Showing posts sorted by relevance for query timnas u-19. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query timnas u-19. Sort by date Show all posts

Monday, May 5, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Skor 1-1.

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Skor 1-1.

Youtube.com
Timnas Indonesia U-19 hanya bermain imbang 1-1 dengan Myanmar U-19 dalam ujicoba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/4) malam. Gol Timnas U-19 dicetak oleh Muchlis Hadi Ning di menit ke-4. Sedangkan gol balasan Myanmar tercipta atas nama Aung Thu di menit ke-8.

Dari menit pertama, Myanmar U-19 tak mau kalah dalam memberikan perlawan terhadap tuan rumah. Tetapi. di menit 4 ke Muchlis Hadi akhirnya mencetak gol pertama di pertandingan ini. Lolos dari jebakan offside, Muchlis melepaskan sepakan keras ke gawang Myanmar U-19.

Keunggulan Indonesia U-19 hanya bertahan 4 menit. Lewat serangan balik cepat, Aung Thu mampu menyamakan kedudukan usai memanfaatkan umpan dari Yan Naing Oo.

Setelahnya, permainan kedua tim justru menurun. Indonesia U-19 kesulitan mendominasi penguasaan bola. Pressing-pressing ketat yang dilakukan para pemain Myanmar U-19 mampu membuat para gelandang Indonesia U-19 frustrasi. Mereka terlihat terburu-buru saat membangun serangan.

Bukan hanya itu, kinerja lini belakang Indonesia U-19 juga tidak terlalu baik. Beberapa kali pertahanan Indonesia U-19 harus bersusah payah menghalau serangan Myanmar U-19.

Pada injury time, Myanmar U-19 hampir saja unggul. Beruntung, bola hasil sepakan bebas kapten Myanmar U-19, Maung Soe, hanya membentur mistar. Hingga jeda, skor 1-1 bertahan.


Di babak kedua, Timnas U-19 mencoba terus menggempur. Akan tetapi, justru Myamar yang lebih dulu mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-48. Sayang, eksekusi tendangan bebas Nanda Kyaw berhasil ditepis oleh Ravi Murdianto.

Timnas U-19 baru memiliki kesempatan mencetak gol saat laga memasuki menit ke-53. Namun, sepakan keras kaki kanan Hansamu Yama dari luar kotak penalti hanya melenceng di sisi kiri gawang.

Keasyikan menyerang, timnas U-19 melupakan pertahanan. Pada menit ke-65 Yan Naing Oo nyaris mengoyak gawang Garuda Jaya. Tinggal berhadapan dengan Ravi Murdianto, Yan langsung melepaskan sepakan kaki kanan. Tapi, usaha Yan masih melenceng di sisi kiri gawang.

Timnas U-19 semakin intens membangun serangan. Namun, sepakan keras Maldini dari luar kotak penalti pada menit ke-74 masih melambung di atas mistar. Sementara tendangan David Maulana di menit ke-78 terlalu lemah dan dapat diamankan dengan baik oleh kiper.

Pada menit ke-89 Hansamu Yama kembali gagal mengoyak gawang Myanmar. Sepakan keras bek bernomor punggung 16 itu melenceng jauh dari sasaran.

Di masa injury time, Timnas U-19 harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua yang diterima oleh Hansamu Yama. Hansamu terpaksa diusir keluar lapangan karena melakukan pelanggaran terhadap striker Myanmar. Sampai peluit panjang tanda laga usai, tidak ada lagi gol yang tercipta bagi kedua tim.

Selanjutnya kedua tim akan bertemu lagi pada Rabu (7/5) di tempat yang sama.

sumber, ligaindonesdia.co.id 

Friday, April 11, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Oman Skor 2-1 Laga Uji Coba Di Timur Tengah

Timnas Indonesia U-19 vs Oman Skor 2-1 Laga Uji Coba Di  Timur Tengah

ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 akhirnya sukses membalas kekalahan atas tuan rumah Oman U-19. Ya, Garuda Muda menang dengan skor 2-1 di Stadion Sultan Qaboos, Muscat, Oman, Jumat (11/4) malam.
Dua gol kemenangan Timnas U-19 dicetak oleh M Faturochman di menit 65 melalui titik penalti dan Dimas Drajat di menit 89. Sedangkan gol hiburan tuan rumah dilesakkan oleh Muad Al Khaldi di menit 74.
Di babak pertama peluang pertama Timnas U-19 tercipta di menit ke-14. Ilham Udin melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti Oman. Namun bola mendatar hasil sepakannya masih melebar di sebelah kanan gawang Oman yang dikawal Bilal.
Tiga menit berselang, Oman membalas serangan. Tendangan first time Marwan Al Siabi dari depan kotak penalti Timnas U-19 masih bisa ditepis oleh Ravi Murdianto.
Oman kembali mengancam gawang Timnas U-19. Pada menit ke-27, Abdullah Fawaz melepaskan tendangan kaki kiri setelah memanfaatkan tendangan bebas. Namun, Ravi masih cekatan menepis bola.
Hingga menit ke-35, Garuda Muda mendapat tekanan yang sangat hebar dari Oman. Juma Al Siabi dan kawan-kawan mengurung pemain Timnas U-19 di dalam kotak penalti.
Enam menit kemudian, Timnas U-19 balik melakukan serangan. Bekerja sama dengan Ilham Udin, Muchlis Hadi Ning melepaskan tendangan kaki kanan. Sayang, usahanya masih mudah ditangkap oleh Bilal.
Menit ke-44, Ilham Udin melepaskan tendangan jarak jauh dengan kaki kirinya. Namun bola hasil sepakannya masih melebar di sebelah kanan Oman. Hingga turun minum, pertandingan tersebut belum terjadi gol.
Di babak kedua, Oman lebih tenang dalam menciptakan skema penyerangan. Namun, kubu tuan rumah masih buruk dalam sentuhan akhir.
Timnas U-19 akhirnya bisa mencuri gol pada menit ke-65 lewat tendangan penalti, setelah pemain belakang Oman melakukan handball.
M. Faturochman kali ini ditunjuk sebagai algojo menggantikan Evan Dimas Darmono. Bek asal Ngawi itu dengan tenang menipu kiper.
Namun, skor 1-0 hanya bertahan sampai menit ke-74. Oman sukses menyamakan kedudukan lewat tandukan Muad Al Khaldi memanfaatkan sepak pojok. Menit 89 tendangan Septian David berhasil ditepis kiper Oman dan membentur mistar. Bola muntah mampu dimaksimalkan oleh Dimas Drajat dan menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk Timnas U-19 dan bertahan hingga laga usai.
Selanjutnya Evan Dimas dkk akan dua kali menghadapi Uni Emirat Arab di Dubai (14 dan 16 April) lalu menghadapi klub Al-Shabab U-19 tanggal 19 April.

ligaindonesia.co.id

Sunday, May 4, 2014

Timnas Indonesia U-19; Uji Coba Lawan Myanmar U-19

Timnas Indonesia U-19; Uji Coba Lawan Myanmar U-19
ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 akan melakoni laga uji coba menghadapi Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/4). Kemenangan pun dipatok oleh Garuda Muda di laga ujicoba ke 19 ini.

