Showing posts with label Tim Honduras. Show all posts
Showing posts with label Tim Honduras. Show all posts

Sunday, June 15, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Prancis vs Timnas Honduras 3-0

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Prancis vs Timnas  Honduras 3-0
youtube.com

Benzema membuktikan ketajamannya dengan membuat tiga gol melalui kakinya yang mengantar Prancis menang 3-0 atas Honduras dalam laga Piala Dunia 2014 di Stadion Beira-Rio Porto Alegre, Minggi sore (Senin dinihari WIB).


Prancis yang beberapa kali upayanya sejak awal babak pertama melalui Benzema, Matuidi, dan Griezmann, tidak beruntung--karena melenceng dan dua kali membentur mistar gawang--, membuka keunggulan dari titik putih.


Tendangan penalti taktis Benzema yang mengecoh kiper Honduras Valladares pada menit akhir babak pertama (45') membawa Prancis unggul 1-0.


Hadiah penalti untuk Prancis diberikan setelahPalacios mendorong Pogba di kotak terlarang pada menit 43.


Pelanggaran itu sekaligus membuat Palacios diusir dari lapangan karena kartu merah setelah sebelumnya ia juga melanggar Benzema.


Prancis pun mengakhiri babak pertama dengan mengantogi keunggulan satu gol dan keuntungan lain, menghadapi hanya 10 pemain Honduras setelah turun minum.


Pada peruh waktu kedua pertandingan, Prancis tidak mengendorkan serangannya, dan 10 pemain Honduras yang tersisa kian memudahkan Benzema dan kawan-kawan menekan pertahanan lawan.


Meski pelatih Luis Suarez memasukkan Boniek menggantikan Bengtson dan Chavez mengisi posisi Bernardez pada awal babak pertama, ternyata tidak membuat serangan Honduras lebih tajam.


Bahkan, pada menit 48, Honduras kembali kebobolan. Benzema melayangkan tembakan keras, membentur mistar kiri dan masuk ke gawang Honduras setelah kiper Valladares gagal mencegahnya.


FIFA menyebut gol tersebut sebagai gol bunuh diri Valldares. Bola tendangan Benzema yang membentur mistar gawang, melayang di atas garis gawang dan Valladeres mencoba menghentikannya tapi bola justru masuk, setelah teknologi garis gawang memastikannya.


Benzema kemudian melengkapi kemenangan Prancis menjadi 3-0 melalui ketajaman kemampuan teknisnya, mencetak gol dari sudut sulit pada menit 72 yang gagal dibendung Valladeres.


Meskipun merusaha menambah gol melalui Debuchy, Griezmann, dan Matuidi, Prancis mengakhiri laga perdananya tetap dengan skor akhir 3-0.


Susunan pemain Prancis lawan Honduras:

Prancis



Lineups: 1-Lloris (GK/C), 2-Debuchy, 3-Evra, 4-Varane, 5-Sakho, 6-Cabaye, 8-Valbuena, 10-Benzema, 11-Griezmann, 14-Matuidi, 19-Pogba.


Cadangan: 16-Ruffier (GK), 23-Landreau (GK), 7-Cabella, 9-Giroud, 12-Mavuba, 13-Mangala, 15-Sagna, 17-Digne, 18-Sissoko, 20-Remy, 21-Koscielny, 22-Schneiderlin.


Pelatih: Didier Deschamps (Prancis)



Honduras


Lineups: 18-Valladares (GK/C), 3-Figueroa, 5-Bernandez, 7-Emilio, 8-Palacios, 11-Bengtson, 13-Costly, 15-Espinoza, 17-Najar, 19-Garrido, 21-Beckeles.


Cadangan: 1-Lopez (GK), 22-Escober (GK), 2-Chavez, 4-Montes, 6-JC Garcia, 9-J Palacios, 10-M Martinez, 12-Delgado, 14-Boniek, 16-R Martinez, 20-Claros, 23-M Chavez.


Pelatih: Luis Suarez (Kolumbia).

sumber: antaranews.com

Friday, June 13, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Belanda - Timnas Spanyol 5-1

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Belanda - Timnas  Spanyol 5-1
fivesee.com
Arjen Robben dan Robin van Persie masing-masing menciptakan dua gol untuk mengantarkan Belanda menang besar 5-1 dari juara dunia yang juga juara Eropa, Spanyol,  pada laga perdana Grup B Piala Dunia di Arena Fonte Nova, Salvador, Sabtu dini hari ini.

