Showing posts with label Timnas Uruguay. Show all posts
Showing posts with label Timnas Uruguay. Show all posts

Saturday, June 28, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Kolombia vs Timnas Uruguay 2-0

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Kolombia vs Timnas Uruguay   2-0 

Kolombia melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2014 setelah menuntaskan perlawanan Uruguay pada laga 16 Besar dengan kemenangan 2-0 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Minggu pagi WIB.

Ini pertama kalinya sepanjang sejarah sepak bola negeri penghasil kopi tersebut, tim asuhan Jose Pekerman ke babak perempat final.
Pada perempatfinal mereka akan menghadapi tuan rumah Brasil yang sudah lebih dulu memastikan tempat di delapan besar setelah menaklukkan Chile dalam laga yang berakhir dengan adu penalti.

Kemenangan Kolombia tidak lepas dari dwigol yang dikemas penyerang muda berbakat, James Rodriguez, masing-masing pada menit 28 dan 49.

Gol pertama James dalam laga tersebut boleh jadi merupakan salah satu gol tercantik sepanjang putaran final di Brasil, sebab ia melakukan tendangan satu sentuhan dengan berbalik badan dari luar kotak penalti setelah sebelumnya mengendalikan bola menggunakan dadanya.

Sementara gol kedua merupakan bukti kebolehan James mencari ruang, menantikan umpan silang Pablo Armero yang disambut sundulan Juan Cuadrado. Bola yang tidak mengarah ke gawang, justru jatuh ke kaki James, yang segera melesakkannya dengan mudah ke gawang Fernando Muslera.

Selain James, penjaga gawang David Ospina juga berperan besar tetap memastikan gawangnya aman dari ancaman para pemain Uruguay. Sedikitnya ia melakukan tiga penyelamatan dari upaya serangan berbahaya yang dilancarkan Uruguay.

Jalannya pertandingan

Kehilangan Luis Suarez yang dihukum FIFA lantaran menggigit Giorgio Chiellini pada laga melawan Italia, menjadi sangat terasa di kubu Uruguay yang seolah kehabisan variasi serangan.

Diego Forlan yang diutus pelatih Oscar Tabarez mengisi lubang yang ditinggalkan Suarez tidak terlihat banyak berkontribusi sepanjang laga.

Hingga 10 menit awal pertandingan, belum ada serangan berbahaya yang diciptakan kedua tim, baru pada menit 11 bek kanan Kolombia, Juan Camilo Zuniga, melepaskan tendangan jarak jauh yang masih mengarah tepat ke penguasaan penjaga gawang Fernando Muslera.

Akan tetapi kemudian laga menjadi kembali sepi peluang, hingga keadaan dipecahkan oleh penyerang AS Monaco, James Rodriguez, pada menit 28.

Ia menerima umpan dengan mengendalikan bola menggunakan dadanya, lantas berbalik badan untuk kemudian melepaskan tendangan sentuhan pertama yang sukses menaklukkan penjaga gawang Fernando Muslera.

Tertinggal satu gol, Uruguay berusaha membangun serangan yang lebih tajam, akan tetapi hingga berakhirnya babak pertama, keunggulan 1-0 bagi Kolombia belum berubah.

Baru empat menit memasuki babak kedua, Uruguay kembali harus menerima pukulan telak dengan gol kedua dari James.

Gol tersebut berawal dari umpan silang Pablo Almero dari sayap kiri yang disambut sundulan Juan Cuadrado, bola tak mengarah ke gawang, namun ke kaki James yang sukses menggetarkan jala gawang Fernando Muslera untuk kedua kalinya.

Uruguay segera berusaha membangun serangan untuk mengancam gawang Kolombia, sayang tendangan jarak jauh Alvaro Gonzalez pada menit 58 masih dapat diselamatkan dengan baik oleh penjaga gawang David Ospina.

Uruguay belum menyerah dan kembali membawa bola hingga ke sepertiga lapangan akhir, namun Ospina kembali berhasil menghalau tendangan dari luar kotak penalti dari Cristian Rodriguez pada menit 64.

Pada menit 78, Ospina kembali melakukan penyelamatan penting saat menghalau tendangan Maximiliano Pereirra, yang mendapatkan bola pantulan dari halauan pemain belakang Kolombia, kedudukan belum berubah.

Hingga laga berakhir berbagai upaya Uruguay tak membuahkan hasil apapun, sehingga kedudukan 2-0 bagi keunggulan Kolombia tak berubah hingga laga usai.
 
Berikut susunan pemain yang diturunkan kedua tim berdasarkan laman FIFA.