Dari 18 pertandingan yang sudah dijalani, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan baru sekali menelan kekalahan, yakni melawan Oman dengan skor 2-1 di ajang Tur Nusantara, 9 April lalu. Sisanya, Garuda Muda meraih 12 kemenangan dan lima hasil imbang.

"Kami akan menjalani pertandingan uji coba yang ke-19 kalinya. Kami selalu belajar dari hasil uji coba sebelumnya," ucap Indra.

"Saya selalu berharap Timnas U-19 selalu meraih kemenangan di setiap laga uji coba. Tapi saya beerharap perkembangan pemain tidak terlalu cepat dan lambat juga," sambung pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Pria asal Padang, Sumatera Barat itu menegaskan kalau anak asuhnya sudah siap bertanding melawan Myanmar. Indra pun menambahkan kalau dirinya tak mau memikirkan gaya permainan yang akan diterapkan oleh tim besutan Gerd Friedrich Horst.

"Pemain sudah sangat siap untuk pertandingan nanti. Saya tidak mau memikirkan Myanmar, biar mereka yang memikirkan Timnas U-19," paparnya.

Namun Indra mengaku menghawatirkan perkembangan Evan Dimas dkk. Seperti diketahui Garuda Muda  sudah melakukan pemusatan latihan selama lima bulan untuk tampil di Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar pada tanggal 9 hingga 23 Oktober 2014.

Menurutnya, perkembangan anak asuhnya sudah semakin bagus. Bahkan nilai VO2 Max penggawa Timnas U-19 meningkat lima digit. Kini, nilai rata-rata VO2 Max Garuda Muda berada di angka 60-65.

"Semalam, kami (tim pelatih) sudah berbicara kalau perkembangan anak-anak terlalu cepat. Padahal kami ingin peak performance saat putaran final Piala Asia nanti," tambah Indra.

"Peak performance akan cepat naiknya jika latihan sangat berat. Namun, kalau ringan juga tidak terlalu bagus. Itu yang kami jaga agar hal itu tidak terjadi," sambungnya.

Indra mengaku kalau penyebab peak performance Timnas U-19 meningkat sangat cepat karena sudah tidak sabar tampil di Piala Asia U-19.

"Pemain dan staf pelatih sudah tidak sabar ingin tampil di Piala Asia U-19. Banyak yang menginginkan kalau Piala Asia berjalan sekarang," tegasnya.

Di Piala Asia U-19, Indonesia tergabung di dalam Grup B bersama Australia, Uzbekistan dan Uni Emirates.

 sumber, ligaindonesia.co.id




Arab.

Friday, September 26, 2014

Timnas U-19 vs Real Madrid C: 0-5, Laga Uji Coba ke 3 di Spanyol

Timnas U-19 vs Real Madrid C: 0-5, Laga Uji Coba ke 3 di Spanyol
aktualpost.com
Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan telak 0-5 dari Real Madrid C dalam laga ujicoba di Estadio Alfredo Di Stefano, Madrid, Kamis (25/9).  Ini merupakan laga terakhir Garuda Muda dalam Tur Spanyol sebelum mengikuti AFC U-19 Championship 2014 di Myanmar bulan depan.

Di awal laga Read Madrid C langsung menggempur barisan pertahanan Garuda Jaya. Empat pemain bertahan Timnas U-19, 4. Mahdi Albaar, Febly Gushendra, Rudolf Yanto Basna, Ricki Fajrin dipaksa bekerja keras.

Pemain-pemain utama seperti Evan Dimas, Ilham Udin, Muhammad Hargianto, termasuk kiper Ravi Murdianto dicadangkan Indra. Rotasi pemain ternyata ikut mempengaruhi performa Timnas U-19.

Madrid mendapatkan penalti setelah Rudolf Yanto Basna melanggar Agoney di menit 42. Juanjo Navarez yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan sempurna

Terus digempur, Madrid tinggal menunggu waktu mencetak gol. Dan benar saja, Javier Munoz sukses mengoyak jala gawang Timnas U-19 yang dicetak Javier Munoz.

Memanfaatkan umpan terobosan, kiper Diki Indrayana tidak mampu menahan bola diagonal tendangan Munoz. Skor 2-0 untuk keunggulan Madrid bertahan hingga turun minum.

Ketertinggalan Timnas U-19 semakin besar. Pada menit ke-55, Alvaro Guerrero mencetak gol setelah melakukan umpan satu dua dengan Juanjo. Skor pun berubah menjadi 3-0 untuk tuan rumah.

Pada menit ke-82, Timnas U-19 kembali kebobolan. Alvaro mencetak gol kedua dengan memaksimalkan bola muntah yang dihadang Diki Indriyana dan mengubah keadaan menjadi 4-0.

Di menit 90, Timnas U-19 akhirnya harus kembali kebobolan untuk kelima kalinya setelah Caballo Alonso mencetak gol dari titik penalti. Skor 5-0 ini menjadi skor akhir laga ini.

"Akhirnya kita telah selesai melakukan Tur Spanyol. Kita tim pelatih sudah tahu dari 26 pemain yang kita bawa disini akan kami coret 3 pemain untuk AFC Cup nanti di Myanmar,"kata Indra Sjafri arsitek Timnas U-19 usai laga.

"Di Spanyol kita banyak belajar, dan kita harus sering ujicoba dengan beberapa tim besar alias yang punya level tinggi agar mengasah kemampuan kita. Besok kita pulang Indonesia dan tanggal 30 September kita kumpul latihan lagi," tutup Indra.
Untuk Informasi Timnas U19 klik ini.
sumber;pssi.org

Thursday, September 18, 2014

Timnas U-19 vs Atletico Madrid B: 1-1, Laga Uji Coba ke 2 di Spanyol

Timnas U-19 vs Atletico Madrid B: 1-1, Laga Uji Coba ke 2 di Spanyol
youtube.com; sctv
Timnas Indonesia U-19 bermain imbang 1-1 dengan Valencia B di Ciudad Deportivo de Paterna, Valencia, Kamis (18/9) malam WIB. Bagi Evan Dimas dkk ini adalah ujicoba kedua, sebelumnya Garuda Muda menelan kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid B (16/9).