Xabi Alonso lebih dulu membawa Spanyol unggul 1-0 dari titik penalti pada menit 27 setelah Diego Costa dijatuhkan di kotak penalti oleh Stefan de Vrij yang tak ayal membuat wasit menunjuk titik putih.

Xabi yang menjadi algojo lalu melepaskan tendangan menyusur ke sudut kanan gawang Belanda yang tak bisa ditahan kiper Jasper Cillessen. Ini adalah gol kedua Alonso pada Piala Dunia setelah delapan tahun silam dia mencetak yang pertama melawan Ukraina di Leipzig, Jerman.

Satu menit menjelang babak pertama berakhir, Robin van Persie melepaskan sundulan sambil menjatuhkan diri usai menerima umpan Daley Blind pada menit 44 untuk membawa Belanda menyamakan kedudukan 1-1.

Van Persie menjadi pemain Belanda pertama yang mencetak gol pada tiga Piala Dunia, setelah pada dua Piala Dunia terdahulu dia selalu menciptakan gol.

Pada babak kedua Robben kemudian menyusul rekor van Persie ini pada menit 53.

Robben menyambut umpan jauh dengan presesi tinggi dan mengolahnya sesaat untuk mengecoh dua bek Spanyol, termasuk Gerard Pique, dan mengakhirinya dengan sebuah tendangan terukur yang tak bisa dihadang Casillas untuk membawa Belanda berbalik unggul 2-1.

Ini adalah gol keempat Robben pada Piala Dunia dalam sembilan penampilannya di putaran final Piala Dunia. Dia mencetak satu gol pada Piala Dunia 2006 dan dua kali pada 2010.  Dia menyamai rekor Robin van Persie yang sama-sama menjadi pemain Belanda pertama yang menciptakan gol pada tiga Piala Dunia.

Stefan de Vrij lalu membayar tuntas kesalahannya di babak pertama yang membuat Spanyol sempat unggul 1-0, setelah mencetak gol ketiga Belanda yang meruntuhkan mental bermain juara dunia Spanyol, pada menit 64.

De Vrij melompat untuk menyambut tendangan bebas yang dilepaskan Wesley Sneijder, yang sebelumnya sempat ditepis Iker Casillas, guna mengubah kedudukan 3-1 untuk Belanda pada menit 64.

Delapan menit kemudian, Robin van Persie mencetak gol keduanya untuk membawa Belanda unggul besar 4-1 setelah Casillas melakukan kesalahan dalam mengontrol bola.

Kemudian pada menit 80, Arjen Robben mencetak gol keduanya guna menyempurnakan derita sang juara dunia dengan skor mencolok 5-1.

Menerima umpan jauh dari tengah lapangan, Robben mengontrol bola dengan dingin dan sentuhan luar biasa untuk melewati Sergio Ramos, lalu menelikung kiper Iker Casillas, dan diakhirinya dengan tendangan keras yang tak bisa dihadang dua bek Spanyol saat Casillas masih terbaring usai menghadang Robben yang memperdayainya.

Belanda nyaris memperbesar keunggulan ketika  Georginio Wijnaldum menerobos pertahanan Spanyol tapi Casillas sigap mencegahnya dan bola memantul kepada Robben yang dengan sigap ditendang keras-keras tapi kiper nomor satu Spanyol itu sukses mementahkannya.

Spanyol mendominasi penguasaan bola dengan 58 persen, namun pendulum berubah pada babak kedua ketika Belanda melampaui Spanyol dalam hal menciptakan peluang, 11 melawan enam peluang yang diciptakan La Roja.

Kekalahan besar Spanyol ini adalah yang pertama sejak kalah 6-2 dari Skotlandia pada 1963.  Spanyol pernah menelan kekalahan pada laga perdana Piala Dunia 2010 yang kemudian dijuarainya tersebut.