Kolombia: David Ospina (PG), Juan Zuniga, Cristian Zapata, Mario Yepes (K), Pablo Armero, Juan Cuadrado (Fredy Guarin), Abel Aguilar, Carlos Sanchez, Teofilo Gutierrez (Alexander Meija), James Rodriguez (Adrian Ramos), Jackson Martinez

Pelatih: Jose Pekerman

Uruguay: Fernando Muslera (PG), Martin Caceres, Jose Gimenez, Diego Godin (K), Maximiliano Pereira, Alvaro Gonzalez (Abel Hernandez), Egidio Arevalo Rios, Cristian Rodriguez, Alvaro Pereira (Gaston Ramirez), Edinson Cavani, Diego Forlan (Cristhian Stuani).
 
sumber: antaranews.com

Saturday, June 14, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Kosta Rika - Timnas Uruguay 3-1

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Kosta Rika - Timnas  Uruguay 3-1
skysports.com
Sempat unggul terlebih dahulu, Uruguay harus menutup laga dengan kekalahan 1-3 dari Kosta Rika. Gol penalti Edinson Cavani dibalas tiga gol dari masing-masing Joel Campbell, Oscar Duarte, dan Marcos Urena.

Dalam laga di Estadio Castelao, Fortaleza, Minggu (15/6/2014) dinihari WIB, Uruguay unggul lebih dahulu lewat penalti Cavani. Penalti dihadiahkan wasit usai kapten Uruguay Diego Lugano dijatuhkan Junior Diaz di kotak terlarang.

Tertinggal, Kosta Rika lantas bermain lebih terbuka. Hasilnya di babak kedua mereka mampu menciptakan tiga gol masing-masing di menit ke-54, 57, dan 84.

Kemenangan ini membawa Kosta Rika sementara memuncaki klasemen Grup D dengan tiga poin. Di belakangnya ada Inggris dan Italia yang belum bermain. Sementara Uruguay menempati posisi juru kunci.

Jalannya Pertandingan

Uruguay memulai laga dengan mendominasi penguasaan bola dan tampil sabar. Diego Forlan dkk. berupaya mencari celah di pertahanan Kosta Rika yang memainkan lima bek. Sementara itu, Kosta Rika sesekali melancarkan serangan balik cepat mengandalkan akselerasi Joel Campbell.

Peluang bagus bersih baru tercipta di menit ke-15. Umpan silang Martin Caceres ditanduk Diego Forlan dan mengarah ke Diego Godin. Nama terakhir lantas menyontek bola masuk ke gawang. Tapi gol dianulir karena Godin terlebih dahulu dalam posisi offside.

Semenit berselang Uruguay kembali menciptakan peluang. Dari bola mati, Forlan mengarahkan bola ke dalam kotak penalti. Michael Umana yang bermaksud membuang bola justru mengarahkannya ke Cavani. Tak terkawal, si penyerang gagal menemukan sasarannya. Tendangan first time-nya melenceng jauh.

Pada menit ke-22, Uruguay mendapatkan hadiah penalti. Penalti diberikan setelah Diego Lugano dijatuhkan Junior Diaz di kotak terlarang, saat akan menyambut umpan tendangan bebas Forlan.

Bertindak sebagai eksekutor adalah Cavani, yang menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya ke pojok kanan bawah tak terjangkau oleh Keylor Navas.

Tertinggal, Kosta Rika memberikan respons pada menit ke-27. Campbel mencoba peruntungan dari luar kotak penalti dan hanya tipis di sisi kanan gawang Fernando Muslera.

Uruguay kembali tertekan di menit ke-31. Dari sebuah tendangan bebas, Oscar Duarte yang berdiri di dalam kotak menyundul bola ke Giancarlo Gonzalez di belakangnya, yang lantas mengontrol dan menyepak bola ke gawang. Sempat membentur pemain belakang Uruguay, bola hanya menyentuh jala bagian sebelah kiri luar.

Kembali sebuah peluang diciptakan oleh Kosta Rika. Dari sepak pojok sebelah kiri, Bolanos mengirimkan bola ke muka gawang. Upaya Celso Borges menanduk gagal, bola lantas meluncur menuju Gonzalez di tiang jauh. Tapi nama terakhir gagal membelokkan bola ke gawang.

Mendapatkan tekanan, Uruguay lantas bangkit dan mencetak sebuah kesempatan emas. Dari luar kotak penalti, Forlan melakukan sepakan keras yang kemudian berubah arah usai menyentuh bek Kosta Rika.

Bola yang melambung sempat tampak akan masuk ke gawang melihat Navas sedikit di luar posisi ideal. Namun kiper Levante itu melakukan manuver brilian dan sukses menepis bola ke luar. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Uruguay.

Uruguay mengawali babak kedua dengan posisi tertekan. Di menit ke-50, sebuah tendangan bebas dieksekusi Christian Bolanos dan mengarahkannya ke dekat tiang kiri Uruguay.

Telah berdiri di sana Duarte, yang langsung menyambut bola dengan kepalanya. Muslera dengan sigap menghalau tapi bola muntah kembali mengarah ke Duarte. Beruntung bagi Uruguay, di kesempatan keduanya, Duarte gagal mengarahkan bola dengan sempurna ke gawang. Peluang pun terbuang.

Tapi gawang Uruguay pada akhirnya harus jebol juga empat menit berselang. Menerima umpan silang di dalam kotak penalti, Campbell menyelesaikannya dengan sebuah sepakan keras ke pojok kanan bawah.