Di awal laga Garuda Muda tampil cukup percaya diri dan berani meladeni permainan Valencia B. Kesulitan menerobos dari tengah, Valencia melancarkan serangan-serangan lewat sayap.

Hasilnya, pada menit 17, mereka unggul terlebih dahulu lewat gol Castillejo. Diawali serangan dari sayap kiri, sodoran bola datar disambut sontekan, dan mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal, anak asuh Indra Sjafri terus melawan dan mencoba bermain lebih sabar sebelum menembus daerah pertahanan tim tamu. Beberapa kali Ilham Udin menusuk dari sayap kiri, namun dari sejumlah peluang yang didapat, belum ada yang bisa dimanfaatkan dengan baik.

Menit ke-36, Timnas U-19 menyamakan kedudukan lewat Evan Dimas. Berawal dari serangan di sisi kiri pertahanan Valencia, Septian David Maulana mengirim umpan terobosan kepada Evan, yang langsung dituntaskan dengan tendangan kaki kanan. Skor menjadi 1-1.

Selanjutnya, permainan masih berjalan cukup ketat. Valencia mencoba untuk kembali unggul, sedangkan Indonesia berusaha memanfaatkan situasi. Namun, hingga wasit mengakhiri babak pertama, skor tetap 1-1.

Di babak kedua, kedua tim bermain hati-hati. Menit ke-63, Timnas U-19 mencoba lakukan gebrakan. Sayang umpan silang yang dilepaskannya ke kotak penalti tak ada yang menyambut. Menit 68 giliran Valencia B yang mampu membahayakan gawang Timnas U-19.

Castillejo mampu menerobos hingga kotak penalti. Untung saja, Hansamu mampu melakukan tekel yang efektif. Di menit ke-70, Timnas U-19 mendapatkan peluang karena mendapatkan hadiah tendangan bebas. Sayang, umpan dari tendangan bebas ke sisi kanan tak mampu dijangkau Sahrul.

Di menit ke-88, peluang emas kembali didapatkan timnas U-19. Sayang, Dinan yang sudah berhadapan dengan kiper Valencia B tak mampu mencetak gol karena tembakannya mampu ditangkis. Sampai peluit babak kedua dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1.

Usai laga pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan gol Valencia B  tercipta karena kelengahan pemain belakangnya."Pemain belakang kita lakukan kesalahan. Ini pekerjaan rumah yang harus kita perbaiki," kata Indra.

Indra menambahkan merotasi pemain karena kurang puas dengan performa para pemain sebelumnya. Dengan merotasi pemain, ia berharap mendapatkan komposisi yang lebih baik dalam laga berikutnya.

"Mudah-mudahan dalam laga selanjutnya melawan Barcelona nanti akan lebih baik lagi," ungkap Indra.

Setelah melawan Valencia B, Timnas U-19 akan bertolak ke Barcelona. Di sana Evan Dimas dkk akan menjajal tim Barcelona B (24/9).
Untuk Informasi Timnas U19 klik ini.
sumber:pssi.org

Tuesday, May 27, 2014

Malam Ini Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Lebanon U-19, Uji Coba di Stadion Manahan, Solo

Malam Ini Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Lebanon  U-19, Uji Coba di Stadion Manahan, Solo
ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 kembali melakoni laga ujicoba internasional dengan menjamu Timnas Lebanon U-19 di Stadion Manahan, Solo, Rabu (27/5) malam. Sebelumnya Garuda Muda melakukan dua kali pertandingan ujicoba melawan Timnas Yaman dengan meraih kemenangan 3-0 (23/5) dan imbang 1-1 (25/5) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan akan menurunkan kondisi pemain yang siap tempur di laga nanti.

"Masih ada beberapa pemain yang cedera yakni Dimas Drajad, Eriyanto, Ryuji Utomo, dan Yabes. Sepertinya mereka tidak akan bermain,"kata Indra saat jumpa wartawan jelang laga di Hotel Ibis, Selasa (27/5).

Indra juga menambahkan setiap uji coba akan dimanfaatkan untuk mempersiapkan kualitas tim menuju Kejuraan Asia U-19 bulan Oktober 2014 mendatang di Myanmar.

"Starting line up nantinya bisa siapa aja. Tidak ada pemain utama maupun cadangan, siapa yang siap tampil ya akan diturunkan. Kualitas pemain saya kira hampir sama, tinggal kesempatan bermain yang berbeda," beber pelatih asal Padang ini

"Seperti biasa kita akan main dengan pola 4-3-3. Kami saat ini terus mengasah finishing touch anak-anak. Kami juga sudah tahu tim Lebanon yang banyak pemain dengan postur tinggi," pungkas Indra.

Sementara itu Pelatih Lebanon, Bassem Ali Mohammad mengucapkan terimakasih sudah diundang PSSI untuk melakukan ujicoba melawan Timnas U-19.

"Ini pertama kalinya kami singgah di Kota Solo. Kita menempuh 36 jam perjalanan dari Lebanon serta nyaman tinggal di sini," ungkap Bassem disaat bersamaan.

"Ini pertama kita melakukan ujicoba internasional. Kami sudah banyak mendengar kekuatan Timnas Indonesia U-19. Disini kami ingin mengambil keuntungan dengan mengalahkan tuan rumah serta merasakan atmosfer tekanan suporter Indonesia. Kami akan perlihatkan kekuatan kami," tegas Bassem.

Basse juga menjelaskan sebenarnya ada pertandingan yang akan diikuti Timnas Lebanon yakni Arab Cup, tetapi turnamen tersebut ditunda.

"Kami butuh pertandingan internasional untuk pemanasan jelang Arab Cup. Kita juga membawa 6 hingga 7 pemain baru kesini, salah satunya Felipe Colly. Besok kita akan memakai pola 4-2-3-1," pungkasnya.

