Showing posts with label Tim Swiss. Show all posts
Showing posts with label Tim Swiss. Show all posts

Monday, September 8, 2014

Inggris vs Swiss 2-0, Kualifikasi Piala Eropa 2016

Inggris vs Swiss  2-0, Kualifikasi Piala Eropa 2016
youtube.com

Inggris mengawali laga Kualifikasi Piala Eropa 2016 Grup E dengan hasil positif. Bertandang ke St Jakob Park, Basel, Senin (8/9/2014), Inggris sukses menang 2-0 atas Swiss melalui dua gol Danny Welbeck.

Inggris memainkan trio Wayne Rooney, Raheem Sterling, dan Welbeck di barisan depan. Terbukti, kolaborasi trio itulah yang menjadi petaka bagi gawang Swiss dalam laga tersebut.
Setelah peluang kedua tim tak begitu berarti sepanjang setengah jam, tuan rumah membuka peluang terbaik pada menit ke-33. Berawal dari kesalahan umpan Phil Jones, bola direbut Xherdan Shaqiri.
Pemain Bayern Muenchen itu lantas memberikan umpan kepada Haris Seferovic yang tinggal berhadapan dengan Joe Hart. Namun, sepakan Seferovic bisa diselamatkan Hart menggunakan kakinya.
Beberapa menit jelan babak pertama berakhir, Inggris gantian mendapat kesempatan mencetak gol. Akan tetapi, sepakan Rooney masih bisa dimentahkan kiper Yann Sommer.
Tak lama berselang, peluang terbaik Inggris hadir melalui sundulan Phil Jones. Lagi-lagi, aksi gemilang Sommer mampu menggagalkan sundulan jarak dekat Jones. Babak pertama berkesudahan tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Inggris mampu memecah kebuntuan pada menit ke-58. Kerja sama trio pemain Inggris, Rooney, Sterling, dan pemain baru Arsenal, Welbeck, berhasil menaklukkan gawang tuan rumah. Menerima umpan Rooney, Sterling memberikan umpan silang yang disambut Welbeck dengan sempurna.
Tertinggal 0-1, Swiss mencoba mencari gol penyeimbang dengan menurunkan Josip Drmic menggantikan Admir Mehmedi pada menit ke-66. Masuknya Drmic menambah daya serang Swiss.
Pada menit ke-70, Drmic nyaris mencetak gol ke gawang Inggris. Tinggal berhadapan dengan Hart, Drmic mengecoh sang kiper untuk membuka ruang mencetak gol. Drmic lantas melepaskan bola ke gawang yang sudah kosong, namun kesempatan tersebut sirna karena aksi penyelamatan gemilang bek Gary Cahill.
Pertahanan Inggris harus kehilangan Jones pada menit ke-77. Pemain Manchester United itu harus ditarik keluar karena mengalami cedera dan posisinya digantikan Phil Jagielka.
Beruntung, Swiss gagal melancarkan serangan berbahaya setelah Jones meninggalkan lapangan. Malahan, Inggris yang mampu mencetak gol pamungkas jelang pertandingan berakhir. Umpan Rickie Lambert yang baru masuk menggantikan Rooney, mampu dimaksimalkan Welbeck untuk mencetak gol keduanya. Inggris pun menang 2-0 atas Swiss.
Untuk Informasi Piala Eropa 2016, Klik ini.
Susunan pemain

Swiss: 1-Yann Sommer; 2-Stephan Lichtsteiner, 20-Johan Djourou, 5-Steve von Bergen, 13-Ricardo Rodriguez; 11-Valon Behrami, 8-Gokhan Inler; 23-Xherdan Shaqiri, 10-Granit Xhaka (15-Blerim Dzemaili 74), 18-Admir Mehmedi (19-Josip Drmic 66); 9-Haris Seferovic
Pelatih: Vladimir Petkovic

Inggris: 1-Joe Hart; 2-John Stones, 5-Gary Cahill, 6-Phil Jones (14-Phil Jagielka 77), 3-Leighton Baines; 4-Jordan Henderson, 7-Jack Wilshere (16-James Milner 73), 8-Fabian Delph; 11-Raheem Sterling, 10-Wayne Rooney (19-Rickie Lambert 90), 9-Danny Welbeck
Pelatih: Roy Hodgson

Wasit: Cuneyt Cakir (Turki)

sumber:bola.kompas.com

Wednesday, July 2, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Argentina vs Timnas Swiss 1-0


Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Argentina vs Timnas Swiss  1-0
youtube.com
Pembawa kemenangan bagi Argentina Angel Di Maria mengatakan dia dan seluruh timnya memberikan seluruh hidupnya untuk mengalahkan Swiss dan melaju ke perempat-final.