Uruguay bahkan harus berbalik tertinggal di menit ke-58. Dari skema yang nyaris serupa dari peluang sebelumnya, umpan tendangan bebas Bolanos ke dekat tiang sisi kiri Uruguay sukses ditanduk Duarte. Kali ini bola meluncur mulus masuk ke gawang Muslera.

Tertinggal, Uruguay langsung memasukkan dua nama baru, yakni Nicolas Lodeiro yang menggantikan Forlan dan Alvaro Gonzalez yang mengambil alih tempat Walter Gargano.
Tapi tekanan belum beranjak dari Uruguay. Sebuah upaya jarak jauh dari Campbell nyaris membobol gawang Muslera untuk ketiga kali. Bola hanya melesat ke kiri gawang.

Uruguay menciptakan sebuah kans di menit ke-70. Umpan silang Gonzalez berhasil ditanduk Cavani dan bola mengarah ke gawang. Navas dengan sigap menepis bola.

Bukannya memperkecil ketertinggalan, Uruguay justru makin terbenam setelah Marcos Urena mencetak gol ketiga Kosta Rika di menit ke-85. Pemain baru dua menit menginjak lapangan ini dengan sempurna menyelesaikan umpan terobosan Campbell.

Uruguay melengkapi kekalahannya dengan kartu merah yang diterima Maxi Perreira di masa injury time.

Susunan pemain:

Uruguay: Muslera, Lugano, Godin, Gargano (Gonzalez 60'), Rodriguez (Hernandez 76'), Forlan (Lodeiro 60'), Stuani, Pereira, Arevalo Rios, Cavani, Caceres

Kosta Rika: Navas, Gonzalez, Umana, Borges, Duarte, Bolanos (Barrantes 89'), Campbell, Ruiz (Urena 84'), Diaz, Gamboa, Tejeda (Cubero 75')

sumber: detiksport.com
 

Tuesday, May 13, 2014

Tim Uruguay Di Piala Dunia 2014 Brazil

Tim Uruguay Di Piala Dunia 2014 Brazil
Estádio Castelão, Fortaleza Brazil: wikimedia commons
Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, telah mengumumkan 25 nama pemain yang ia seleksi untuk kemudian diajak ke Piala Dunia 2014. Dari 25 nama tersebut, Tabarez tampaknya tidak main-main karena hampir semua pemain yang ia bawa memiliki segudang pengalaman.
Tercatat, hanya ada tiga nama yang belum pernah bermain di Piala Dunia dari 25 nama tersebut. Ketiganya adalah Alejandro Silva (gelandang, Lanus), Cristian Stuani (striker, Espanyol), dan Abel Hernandez (striker, Palermo).
Sisanya adalah para pemain berpengalaman dan punya nama besar di belantika sepakbola Eropa maupun Amerika Latin sana. Contohnya saja seperti Luis Suarez.
Ya, keberadaan Suarez seakan sudah menjadi jaminan akan tajamnya lini depan Uruguay. Apalagi disana ia ditemani oleh bomber maut lain seperti Edinson Cavani serta sosok berpengalaman bernama Diego Forlan.
Di lini tengah pun juga tak jauh beda. Trio pemain yang bermain di Liga Italia seperti Diego Perez, Alvaro Gonzalez, dan Walter Gargano menjadi jaminan kuatnya lini tengah Uruguay. Jangan lupakan pula gelandang Southampton, Gaston Ramirez, yang masuk daftar ini.
Pun demikian di lini belakang. Diego Lugano, Diego Godin, Maxi Pereira, dan Jorge Fucile akan menjadi para pemain inti untuk melindungi gawang Uruguay yang dijaga Fernando Muslera.
Dari 25 nama tersebut, Tabarez nantinya akan memulangkan 2 pemain agar terpilih 23 nama final yang didaftarkan ke FIFA. Uruguay sendiri berada di Grup D bersama Italia, Inggris, dan Kosta Rika.

Berikut adalah daftar pemain Uruguay di Piala Dunia 2014:
  • Kiper: Fernando Muslera (Galatasaray), Martin Silva (Vasco da Gama), Rodrigo Munoz (Libertad)
  • Belakang: Diego Lugano (West Bromwich), Diego Godin (Atletico Madrid), Jose Maria Gimenez (Atletico Madrid), Martin Caceres (Juventus), Maximiliano Pereira (Benfica), Jorge Fucile (FC Porto), Sebastian Coates (Nacional)
  • Tengah: Egidio Arevalo Rios (Morelia), Walter Gargano (Parma), Diego Perez (Bologna), Sebastian Eguren (Palmeiras), Alvaro Gonzalez (Lazio), Alejandro Silva (Lanus), Alvaro Pereira (San Pablo), Cristian Rodriguez (Atletico Madrid), Gaston Ramirez (Southampton), Nicolas Lodeiro (Botafogo)
  • Depan: Luis Suarez (Liverpool), Edinson Cavani (Paris Saint-Germain), Diego Forlan (Cerezo Osaka), Cristian Stuani (Espanyol), Abel Hernandez (Palermo)
sumber: aktualpost.com