Salah satu pemain Lebanon, Felipe Colly juga mengaku sudah tahu kualitas Timnas Indonesia U-19. "Tuan rumah sangat berkualitas. Saya dan teman-teman satu tim sudah menunggu laga ini. Kami rasa pertandingan besok akan berjalan menarik," kata Felipe.

sumber: ligaindonesia.co.id

Friday, April 25, 2014

Timnas Indonesia U-19; Optimis Lolos Penyisihan Grup

 Timnas Indonesia U-19; Optimis Lolos Penyisihan Grup

ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 yakin bisa lolos dari babak penyisihan Grup B setelah mengetahui hasil undian Kejuaraan AFC U-19 2014 yang akan berlangsung di Myanmar pada tanggal 9 hingga 23 Oktober mendatang. Evan Dimas dkk berada di Grup B bersama Australia, Uzbekistan dan Uni Emirat Arab.
Undian Kejuaraan AFC U-19 2014 berlangsung di Grand Ball Room Park Royal Hotel Yangon, Myanmar, Kamis (24/4). Turnamen yang juga merupakan kualifikasi menuju Piala Dunia U-20 2015 itu diikuti oleh 16 negara.
"Alhamdulillah, Tuhan telah menentukan lawan untuk Timnas Indonesia U-19. Mari kita awali dengan Bismillah dan menatap penuh optimis lolos ke babak selanjutnya," ungkap Indra Sjafri, arsitek Timnas U-19.
Senada dengan Indra, Asisten pelatih Timnas U-19, Eko Purjianto juga yakin bisa lolos dari fase grup. "Kami harus siap, semua tim yang ada di Grup B harus diwaspadai. Namun, kami sangat optimistis bisa melangkah ke babak delapan besar," ucap Eko.
Dari ketiga tim yang akan dihadapi Timnas U-19, Uni Emirat Arab merupakan negara yang sudah pernah dihadapi tim besutan Indra Sjafri tersebut. Pertemuan keduanya terkadi di awal bulan April dalam ketika Garuda Muda malakukan Tur Timur Tengah. Tim besutan Indra Sjafri menang dua kali dari UEA dengan skor 2-1 dan 4-1.
"Kami semua tahu kekuatan tim Arab seperti apa. Tetapi itu (hasil Tur Timur Tengah) tidak bisa menjadi patokan di pertandingan yang sesungguhnya. Kami harus tetap waspada," papar Eko.
Grup neraka akan berlangsung di Grup C yang diisi oleh Cina, Jepang, Vietnam, dan juara bertahan Piala AFC U-19, Korea Selatan. Seperti diketahui empat tim yang bisa menembus babak semifinal akan tampil di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada tahun 2015.
 
Berikut Hasil Undian Kejuaraan AFC U-19 2014
Grup A ; Myanmar, Yaman, Thailand, Iran
Grub B ; Indonesia, UEA, Australia, Uzbekistan
Grub C ; Vietnam, China, Jepang, Korea Selatan
Grup D ; Oman, Qatar, Korea Utara, Irak
 
sumber, ligaindonesia.co.id 

Sunday, May 25, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Yaman U-19, Berbagi Angka 1-1, Uji Coba ke 2.

Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Yaman  U-19, Berbagi Angka 1-1, Uji Coba ke 2.
/
ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 bermain imbang 1-1 dengan Yaman U-19 dalam laga ujicoba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (25/5). Ini adalah pertandingan kedua bagi kedua tim setelah dua hari lalu Garuda Muda menang 3-0 di tempat yang sama.

Di laga ini Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri tidak diperkuat pilar-pilar utamanya seperti kapten tim Evan Dimas, Ilham Udin Armayn dan Maldini Pali. Meski begitu Timnas U-19 mampu menguasai bola dengan permainan kombinasi umpan-umpan pendek.

Yaman juga mampu memberikan perlawanan sengit. Para pemain mereka bekerja keras merebut bola dari kaki anak-anak asuh Indra Sjafri untuk kemudian melakukan serangan balik cepat.

Garuda Muda beberapa kali mendapatkan peluang. Salah satunya melalui Miftahul Hamdi. Dia melepaskan tendangan keras dari tengah lapangan, beruntung bola menyamping tipis di sisi gawang.

Meski sama-sama tampil menyerang dan mencetak beberapa peluang, sayangnya sampai waktu turun minum tak ada gol tercipta.

Di babak kedua, Timnas U-19 berhasil memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti Hendra Sandi di menit 57. Penalti diberikan wasit usai pemain bertahan Yaman melakukan handball di kotak penalti.

Namun gol tersebut mampu dibalas pada menit 77. Gantian Timnas U-19 diganjar hukuman tendangan penalti usai Miftahul Hamdi melakukan pelanggaran. Osamah Anbar yang ditunjuk sebagai ekskutor menyelesaikan tugasnya dengan sempurna.

Indonesia U19 1-1 Yaman U19 (Hendra 58′-pen / Ahmed 78′-pen)
Indonesia U19: Awan Setho; Mahdi Fahri, Sahrul Kurniawan, Febly Gushendra, Bagas Adi (Ricky Fajrin 70′); Ichsan Kurniawan, Hendra Sandi, Alqomar Tehupelasury (Irfandi Zein 63′); Septian David, Miftahul Hamdi, Martinus Novianto
Yaman U19: Yaser Manaji; Esam Noman (Alaadin Noman 46′), Akram Najib, Mugahed Abdo Alawi Zein 46′); Ali Mohamed (Rami Ali Yahya 46′), Abd Yaseen (Tawakul Akbal 46′), Ali Abdullah (Gehad Mohamed 84′), Mohammed Gamal, Osamah Ahmed; Ahmed Abdulhakim, Mohameed Abdullah (Sulaiman Abdo 70′)

sumber,ligaindonesia.co.id

Saturday, April 19, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Klub Al-Shabab UEA, 2-1: Laga Uji Coba Di Timur Tengah