Di Maria menyarangkan satu-satunya gol ketika melawan Swiss ketika tambahan waktu. Gol semata wayang Di Maria itu mengantarkan Argentina ke babak perempat final Piala Dunia 2014 di laga yang digelar di Sao Paulo itu.

Pemain Real Madrid ini juga mengatakan Argentina pantas menang karena tidak menyerah sampai pertandingan seperti akan dilanjutkan pada adu pinalti.

"Kami memberikan seluruh hidup kami di lapangan," tulis Di Maria di akun twitter resmi milliknya. 

"Kami tetap mencoba bermain, kami tidak pernah kehilangan harapan. Kemenangan ini memang pantas didapatkan."

Gelandang Javier Mascherano juga menyerukan hal serupa. Pemain Barcelona ini juga berterima kasih kepada Lionel Messi dan Di Maria karena berada di tempat yang tepat dan menciptakan kemenangan. 

"Kami datang, kami mencari, dan kami mendapat hadiah," kata Mascherano seperti dikutip di ESPN.

"Kami pantas atas kemenangan ini. Dengan keberuntungan, bola terakhir, Messi dan Di Maria muncul."

Sementara pelatih Argentina, Alejandro Sabella mengatakan anak buahnya bekerja keras di babak pertama, tetapi setelah itu dapat mengontrol pertandingan. 

"Pertandingan pertama menjadi milik Swiss. Setelah itu, menjadi milik kami," katnaya. "Sekarang, kami harus kembali. Karena keberuntungan, kami bisa menang di 120 menit."

Bek Argentina Pablo Zabaleta menambahkan, "Kami benar-benar mencurahkan kemampuan kami. Pada momen penting, salah seorang keluar dan memenangkan pertandingan."

sumber: antaranews.com

Sunday, June 15, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Swiss vs Timnas Ekuador 2-1

Piala Dunia 2014 Brasil, Timnas Swiss vs Timnas  Ekuador 2-1
youtube.com

Dua gol yang diciptakan dua pemain pengganti, Admir Mehmedi dan Haris Seferovic, mengantarkan Swiss menang 2-1 atas Ekuador dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia 2014 di Estadio Nacional, Brasilia, Brasil, Senin dini hari WIB.


Istimewanya, kemenangan Swiss didapatkan setelah mereka mengakhiri babak pertama dalam keadaan tertinggal 0-1 dari Ekuador lantaran gol yang dicetak Enner Valencia.

Swiss menyamakan kedudukan lewat gol cepat di awal babak kedua, melalui Mehmedi, yang baru masuk menit 46 menggantikan Valentin Stocker, dengan sundulan pada menit ke-47.

Pada saat seolah pertandingan akan berakhir imbang 1-1, pada menit ketiga waktu tambahan babak kedua, penyerang pengganti Haris Seferovic yang masuk menggantikan Josip Drmic, mencetak gol kemenangan untuk Swiss.

Ricardo Rodriguez tampil sangat baik dalam laga kali ini dengan menyajikan dua assist yang berbuah gol bagi Swiss.

Berkat kemenangan tersebut tim besutan Ottmar Hitzfield untuk sementara memuncaki Klasemen Grup E dengan perolehan tiga poin, sembari menanti pertandingan lain antara Prancis melawan Honduras.

Jalannya pertandingan

Swiss sebetulnya cenderung lebih dulu melakukan serangan di awal-awal laga, termasuk dua upaya dari Xherdan Shaqiri dan Ricardo Rodriguez yang masih bisa digagalkan penjaga gawang Ekuador Alexander Dominguez pada menit ke-16 dan ke-18.

Sayang justru Ekuador yang mengambil keuntungan lebih dulu dengan gol dari Enner Valencia yang berawal dari eksekusi tendangan bebas oleh gelandang serang Walter Ayovi.

Ayovi mengirimkan umpan kepada Valencia yang berdiri bebas tanpa kawalan dan segera menyundul bola ke dalam gawang Diego Benaglio.

Tertinggal satu gol, Swiss berusaha lebih mengirimkan bola di sepertiga lapangan depan.

Meski demikian, peluang mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-35 lewat Gokhan Inler masih gagal, lantaran bola tendangan jarak jauhnya masih menyamping di sisi kiri gawang Dominguez.

Swiss terus melanjutkan dominasi permainan hingga akhir babak pertama, melalui penguasaan bola sebesar 60 persen dan melepaskan 10 percobaan tembakan yang tujuh di antaranya menemui sasaran.