Susunan Pemain:

Spanyol: Casillas, Azpilicueta, Pique, Ramos, Alba, Busquets, Alonso (Pedro 63), Xavi, Silva (Fabregas 78), Iniesta, Costa (Torres 62)

Belanda: Cillessen, Janmaat, Vlaar, de Vrij (Veltman 77), Martins Indi, Blind, de Jong, de Guzman (Wijnaldum 62), Sneijder, Robben, Van Persie

sumber: antaranews.com

Thursday, May 29, 2014

Tim Honduras Di Piala Dunia 2014 Brazil

Tim Honduras Di Piala Dunia 2014 Brazil

Estádio Beira-Rio, Porto Alegre, wikimedia commons
Di pentas final Piala Dunia 2014 Brazil, bakal ada dua figur sentral bernama Luis Suarez.

Luis Suarez yang pertama adalah striker Liverpool yang sukses memuncaki daftar top scorer Liga Utama Inggris (Premier League) dan bakal memimpin Uruguay merebut gelar juara dunia pertama mereka sejak tahun 1950.

Sementara yang kedua adalah Luis Fernando Suarez, warga negara Kolombia yang menjadi pelatih Honduras dan tengah berharap mendulang secercah sukses untuk tim yang dibesutnya saat berlaga di Brazil.

Luis Fernando Suarez memang tidak setenar Suarez penyerang Uruguay yang belum lama ini dinobatkan sebagai pemain terbaik Premier League. Namun, pelatih Suarez pernah menikmati sukses tersendiri di Piala Dunia tatkala ia memimpin Ekuador menekuk tim unggulan Polandia 2-0 saat Piala Dunia 2006 di Jerman.

Empat tahun kemudian pada 2010, Suarez seharusnya masih menjadi pelatih Ekuador untuk Piala Dunia 2010, namun sayangnya ia harus melepas jabatannya setelah Ekuador tereliminasi pada babak kualifikasi dan gagal melangkah ke Afrika Selatan.

Sementara bagi Honduras, kehadirannya di Brazil merupakan final Piala Dunia yang ketiga kalinya mereka ikuti. Terakhir, mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Pada hajatan Piala Dunia di Afrika Selatan itu, Honduras belum mampu berbicara banyak. Berada di Grup H bersama dengan Spanyol, Cile, dan Swiss, Honduras finis sebagai juru kunci.

Sepanjang sejarah sepakbola Honduras, prestasi terbaiknya adalah menjadi runner-up Copa America 2001, meraih mahkota juara CONCACAF Gold Cup 1981, serta runner-up pada 1985 dan 1991.

Namun, Honduras juga sempat membuat kejutan di Piala Dunia 1982 Spanyol, karena mampu menahan imbang 1-1 Spanyol serta membuat tim Matador yang berstatus tuan rumah itu terancam tersingkir. Beruntung, Spanyol akhirnya menduduki urutan kedua di bawah Irlandia Utara dan akhirnya lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan Honduras langsung tereliminasi.

Tidak hanya Spanyol, di ajang yang sama Honduras sempat pula menahan imbang Irlandia Utara 1-1 dan hanya kalah tipis 0-1 dari Yugoslavia. Meski tersingkir, penampilan Honduras di turnamen sepak bola tertinggi dunia kala itu cukup mengejutkan banyak pihak.

Sayangnya, setelah itu adanya kekacauan politik di negeri tersebut membuat hampir semua bidang terseok-seok, termasuk sepak bola. Namun, sekarang Honduras tampak mulai bangkit lagi. Kehadirannya kembali di Piala Dunia 2014, merupakan salah satu bukti konsistensi mereka mulai terjaga.


Ukuran Sukses

Konsistensi penampilan mereka di ajang Piala Dunia 2014 bakal dijadikan salah satu tolok ukur bagi kebangkitan kembali sepak bola Honduras.

Pada babak kualifikasi, tim besutan Suarez ini memang telah menunjukkan kemajuan yang cukup menjanjikan. Berada di Zona Amerika Tengah, Utara, dan Kepulauan Karibia (CONCACAF), Honduras mampu mengalahkan Meksiko dua kali.

Honduras juga sempat mengalahkan Amerika Serikat dalam pertandingan kandang. Meski kalah tiga kali, posisi mereka berada di peringkat tiga di bawah Amerika Serikat dan Kosta Rika hingga langsung lolos ke putaran final di Brazil.

Di Piala Dunia 2014 Brazil, Honduras Berada di Grup E dan mereka akan bertemu salah satu tim kuat Eropa, Perancis. Selain itu, mereka juga akan melawan kembali Swiss dan Ekuador.