 Timnas Indonesia U-19 vs  Klub Al-Shabab UEA, 2-1: Laga Uji Coba Di Timur Tengah
 
.ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 mengakhiri laga ujicoba di Timur Tengah dengan bermain imbang 2-2 dengan klub Al Shabab di Al Shabab Al Arabi Complex, al Mamzar, Dubai, United Arab Emirates (UAE), Jumat (18/4).
Di babak pertama Timnas U-19 sudah unggul 2-1 lewat dua gol yang dicetak Dimas Drajat dan Zulfiandi. Sedangkan,  satu gol Al Shabab dicetak kapten, Jasem Hassan. 
Gol pertama Timnas U-19 dicetak Dimas Drajat menit 20. Memanfaatkan umpan terobosan dari sektor tengah lapangan dari Hendra Sandi Gunawan, Dimas melepaskan tendangan keras. Bola meluncur deras tanpa bisa dihalau kiper Al Shabab, Abdulla Mohammad.
Tidak butuh waktu lama buat tim tamu menyamakan kedudukan. Menit 25, Al Shabab berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Mohamed Obaid. Bola umpan lambung Al Shabab sebenarnya mampu ditangkap oleh kiper Muhammad Diky Indrayana. Namun bola lepas dari tangkapan Diky dan disambar Hassan dengan tendangan keras dari jarak dekat.
Tim asuhan Indra Sjafri itu berusaha menguasai lini tengah untuk mendikte permainan Al Shabab. Di menit 32, Zulfiandi kembali membuat Timnas U-19 unggul. Tendangan diagonal Zulfiandi dari luar kotak penalti tidak mampu dibendung Abdulla Mohamed. Skor 2-1 untuk keunggulan Timnas U-19.
Tertinggal 1-2, Al-Shabab terus menekan jantung pertahanan Timnas U-19 yang digalang Ryuji Utomo dan kawan-kawan. Serangan balik cepat diperagakan tim asuhan Luis Fernandes itu untuk menyamakan kedudukan lagi. Namun hingga turun minum, skor 2-1 masih tetap untuk keunggulan Indonesia.
Pada babak kedua, Garuda Muda meningkatkan intensitas penyerangan. Tim tuan rumah kesulitan untuk mengimbangi permainan sehingga melakukan beberapa pelanggaran keras yang menjurus ke kasar.
Al Shadad menyamakan kedudukan pada menit 58. Mohamed Obaid mencetak gol melalui tendangan dari luar area kotak penalti. Penjaga gawang M. Diky Indriyana tidak bisa mengantisipasi, karena salah dalam penempatan posisi.
Pada menit 68, Timnas  U-19 mengancam. Yabes Roni bergerak dari sisi ke kanan, kemudian mengirimkan umpan. Bola membentur tiang gawang, sayang tidak terjadi gol.
Indra Sjafri pun memberikan kesempatan kepada Yabes Roni, Reza Fahlevi, Septian David, dan Irfandi untuk bermain. Namun tak ada gol tambahan tercipta. Sampai laga berakhir kedudukan bertahan imbang 2-2.
  
ligaindonesia.co.id

Wednesday, May 28, 2014

Hasil Uji Coba Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Lebanon U-19, 0 - 0.

 Hasil Uji Coba Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Lebanon  U-19, 0 - 0.
 
/
ligaindonesia.co.id

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengapresiasi pemain Timnas U-19 yang sudah bermain dengan konsisten. Hal ini dikatakan Indra seusai Timnas Indonesia U-19 ditahan imbang 0-0 oleh Timnas Lebanon di Stadion Manahan, Solo, Rabu (28/5).
"Anak-anak sudah bermain sesuai dengan taktik dan strategi kami. Ini adalah ujicoba ke 24 kita," kata Indra.
Pelatih asal Padang ini menambahkan Garuda Muda sudah banyak melawan tim dengan macam-macam taktik, dan juga karakter tim lawan.  "Hasil ujicoba ini sudah sesuai dengan target kami, walaupun kami masih sedikit bermasalah dengan finishing touch," jelas Indra.
"Setelah ini kami akan melakukan evaluasi lagi di semua sektor, terutama lini depan karena berhubungan dengan penyelesaian akhir," tutup Indra.

Setelah melakukan ujicoba dengan Lebanon, Timnas U-19 akan melakoni ujicoba Tur Nusantara Jilid 2 yang dimulai tanggal 6 Juni mendatang.
Sementara itu Pelatih Lebanon, Bassem Ali Mohammad mengakui Timnas Indonesia U-19 adalah tim yang bagus. "Saya juga mengucapkan terimakasih kepada PSSI telah mengundang tim Lebanon dan juga teman media yang telah meliput. Indonesia adalah tim yg bagus. Begitu juga dengan tim kami yang juga telah bermain baik," jelas Bassem.
Bassem mengakui dirinya tidak melihat kelemahan dari tim Indonesia. "Kondisi fisik pemain kami kurang bagus karena hanya memiliki waktu persiapan 3 minggu. Sedangkan Indonesia sendiri sudah mempersiapkan tim begitu lama," jelas Bassem.
"Saya puas dengan permainan tim kami, karena memang tim Indonesia sangat kuat. Tadi kita juga sempat kewalahan melawan Timnas Indonesia U-19," pungkasnya.

sumber: ligaindonesia.co.id

Wednesday, April 16, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Oman U - 19, 2-1: Laga Uji Coba Di Timur Tengah

Timnas Indonesia U-19 vs Oman U - 19, 2-1: Laga Uji Coba Di Timur Tengah
 
ligaindonesia.co.id
Pasukan Garuda Jaya Timnas U-19 memenangkan duel kedua melawan tuan rumah Oman U-19  dalam laga ujicoba Tur Timur Tengah yang digelar di Sutan Qaboos Stadium, Muscat, pada Jumat (11/4/2014). Hasil Timnas Indonesia U-19 vs Oman berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Garuda Jaya.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-19 sukses menuntaskan dendam setelah di pertandingan pertama yang digelar tanggal 9 April 2014 lalu kalah dari lawan yang sama di tempat dan dengan skor yang sama pula.
Menghadapi Oman untuk kali kedua, pelatih Indra Sjafri tidak mengubah susunan pemain Timnas Indonesia U-19. Ravi Murdianto masih dipercaya mengawal gawang Garuda Jaya, didampingi oleh empat bek yakni I Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Sahrul Kurniawan, dan Fatchu Rohman.
Demikian pula di lini tengah dan depan. Trio Evan Dimas, M. Hargianto, dan Zulfiandi menopang tiga penyerang Timnas U-19 yang diperankan oleh Maldini Pali, Ilham Udin Armayn, dan Muchlis Hadi Ning Saefulloh.