Akan tetapi, agresivitas Swiss tidak mampu mengubah kedudukan sementara 1-0 bagi keunggulan Ekuador hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Hitzfield mengutus Mehmedi turun untuk menggantikan Stockers demi menambah daya gedor.

Keputusan itu segera membuahkan hasil saat penyerang bernomor punggung 18 itu sukses memanfaatkan sepak pojok yang dikirimkan Rodriguez ke arahnya.

Ia menyarangkan bola lewat sundulan kepala yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-47.

Kedua tim selanjutnya berusaha untuk menciptakan gol kemenangan, meskipun upaya mereka tidak kunjung membuahkan hasil.

Pada menit ke-66, Ekuador kembali menebarkan ancaman ke gawang Swiss, kali ini lewatJefferson Montero, sayang sepakannya masih bisa dihalau kaki Benaglio sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Sementara penyerang Swiss, Josip Drmic dianggap sudah berdiri di posisi offside, kala bersiap menyambut bola umpan dari Granit Xhaka, sehingga meskipun tendangannya masuk ke gawang namun tetap tidak mengubah kedudukan sementara.

Tendangan Noboa pada menit ke-73 mengarah ke depan kotak penalti hingga memancing Benaglio keluar dari sarangnya, sayangnya Enner Valencia gagal mengejar bola yang terlebih dulu disapu oleh Steve Von Bergen.

Pertandingan seolah akan berakhir dengan kedua tim berbagi satu poin, sebelum akhirnya pada menit ketiga waktu tambahan babak kedua penyerang pengganti yang lainnya, Haris Seferovic yang masuk menggantikan Josip Drmic, mencetak gol kemenangan Swiss.

Rodriguez, kembali berperan besar dalam terciptanya gol tersebut dengan mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti yang segera disambar Seferovic.

Pertandingan berakhir dengan kemenangan Swiss 2-1 atas Ekuador.


Berikut lineups Swiss lawan Ekuador mengutip laman resmi FIFA:

Swiss: Diego Benaglio (PG), Stephan Lichtsteiner, Steve Von Bergen, Johan Djouru, Ricardo Rodriguez, Gokhan Inler (K), Granit Xhaka, Valon Behrami, Valentin Stocker (Admir Mehmedi), Xherdan Shaqiri, Josip Drmic (Haris Seferovic)

Ekuador: Alexander Dominguez, Jorge Guagua, Frickson Erazo, Juan Paredes, Christian Noboa, Jefferson Montero (Joao Rojas), Walter Ayovi, Antonio Valencia (K), Carlos Gruezo, Felipe Caicedo (Michael Arroyo), Enner Valencia.
Untuk Informasi Piala Dunia 2014 Klik Ini.  
sumber: antaranews.com

Tuesday, June 3, 2014

Uji Coba Timnas Swiis vs Timnas Peru, 2 - 0

Uji Coba Timnas Swiis vs Timnas Peru, 2 - 0
prediksiskorbola77.com
Swiss berjuang keras untuk mengukir kemenangan 2-0 atas tim kuat berpengalaman, Peru, pada laga pemanasan terakhir, Selasa, sebelum mereka bermain di Piala Dunia Brazil.


Bek kanan Stephan Lichtsteiner memecah kebuntuan lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-78 dan Xherdan Shaqiri, yang duduk di bangku cadangan pada jam pertama pertandingan, mencetak gol kedua lima menit kemudian.

Swiss sebelumnya membuat beberapa peluang bagus melawan tim Amerika Selatan itu, yang bermain tanpa diperkuat beberapa pemain top mereka, seperti pemain dari Bundesliga Claudio PizarroJefferson Farfan, dan Carlos Zambrano.

Ricardo Rodriguez merupakan pemain paling hidup dalam tim Swiss pada babak pertama dan tendangan bebas pemain bek kiri itu sempat melayang ke arah gawang tapi penjaga gawang George Forsyth berhasil menyambarnya. 

Peru, yang terakhir kali maju ke Piala Dunia pada 1982, beberapa kali menguasai bola tetapi hanya sekali mengancam kedudukan lawan pada babak pertama, ketika Paolo Hurtad melakukan tembakan keras tapi ditepis Diego Benaglio.

Pada babak kedua permainan semakin keras sementara sekitar 1000 penonton Peru - membunyikan lonceng sepeda serta drum -, membuat suara berisik mengalahkan suara sekitar 14.000 penonton tuan rumah. 

Tuan rumah akhirnya membuat angka ketika Rodriguez mengirim bola dari sisi kiri dan Lichtsteiner meneruskannya ke pojok gawang. 

Enam menit kemudian, bola melayang ke lini berbahaya Peru dan Shaqiri menguasinya dan menenang ke antara sela kaki Forsyth, demikian Reuters melaporkan.

