Showing posts with label Info kuliner. Show all posts
Showing posts with label Info kuliner. Show all posts

Sunday, March 8, 2015

Tahu Susu Bandung yang Terkenal

Tahu Susu Bandung yang Terkenal
www.ragamtempatwisata.com
Menyebut tahu susu Bandung sudah pasti yang teringat adalah Tahu Susu Lembang. Di sini Anda tidak hanya dapat melihat proses pembuatannya, akan tetapi juga dapat jalan-jalan sambil mencicipi olahan tahu yang bervariasi.

Tahu merupakan salah satu bahan makanan yang berasal dari Tiongkok. Berasal dari kata "doufu" yang memiliki arti kedelai yang terfermentasi. Tahu dibuat dengan cara menambahkan zat penggumpal yang dibuat dari rendaman tahu selama lebih dari 24 jam.

Tahu yang berkembang di Indonesia sangat beragam jenisnya. Salah satunya adalah tahu susu, jenis tahu ini merupakan sajian tahu khas Bandung. Tahu ini memiliki rasa yang gurih dengan tekstur tahu yang lembut.

Yang menjadi ciri khas dari tahu susu Bandung adalah bahan yang dicampurkan saat pembuatan tahu. Tahu susu terbuat dari campuran kacang kedelai, susu sapi murni, mentega, garam, kunyit, bawang putih, air dan biang tahu.

Dalam proses pembuatannya, kacang kedelai direndam selama 4 jam, dicuci dan digiling hingga lembut. Setelah itu direbus selama kurang lebih satu jam, kacang kedelai disaring dan dipisahkan ampasnya.

Setelah itu barulah ditambahkan susu murni, mentega, garam serta air biang tahu kemudian dimasukkan dalam cetakan dan dipress. Tahu dipotong sesuai ukuran dan didinginkan kemudian tahu siap untuk digoreng.

Di Bandung, tahu susu yang terkenal berada di kawasan Lembang. Di sini produksi tahu hingga aneka olahan sajian tahu dapat Anda nikmati. Jenis tahu susu yang ditawarkan ada dua jenis. Ada tahu susu kuning dan tahu susu putih. Jenis tahu ini hanya berbeda dalam pemakaian kunyit saja, secara umum rasanya tetap sama.

Tak hanya enak dipadukan dengan cabai rawit, akan tetapi tahu susu yang sudah digoreng juga semakin mantap saat dipadukan dengan saus kacang hingga kecap.

 Tahu susu yang sudah digoreng biasanya dapat bertahan 1-2 hari dalam suhu ruang. Sedangkan untuk tahu segar yang disimpan dalam lemari es dapat bertahan hingga 3 hari.

Sumber berita DetikFood

Kuliner Tahu Sumedang dan Kisahnya

Kuliner Tahu Sumedang dan Kisahnya
 
ariechicarito.blogspot.com
Siang ini memang enaknya bersantai sambil ngemil makanan gurih. Tahu Sumedang yang hangat, main enak dikunyah dengan cabai rawit segar. Apalagi diiringi minum segelas es teh manis yang dingin segar. Yummy!

Tahu yang berbentuk kotak dengan ukuran 2.5x2.5 cm ini bernama tahu Sumedang. Sesuai dengan namanya, tahu ini merupakan salah satu makanan khas daerah Sumedang, sekitar 46 km dari Bandung, Jawa Barat.

Tahu asal Sumedang ini juga biasa disebut dengan tahu Bunkeng atau Bungkeng. Bungkeng merupakan nama dari anak Ong Kin No, sang peracik tahu. Awalnya ia hanya membuat tahu untuk kebutuhan keluarga. Pada tahun 1917 ia membuka toko pertamanya.

Pada tahun 1928, Bupati Sumedang mencium aroma yang gurih dari tahu Bunkeng kemudian langsung menicicipnya. Ternyata Bupati sangat menyukai tahu ini dan yakin bahwa tahu Bunkeng akan laris manis jika di jual di pasaran. Kini dari satu toko di Tegalkalong berkembang menjadi beberapa toko. Bahkan kini dikenal hingga ke seluruh Indonesia.

Cara pembuatan tahu Sumedang hampir sama dengan tahu pada umumnya. Tahu ini dibuat dengan bumbu yang sama yaitu bawang putih dan diberi koagulan atau biang tahu yang disimpan selama 2-3 hari, yang prosesnya menggunakan asam cuka.

Tahu yang dibuat dengan cara tradisional memang tidak bertahan lama jika didiamkan pada suhu ruang. Tekstur kulitnya akan terasa lebih liat, tidak garing. Karnea itu penjaja penjual tahu Sumedang umumnya menggoreng tahu secara langsung saat tahu dipesan.

Tahu yang dibuat dengan bahan alami juga tidak bertahan lama dalam suhu ruang. Akan tetapi jika disimpan dalam kulkas lebih tahan lama. Cara menggorengnyapun juga harus tepat yaitu dalam minyak panas dan banyak hingga tahu terendam.

Jika Anda membeli dalam jumlah yang banyak, tahu ini akan dikemas dalam wadah keranjang yang terbuat dari anyaman bambu yang diberi kertas roti di dalamnya. O,ya umumnya penjual tahu juga menjual lontong atau buras. 

Sumber berita DetikFood