Dalam dua kali keikutsertaan di Piala Dunia sebelumnya, Honduras memang selalu tersingkir di babak grup. Karenanya, pada kesempatan Piala Dunia tahun ini Honduras bertekad untuk memperbaiki prestasi, setidaknya minimal bisa meraih satu kemenangan dengan harapan lolos ke babak 16 besar.

Pada pertandingan pertama Piala Dunia 2014, Honduras akan menghadapi juara Piala Dunia 1998, Prancis di Porto Alegre pada 15 Juni. Selanjutnya pada pertandingan kedua, Honduras bakal meladeni tim yang pernah dibesut oleh pelatih mereka Luis Fernando Suarez, yaitu Ekuador, di Curitiba pada 20 Juni.

Honduras akan mengakhiri pertandingan Grup E Piala Dunia 2014 menghadapi tim yang mereka tahan seri di Piala Dunia 2010 lalu, yakni Swiss, di Manaus pada 25 Juni. Melihat peta persaingan di Grup E, peluang mereka untuk lolos ke babak selanjutnya cukup terbuka lebar, dengan catatan Suarez mampu membimbing anak-anak asuhnya merebut kemenangan saat melawan Ekuador dan Swiss.

Khusus menghadapi Ekuador, Suarez berhasrat besar membuktikan kemampuannya kepada mantan timnya, Ekuador.

Saat membesut Ekuador, Suarez ini bisa dibilang sukses setelah pada putaran final Piala Dunia 2006 di Jerman, ia mampu membimbing Ekuador lolos ke 16 besar dengan menjadi runner-up Grup A bersama Jerman, Polandia, dan Kosta Rika.

Prestasi Suarez bersama Ekuador ini menjadi prestasi tertinggi Ekuador sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia. Sayangnya, langkah Ekuador itu terhenti setelah dikalahkan Inggris pada babak selanjutnya.

Kini, dia berkesempatan untuk kembali bertemu dengan Ekuador pada pertandingan keduanya pada Grup E. "Saya menatap hasil undian ini dengan selera yang tinggi. Akan tetapi dengan satu pengecualian, sesungguhnya saya tidak ingin bertemu Ekuador. Mereka berarti banyak bagi saya. Ekuador membantu saya mengembangkan karier dan saya berhutang banyak kepada mereka," kata Suarez.

Untuk mendukung misinya di ajang Piala Dunia 2014 Brazil, Suarez masing mengandalkan pemain-pemain veteran yang juga masuk dalam skuat Piala Dunia 2010, misalnya Victor Bernardez, Maynor Figueroa, Wilson Palacios, Jerry Palacios, Roger Espinoza, Oscar Bonike Garcia, Emilio Izaguirre.

Sementara untuk penyerang, Suarez mempercayakan kepada duet Jerry Bengtson dan Carlos Costly yang sepanjang babak kualifikasi Piala Dunia 2014 telah membuktikan diri sebagai dua pemain tertajam Honduras.

Jerry Bengtson menorehkan sembilan gol dan dua assist dari 12 kali bertanding. Sementara Carlos Costly mencetak tujuh gol dari 13 kali tampil. Duo striker Jerry Bengtson dan Carlos Costly ini juga bakal didukung gelandang serang Oscar Boniek Garcia. Oscar menjadi satu-satunya pemain Honduras yang selalu tampil di 16 pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014.


Komposisi Tim Honduras:

Kiper: Noel Valladares (Olimpia), Donis Escober (Olimpia), Jose Mendoza (Marathon)

Bek : Maynor Figueroa (Hull City), Victor Bernardez (San Jose Earthquake), Emilio Izaguirre (Celtic), Brayan Beckeles (Olimpia), Juan Carlos Garcia (Wigan Athletic), Arnold Peralta (Rangers)

Gelandang : Wilson Palacios (Stoke City), Oscar Boniek Garcia (Houston Dynamo), Jorge Claros (Motagua), Marvin Chavez (Colorado Rapids), Roger Espinoza (Wigan Athletic), Edder Delgado (Real Espana), Luis Garrido (Olimpia), Andy Najar (Anderlecht),Bryan Acosta (Real Espana)

Penyerang: Carlo Costly (Real Espana), Jerry Bengtson (New England Revolution), Jerry Palacios (Alajuelense), Rony Martinez (CD Real Sociedad), Diego Reyes (Marathon)