Laporan Jalannya Laga
Meskipun menurunkan skuat utamanya, Timnas Indonesia U-19 susah mengembangkan permainan karena terus ditekan oleh tuan rumah yang memang relatif tampil lebih baik dan rapi. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0 kendati Oman praktis menguasai jalanya laga.
Situasi sebenarnya tidak berubah di awal babak kedua. Tuan rumah masih sering mengancam gawang Ravi Murdianto. Namun, justru Indonesia yang mendapatkan gol terlebih dulu. Berawal dari kemelut di depan gawang Oman, wasit menunjuk titik putih setelah melihat adanya pelanggaran pada menit 64.
Fatchu Rohman yang bertugas sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, skor 1-0 untuk Indonesia. Akan tetapi, Oman sukses membuat gol penyeimbang pada menit 75 lewat skema tendangan sudut yang ditanduk dengan manis oleh  Muaadh Al Khaldi. Skor imbang 1-1.
Satu menit jelang laga usai, Indonesia akhirnya mencetak gol kemenangan. Aksi sang supersub David Septian Maulana mampu mengecoh bek Oman sebelum melepaskan tendangan keras yang masih bisa ditangkal kiper tuan rumah dengan brilian.
Beruntung, Dimas Drajad tanggap menyambut bola mental yang terpantul dari tiang gawang dengan loncatan tinggi dan diikuti sundulan. Bola pun masuk dan Indonesia memungkasi pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas Oman.

sumber, aktualpost.com

Friday, June 6, 2014

Hasil Uji Coba, Timnas Indonesia U-19 vs Tim Pra-Pon Aceh, 4 - 0

Hasil Uji Coba, Timnas Indonesia U-19 vs Tim Pra-Pon Aceh, 4 - 0
ligaindonesia.co.id
Timnas Indonesia U-19 melibas tim Pra PON Aceh dengan skor telak 4-0 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/6). Ini adalah laga perdana bagi Evan Dimas dkk di Tur Nusantara Jilid 2.
Seperti diketahui laga ujicoba sangat diperlukan anak asuh Indra Sjafri demi mengikuti putaran Final AFC Cup U-19 bulan Oktober mendatang di Myanmar. Kemenangan Garuda Muda dibuka lewat aksi Miftahul Hamdi. Di menit 16, ia yang menerima umpan sepak pojok Hendra Sandi sukses menyarangkan bola dengan sundulannya.
Keunggulan Timnas U-19 nyaris bertambah di menit 24. Kiper Pra-PON Aceh, Miswar dengan sengaja menjatuhkan pemain lawan di area terlarang. Tapi Dinan Yahdian yang ditunjuk sebagai algojo penalti gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakannya melebar ke sebelah kiri gawang.
Timnas U-19 baru bisa menggandakan keunggulannya di menit 42. Berawal dari sepakan keras Hendra Sandi, bola kemudian diteruskan ke gawang oleh Dinan Yahdian. Skor 2-0 menutup babak pertama.
Selepas jeda, Timnas U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, mereka sukses membuat gol di menit 53. Hendra Sandi berhasil mengelabuhi tiga pemain bertahan Pra-PON Aceh sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras ke arah gawang.
Kemenangan Timnas U-19 ditutup lewat gol Evan Dimas di menit 74. Ia yang menerima umpan Miftahul Hamdi sukses menyarangkan bola dengan sodoran kaki kanannya. Setelah melawan Pra-PON Aceh, Garuda Muda akan menghadapi Semen Padang U-21 di Stadion H.Agus Salim, Padang pada 11 Juni 2014 mendatang.

Berikut Jadwal Timnas Indonesia U-19 Di Bulan Juni (Tur Nusantara Jilid Dua):

Live SCTV

1) Nanggroe Aceh Darussalam
Tim Pra PON
Match tanggal 6 Juni

2) Padang
Semen Padang U21
Match tanggal 11 Juni

3) Pekanbaru
Pra PON Riau
Match tanggal 16 Juni

4) Palembang
Sriwijaya FC U21
Match tanggal 20 Juni.
 

sumber: ligaindonesia.co.id 

Thursday, October 9, 2014

Prakiran Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Uzbekistan U-19 , Piala Asia U-19 2014

Prakiran Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Uzbekistan U-19 , Piala Asia U-19 2014
pssi.org
Tim Nasional Indonesia U-19 akan melakoni laga perdana Piala Asia U-19 yang cukup sulit. Garuda Jaya harus bekerja ekstra keras demi menjungkalkan Uzbekistan di Stadion Thwunna, Yangon, Jumat (10/10/2014) sore. 

Tim berjuluk Serigala Putih tersebut cukup berpengalaman di kancah Piala Asia U-19. Mereka tiga kali menjadi semifinalis pada 2002, 2008, dan 2012. Pada 2012, Uzbekistan yang segrup dengan Yordania, Korea Utara, dan Vietnam, melangkah mulus ke semifinal. 

Saat itu, tim besutan Musaev Akhmadjan gagal ke final setelah takluk 1-3 dari Korea Utara. Pencapaian tersebut sudah cukup membawa Uzbekistan ke Piala Dunia U-20 yang digelar di Turki pada 2013. Mereka berhasil melaju ke babak perempat final, sebelum dikalahkan Perancis, yang akhirnya keluar sebagai juara.

Pelatih Ravshaan Khaydarov mengusung misi yang sama yakni lolos ke semifinal demi merebut satu tiket ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru. 

Karena itu, Khaydarov lebih banyak mengandalkan pemain yang sebelumnya membawa Uzbekistan menjuarai Piala Asia U-16 2012. Diantaranya, Komilov Akramjon (bek kiri), Sokhibov Javokhir (gelandang), dan Shukurov Otabek (penyerang).  

"Tentunya memenangi Piala Asia U-16 memberikan kami dorongan. Kami mendapatkan banyak pengalaman dari itu tetapi kami memperbarui skuad kami. Namun, tujuan kami tetap sama," kata Khaydarov. 

"Kami memiliki tiga tujuan: lolos dari grup, lolos ke Piala Dunia, dan memenangkan kompetisi. Kami datang ke sini untuk juara demi suporter di negara kami," sambungnya. 

Meski begitu, Khaydarov tak ingin memikirkan target tersebut. Menurutnya, tim harus fokus pada setiap pertandingannya untuk mewujudkan misinya.  

"Mereka memiliki kecepatan. Jika menjalani instruksi pelatih, tim mana pun akan menang. Itu hal utama dalam sepak bola," tuturnya. 

Tak seperti Khaydarov, Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, tak mau sesumbar. Indra hanya bersyukur timnya kembali tampil di Piala Asia U-19 setelah absen sejak 2004. 

Kami cukup lama absen di turnamen ini. Namun, kompetisi ini bukan soal menang atau kalah. Ini soal bagaimana generasi kami tampil di level ini," tutur Indra. 