Untuk Informasi Piala Dunia 2014 Klik Ini.  
sumber: antaranews.com

Friday, May 30, 2014

Tim Swiss Di Piala Dunia 2014 Brazil

Tim Swiss Di Piala Dunia 2014 Brazil

Estádio Nacional, Brasília, wikimedia commons
Tim Swiss tampaknya menjadi salah satu tim Piala Dunia yang mengusung warga keturunan imigran dengan 50 persen skuad mereka tidak berdarah asli Swiss, menjelang pesta akbar sepak bola Piala Dunia yang akan berlangsung di Brazil pada Juni 2014.

Swiss negara kecil yang lebih memiliki olahraga favorit seperti hoki es atau Alpine Skiing, cukup membuat kejutan dengan tiga kali tampil di putaran final Piala Dunia, dan di Brasil nanti, Swiss bakal tampil bersama tim muda.

Beberapa pemain tim Swiss merupakan keturunan dari para keluarga Kosovo yang datang ke Swiss pada era 90-an, sedangkan imigran lain seperti gelandang Gelson Fernandes yang kelahiran Kepulauan Cape Verde dan Johan Djourou dari Pantai Gading.

Swiss memiliki pemain kunci seperti Stephan Lichtsteiner dan kapten Gokhan Inler serta Xherdan Shaqiri yang cukup diandalkan untuk bisa membawa Swiss melaju lolos dari babak grup.

"Dia selalu ingin nyaman berada di lapangan dan jika tidak ada kenyamanan itu maka akan sulit baginya, dia benar-benar seorang pesepakbola jalanan," kata Thorsten Fink yang melatihnya di FC Basel, seperti dikutip Reuters.

Shaqiri meroket karirnya di Basel setelah dia membuat debut profesionalnya pada usia 17 tahun, dan tahun berikutnya dia terpilih sebagai pemain terbaik Swiss pada 2011.

Sementara itu pelatih Jupp Heynckes yang membawa Shaqiri ke Bayern Munich mengatakan, pemain itu merupakan pemain serba bisa.

"Dia memiliki semua yang dibutuhkan oleh seorang pesepakbola dan itu dia tunjukkan setiap hari dalam latihan," kata pelatih yang membawa pemain berbakat itu ke Bayern pada 2012.

Swiss akan membuka penampilannya pada Piala Dunia di Brasil dengan lebih dulu menghadapi Ekuador di Brasilia pada 15 Juni, kemudian bertemu dengan Prancis di Salvador pada 20 Juni dan melawan Honduras di Manaus pada 25 Juni.

Gebrakan dengan pemain liga

Di bawah asuhan pelatih timnas Swiss Ottmar Hitzfeld, tim Swiss yang hampir keseluruhan pemainnya merupakan pemain yang berkiprah di liga-liga top Eropa, bakal membuat gebrakan di Brasil nanti.

Swiss cukup bisa diandalkan dengan barisan depan yang dimotori para pemain muda seperti Josip Drmic, Admir Mehmedi dan Haris Seferovic, begitu juga pemain tengah mereka trio Juventus, Inler, Blerim Dzemaili dan Valon Behrami bakal mampu bermain apik dengan gelandang lainnya Granit Xhaka yang merumput di Bayern Munich bersama kiper Diego Benaglio.

Sedangkan bek penuh Leichtsteiner yang bermain di Juventus, bersama pemain belakang Philippe Senderos dan Djourou Shaqiri, juga akan menjadi grendel bagi tim tersebut.

Berikut susunan pemain timnas Swiss untuk Piala Dunia 2014 Brazil:

Kiper: Diego Benaglio (VfL Wolfsburg), Yann Sommer (FC Basel), Marco Woelfli (Young Boys Berne)

Bek: Stephan Lichtsteiner (Juventus), Michael Lang. (Grasshoppers), Johan Djourou (SV Hamburg), Fabian Schaer (Basel), Steve von Bergen (Young Boys), Philippe Senderos (Valencia), Ricardo Rodriguez (VfL Wolfsburg).

Gelandang: Tranquillo Barnetta (Eintracht Frankfurt), Gelson Fernandes (Freiburg), Blerim Dzemaili (Napoli), Valon Behrami (Napoli), Gokhan Inler (Napoli), Pajtim Kasami (Fulham), Granit Xhaka (Borussia Moenchengladbach).

Striker: Eren Derdiyok (Bayer Leverkusen), Xherdan Shaqiri (Basel), Valentin Stocker. (Basel), Haris Seferovic (Real Sociedad), Josip Drmic (Nuremberg), Admir Mehmedi (Freiburg)