (Rp40,68 miliar) hanya untuk menggelarkan pencari lokasi penghasil ping (pinger locator) dan sebuah kapal selam tanpa awak.

Menurut Pentagon, AS juga mengeluarkan 3,3 juta dolar AS (Rp37,29 miliar) untuk membiayai operasi kapal perang dan pesawat-pesawatnya.

Vietnam telah mengeluarkan 8 juta dolar AS (Rp90,4 miliar) untuk pencarian di Laut Tiongkok Selatan.

Sementara itu sebanyak 12 pesawat dikerahkan setiap hari untuk mencari MH370.
Menurut Geoff Dell, pakar penyelidikan kecelakaan udara dari Universitas Central Queensland, biaya yang dibutuhkan untuk 10 jam sorti penerbangan adalah 1 juta dolar AS (Rp11,3 miliar) per hari, sehingga dalam empat pekan, biaya untuk operasi pesawat-pesawat ini (di luar pesawat milik AS) adalah paling tidak 25 juta dolar AS (Rp285,5 miliar).

Tidak hanya untuk operasi pencarian, dana sebesar 1,25 juta dolar AS (Rp14,125 miliar) juga telah dikeluarkan oleh pemerintah Malaysia untuk asuransi 227 penumpang MH370 (di luar awaknya).

Jadi, seluruhnya jika dihitung dengan semua komponen dalam pencarian dan penyelidikan MH370, selama empat pekan ini sudah 53 juta dolar AS habis untuk pencarian pesawat hilang milik Malaysia Airlines tersebut, demikian Sidney Morning Herald.
Untuk informasi selanjutnya Klik Tragedi Malaysia Airlines.

antaranews.com

Sunday, March 30, 2014

Tragedi Malaysia Airlines: Pencarian MH370 Di Samudera Hindia, Marinir AS Pesimistis

Tragedi Malaysia Airlines: Pencarian MH370 Di Samudera Hindia,  Marinir AS Pesimistis
liputan6.com

Kapten Mark Matthews, perwira marinir AS yang terjun dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia, mengaku pesimis dengan upaya pencariannya. Dia pesimis karena wilayah pencarian yang luas sementara baterai black box pesawat tak bisa bertahan lama.

Dilansir dari Sydney Morning Herald, Senin (31/3/2014), upaya pencarian dirasa pesimis karena jangkauan pencarian di Samudera Hindia yang luas. Matthews menyarankan, sebaiknya jangkauan pencarian diperkecil.

"Kita harus lebih efektif dengan mengurangi wilayah jangkauan pencarian," ucap Matthews.

Dia menambahkan, saat ini jangkauan pencarian seluas Samudera Hindia. Tentunya, pencarian dengan luas jangkuan tersebut tidak akan selesai dalam waktu hitungan hari.

"Saat ini daerah pencarian seukuran dari Samudera Hindia, tidak mungkin kita bisa mencari dalam waktu singkat dengan cakupan begitu," ujarnya.

Lanjut, pria tersebut mengatakan alat pendeteksi black box yang diterjunkan tim pencari hanya bisa bekerja selama 45 hari. Untuk itu dia menaruh harapan tipis pada pencarian pesawat milik Malaysia Airlines tersebut.
Untuk informasi Tragedi Malaysia Airlines lainnya Klik Ini. 

Detiknews.com