Namun, Indra mengaku, dengan persiapan yang cukup panjang, timnya bisa "berbicara" di Piala Asia U-19. Tim ini dipersiapakan kurang lebih satu tahun. Mereka melakoni uji coba nusantara, Timur Tengah, dan Spanyol. 
Untuk informasi Timnas U-19 lainnya Klik Ini. 
Prakiraan susunan pemain
Uzbekistan (4-4-2):Sarvar;Tursunov, Abdusalimov, Davlatov, Kasimov;Sokhibov, Azimov, Giyosov, Komilov;Urinboev, Shukurov
Pelatih: Ravshaan Khaydarov

Indonesia (4-3-3): Ravi; Putu Gede, Hansamu Yama, Sahrul Kurniawan, Fatcurohman; Paulo Sitanggang, Evan Dimas, Hargianto, Maldini Pali, Muchlis Hadi Ning, Ilham Udin
Pelatih: Indra Sjafri

Saturday, August 16, 2014

Timnas U-19 Indonesia Kalah Lagi VS Timnas Kamboja U-21, 1-2, Piala Hassanal Bolkiah

Timnas U-19 Indonesia Kalah Lagi VS Timnas Kamboja U-21, 1-2, Piala Hassanal Bolkiah
pssi.org
Timnas Indonesia U-19 lagi-lagi harus kalah di ajang Hassanal Bolkiah Trophy 2014. Ya, Garuda Muda kalah 1-2 dari Kamboja di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Sabtu (16/8).

Dua gol Kamboja dicetak oleh Sok Sovan menit 22 dan Kouch Sokumpheak di menit 44. Sedangkan gol Timnas U-19 dicetak oleh Dimas Drajad pada 41.

Di awal laga Timnas U-19 langsung menggebrak. Namun menit 15 Kamboja mengancam lewat tendangan salah satu pemainnya. Sayang tendangannya menerpa mistar.  Kamboja akhirnya unggul 1-0 lewat sundulan Sok Sovan menit ke-22.

Gol ini membuat Kamboja percaya diri. Sedangkan Timnas U-19 terus berupaya menyamakan kedudukan. Menit 35, tendangan bebas Prak Mony Udom sedikit di luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Garuda Muda, Awan Setho.

Menit 40 tendangan Dimas Drajad masih bisa diamankan kiper Kamboja. Dimas akhirnya bisa memecah kebuntuan Indonesia U-19 pada menit ke-41, lewat sundulannya yang memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Paulo Oktavianus Sitanggang, yang membentur mistar gawang Kamboja. Skor pun berubah 1-1.

Menit 44, Kouch Sokumpheak kembali membuat Kamboja unggul 2-1. Skor ini pun bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Evan Dimas Darmono dkk mencoba bangkit.  Tapi, upaya mereka masih bisa dipatahkan dengan mudah oleh pemain Kamboja.

Peluang emas didapatkan Indonesia U-19 melalui akselerasi Muhammad Hargianto pada menit ke-54. Namun penyelesaian akhirnya yang sudah didepan gawang, masih melenceng dari gawang Kamboja U-21.

Beberapa pergantian pemain yang dilakukan Indra Sjafri seperti memasukkan Septian David Maulana dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, juga masih belum membuahkan hasil.

Peluang emas didapatkan Muchlis Hadi di masa injury time. Sayang sundulannya masih gagal menjebol gawang Kamboja. Skor 2-1 untuk Kamboja bertahan hingga pertahanan usai.

Kekalahan ini membuat Timnas U-19 dipastikan gagal lolos ke semifinal. Sedangkan Kamboja membuka peluang mereka untuk lolos ke semifinal.

sumber:pssi.org

Friday, September 5, 2014

Timnas U-19B Indonesia, Piala AFF U-19 2014 di Vietnam

Timnas U-19B Indonesia, Piala AFF U-19 2014 di Vietnam
kiblatsport.blogspot.com
Kompas TV sebagai “House of Football” akan menyiarkan pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Thailand dan Myanmar pada babak penyisihan Piala AFF U-19 2014 di Vietnam. 

Pertandingan antara Indonesia melawan Thailand akan ditayangkan pada Jumat, 5 September 2014, pukul 16.00. Sedangkan Indonesia melawan Myanmar ditayangkan pada Selasa, 9 September 2014, pukul 16.00. 

Pertandingan yang akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 5 hingga 15 September mendatang diikuti lima negara ASEAN Football Federation yaitu Indonesia, Thailand, Australia, Vietnam, dan Myanmar. Jepang turut diundang untuk memeriahkan kompetisi. 
Kedua pertandingan ini akan disiarkan secara langsung olehKompasTV maupun On Channel K-Vision. Sementara seluruh pertandingan lainnya dalam turnamen tersebut akan ditayangkan hanya di K-Vision. 
Buyung Wijaya Kusuma, General Manager Sport KompasTV dan Pemimpin Redaksi Kanal Bola Indonesia K-Vision mengutarakan, "Meskipun persiapan timnas terbilang sempit, Tim Nasional U-19 B di bawah asuhan pelatih teknis usia muda PSSI, Rudy Keltjes, akan mampu menjaga reputasi Indonesia di Vietnam nanti. Terutama lini depan dan tengah yang dihuni Sabeq Fahmi dan Martinus Novianto. Keduanya pernah digembleng dalam seleksi Timnas U-19 arahan Indra Sjafri." 
Sefdin Syaifudin, Sekretaris Umum Badan Tim Nasional PSSI dan Direktur Komunikasi PSSI mengatakan, "PSSI berterimakasih sekali kepada Kompas TV yang telah mau membantu mendukung Timnas AFF U-19 ini." 
Kompas TV adalah sebuah televisi nasional berjaringan dengan wilayah siar yang meliputi 27 kota di Indonesia. Untuk menjawab tantangan dunia media di Indonesia dan sebagai bagian dari Kompas Gramedia Group yang bermoto Enlightening People, Kompas TV senantiasa berusaha menyalurkan informasi yang akan menjadi Inspirasi Indonesia. 
K-Vision adalah televisi berlangganan berbasis prabayar yang berada di bawah Group of Television KOMPAS Gramedia. K-Vision memiliki visi untuk menjadi televisi berlangganan yang memberi tayangan penuh hiburan, informasi, edukasi, dan inspirasi sebagai langkah untuk mencerdaskan Indonesia. 
K-Vision “On Terus!” berarti dengan membeli dekoder K-Vision konsumen dapat menimati sejumlah tayangan tanpa harus melakukan isi ulang voucher. 
AFF U-19 Youth Championship atau yang biasa disebut AFF U-19 merupakan pertandingan sepak bola internasional yang dilaksanakan tahunan yang diikuti oleh anggota ASEAN Football Federation (AFF). Terkadang, negara lain diundang untuk turut serta dalam pertandingan ini. 
AFF U-19 telah dilaksanakan rutin sejak tahun 2005 dan sebelumnya pernah dilaksanakan tahun 2002. Tahun ini, AFF U-19 Youth Championship diadakan di Hanoi, Vietnam. 

