Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Wednesday, April 2, 2014

Reparasi Komponen Disarankan Lebih Baik di Bengkel Umum


Reparasi Komponen Disarankan Lebih Baik di Bengkel Umum
ridersdrivers.com

Tidak dipungkiri service kendaraan roda empat di bengkel resmi cukup nyaman ketimbang service mobil di bengkel umum. Service yang dilakukan untuk menjaga kondisi mobil tetap fit karena pemilik mobil harus rutin service kendaraan.



Tapi tahukah Anda kalau bengkel resmi tidak selamanya memuaskan. Bengkel resmi ada juga kekurangannya lah satu contoh ketika menemukan komponen lampu rusak atau konsleting listrik. Dalam hal ini, bengkel resmi enggan mencari pokok masalah, bengkel resmi lebih baik mengganti keseluruhan, apalagi mendapatkan mobil masih dalam masa garansi.



"Ya kita tidak ada reparasi karena memang di kita tidak ada reparasi, termasuk mobil yang terkait garansi. Di bengkel resmi tidak disarankan buat repair," kata Service Advisor Astrido Toyota Fatmawati, Sahril kepada detikOto. Menurutnya langkah tersebut diambil untuk menghindari komplain dari konsumen, karena ini lebih baik mengganti bagian yang rusak. Seperti kelistrikan sebaiknya ganti seluruhnya daripada mengurut ulang.
Dijelaskan Sahril, biasanya bengkel resmi yang menerapkan sistem ini hanya pada beberapa komponen yang riskan terhadap komplain konsumen."Menghindari komplain," pungkas Sahril.


Berbeda dengan bengkel tak resmi Shark di jalan H. Nawi Raya No. 42 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Parto, montir salah satu bengkel tersebut menerangkan kalau bengkel umum berusaha mencari permasalahan dan menormalkan kondisi kendaraan."Ketika ada kerusakan misalnya lampu atau kabel, kalau di bengkel resmi enggak mau betulin tapi kita mau. Di sana maunya ganti baru. Kita lihat kalau bisa diservis ya kita service," yakin Parto.Namun lanjut Parto pergantian komponen tidak bisa dihindari misalkan rumah lampu pecah, as roda patah."Yang harus diganti kalau ada komponen rusak parah,  ya terpaksa harus diganti misalnya rumah lampu pecah dan as roda patah," tutupnya.

Sumber berita DetikOto

Tuesday, April 1, 2014

Berhitung Keunggulan dan Kekurangan Antara Bengkel Resmi dan Umum

Berhitung Keunggulan dan Kekurangan Antara Bengkel Resmi dan Umum
varput.wordpress.com

Saat ini banyak tersedia bengkel resmi dan bengkel umum untuk kendaraan roda empat. Bengkel resmi dikelola oleh si Agen Pemegang Merek (APM) mobil bersangkutan sementara bengkel umum dikelola individu.

Di jalanan bengkel-bengkel ini seperti berserakan, hampir setiap sudut selalu kita jumpai bengkel terutama bengkel umum. Pemilik mobil dibuat bingung lantaran di antara keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan.

Di bengkel resmi mungkin mengeluarkan biaya cukup tinggi, sementara di bengkel umum, si konsumen bisa melakukan penawaran harga.Tapi dari segi pelayanan, bengkel resmi bisa jadi juaranya, sebab karyawannya melalui tahap training untuk menghadapi konsumen.

Satu contoh ketika konsumen tiba-tiba datang ke bengkel resmi dan ditolak karena slot penuh, sementara dia belum melakukan booking sejak jauh hari. Dalam hal konsumen harus legowo. Berbeda kalau bengkel sedang sepi, besar kemungkinan konsumen bisa langsung masuk. "Pelayanannya beda kalau di bengkel umum, konsumen masuk langsung dikerjain mobilnya,  kalau kita bengkel resmi tidak, konsumen harus booking lebih dulu jika bengkel kita sudah penuh tidak bisa terima konsumen," kata Service Advisor Astrido Toyota Fatmawati, Sahril.

Menurutnya proses ini sesuai aturan Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan, dimana sang mekanik tidak bisa langsung memutuskan atau menyuruh orang melakukan service atau mengganti suku cadang kendaraan.

Dia menjelaskan di bengkel resmi tidak akan terjadi seperti ini. Pasalnya semua sudah sesuai aturan untuk mengatasi kendala kendaraan."Kita tidak sembarangan terima konsumen. Mereka yang datang dan hendak datang harus melalui prosedur sebelum melakukan service atau perbaikan kendaraan," ucap Sahril. Di sisi lain, soal kenyamanan ruang tunggu, bengkel resmi menawarkan tempat yang lebih nyaman ketimbang bengkel umum. Kelebihan ini yang tidak dimiliki bengkel umum pada umumnya."Kalau soal ruang tunggu ya boleh dibandingkan," sahut Sahril.

Kondisi ini pun diakui oleh montir bengkel Shark, Parto. Pantauan detikOto di bengkel yang berlokasi di jalan H. Nawi Raya No. 42 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut tidak menyediakan ruang tunggu yang layak untuk konsumen seperti ruangan tertutup dengan perlengkapan pendingin ruangan.
"Bengkel resmi memang tempat ruang tunggunya nyaman, kalau di kita ya tahu sendiri bagaimana," ucap Parto.

Sumber berita DetikOto



Wednesday, February 26, 2014

INFO : Ban Mobil Memoiliki Batas Kecepatan


INFO : Ban Mobil Memiliki Batas Kecepatan

Berapa kecepatan mobil yang biasa Anda kendarai Otolovers? Sampai red line kah? Jangan buru-buru nginjak pedal gas dalam-dalam lihat dulu kemampuan ban mobil Anda.

Sebuah ban ternyata memiliki batas kecepatan masing-masing. Sehingga bisa dipastikan pengendara harus bisa memilih ban yang tepat untuk mobil kesayangan Anda, karena semuanya jelas tertera dalam dinding ban.


Lalu bagaimana cara bacanya ya Otolovers? Technical Support Section Head Achilles, Firdan Mulia di Wisma Achilles Kedoya Jakbar membocorkan caranya



Dirinya memberikan contoh misalnya pada ukuran ban 205/55 ZR 16 94W. Huruf W disini menunjukkan batas kecepatan dari ban tersebut.



"W disini menunjukkan batas kecepatan maksimal yang bisa diambil oleh ban. Dan huruf 'W' menandakan bahwa ban mobil Anda memiliki kecepatan maksimal 270 km/jam," katanya.



Nah mau tahu ada huruf apa saja atau seberapa cepat ban Otolovers bisa melaju berikut tabelnya.



Simbol kecepatan:



1. Q : Batas kecepatan 160 km/jam.

2. R : Batas kecepatan 170 km/jam.

3. S : Batas kecepatan 180 km/jam.
4. T : Batas kecepatan 190 km/jam.
5. U : Batas kecepatan 200 km/jam.
6. H : Batas kecepatan 210 km/jam.
7. V : Batas kecepatan 240 km/jam.
8. W : Batas kecepatan 270 km/jam.
9. Y : Batas kecepatan 300 km/jam.

Dikutip dari Detik oto