Kilk ini, untuk informasi Piala AFF U-19 2014 di Vietnam.
sumber:bola.kompas.com

Tuesday, April 15, 2014

Timnas U-19 vs Tim UEA U-19 4-1, Laga Uji Coba di Timur Tengah

Timnas U-19 vs Tim UEA U-19 4-1
ligaindonesia.co.id
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menilai proses adaptasi anak asuhnya berjalan dengan bagus sehingga mampu tampil maksimal saat menjalani pertandingan ujicoba melawan tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA).

Evan Dimas dan kawan-kawan pada ujicoba melawan UEA di Tyeyab Awana Stadium, Dubai, Senin (14/4) mampu menang telak 4-1. Kemenangan besar ini diluar dugaan karena lawan merupakan salah satu tim kuat di Asia.

"Proses adaptasi berlangsung dengan cepat, bahkan semua pemain langsung menunjukkan kemampuan terbaik sejak awal pertandingan," kata Indra Sjafri seperti yang dilansir tim media PSSI, Selasa.

Menurut dia, kemenangan besar anak asuhnya atas tuan rumah UEA jelas mampu membangkitkan moral 
 anak asuhnya, apalagi  Tim Garuda Jaya ini diharapkan mampu meraih hasil maksimal pada Piala AFC U-19 di Myanmar akhir tahun nanti.

Meski demikian pihaknya meminta kepada semua pemain untuk tidak langsung puas diri karena tantangan lebih berat masih menghadang.

Untuk itu, Timnas tampil diimbau lebih fokus, apalagi akan menjalani pertandingan ujicoba lagi melawan UEA.

"Ada tiga atau empat pemain inti UEA yang tidak bermain. Bagi kami bukan soal, karena kami yakin semua tim akan lebih baik seiring waktu" kata pelatih asal Sumatra Barat itu.

Sesuai dengan rencana pertandingan ujicoba kedua antara Timnas Indonesia U-19 melawan Timnas UEA U-19 di Tyeyab Awana Stadium, Dubai, Rabu (16/4).

Pada pertandingan ketiga Tur Timur Tengah itu pelatih Indra Sjafri mengaku belum menentukan komposisi pemain yang diturunkan.

Indra Sjafri yang mengantongi predikat sebagai pelatih dengan lisensi A AFC mengaku puas dengan performa tim saat mengalah UEA dipertandingan pertama.

"Apakah nanti diturunkan lagi di pertandingan kedua, tergantung hasil latihan nanti. Kita lihat saja. Tetapi komposisi alternatif ini cukup bagus," katanya menegaskan.

Selama Tur Timur Tengah, Tim Garuda Jaya menjalani lima pertandingan ujicoba. Sebelumnya Muhammad Hargianto dan kawan-kawan sudah menghadapi Timnas Oman U-19 sebanyak dua kali. Hasilnya satu kali menang dan satu kali kalah.

Pada pertandingan ujicoba terakhir Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi salah satu klub lokal yaitu Al-Shabab di Al-Shabab Training Stadium di Dubai City, Jumat (18/4). 

sumber, antaranews.com

Wednesday, May 7, 2014

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Laga Uji Coba Ke 2.

Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, Laga Uji Coba Ke 2.
Ligaindonesia.co.id
PSSI melalui Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan FA Myanmar, melalui Sekjen U Tin Aung, yang mengaku tidak ada masalah untuk laga kedua Timnas Indonesia U-19 menjamu Myanmar U-19.

"Pertandingan lawan Myanmar hari ini tetap sesuai rencana semula, tidak ada perubahan," kata Sefdin.

Seperti diketahui sebelumnya Pelatih Myanmar U-19 Gerd Friedrich Horst mengaku kaget mendapati fakta bahwa anak-anak asuhannya akan menghadapi lawan yang sama dalam pertandingan Rabu (7/5), Tim Nasional Indonesia U-19.

"Ada sedikit miskomunikasi, saya baru tahu kami akan menghadapi tim yang sama seperti kemarin," katanya ditemui di sela-sela sesi latihan Timnas Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5).

Menurut pengakuan Horst, sebelumnya dirinya mendapatkan pengertian bahwa timnya akan menghadapi salah satu peserta liga atau tim yang beranggotakan hasil seleksi pemain-pemain liga.

Meski demikian, dia mengatakan bahwa miskomunikasi tersebut tidak mengganggu persiapan yang tengah dilakukan timnya guna menghadapi laga persahabatan selanjutnya, Rabu (7/5).

Dirinya berniat memanfaatkan laga persahabatan ulangan tersebut sebagai kesempatan untuk merotasi para pemainnya guna memberi menit merumput lebih banyak serta meningkatkan kemampuan kerja sama tim sebagai persiapan jangka panjang menuju perhelatan Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober 2014.

Berdasarkan catatan pertandingan, dari 23 pemain yang dibawa Horst ke Jakarta, tujuh pemain, dua di antaranya penjaga gawang, belum sempat merumput dalam laga persahabatan pertama melawan Garuda Jaya, Senin (5/5).

Akan tetapi, pelatih berkebangsaan Jerman itu memastikan dua orang pemainnya, Mg Mg Lwin dan Myo Ko Tun, akan melewatkan pertandingan persahabatan lanjutan melawan Timnas Garuda Jaya akibat masih dibekap cedera.

"Mereka masih cedera dan tidak akan ikut bermain besok," katanya.

Pada pertandingan sebelumnya, Mg Mg Lwin harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-18 setelah dilanggar dan sempat mendapat perawatan hingga kembali ke lapangan dengan balutan perban melekat di kepalanya.

Sementara itu, Myo Ko Tun, menurut Horst menderita cedera ligamen sehingga juga harus menepi selama laga kedua.

Pada pertandingan persahabatan yang berlangsung pada hari Senin (5/5) kemarin, Timnas Myanmar U-19 berhasil menahan imbang Timnas Indonesia U-19 dengan kedudukan akhir 1-1.

Meski menganggap timnya bermain lebih unggul di babak pertama dan memiliki sejumlah peluang di babak kedua, Horst dalam konferensi pers setelah pertandingan usai, menilai bahwa permainan Garuda Jaya identik dengan sepak bola keras dan sarat benturan fisik.

"Mereka bermain lebih keras. Saya bukannya mengeluh, justru itu membuat para pemain kami lebih paham bagaimana menghadapi permainan keras semacam itu, terutama dalam urusan kontak badan," katanya.

Dalam laga tersebut, gol masing-masing dicetak oleh Muchlis Hadi Ning Syaifulloh untuk Indonesia pada menit ke-4 dan Myanmar membalas lewat Aung Thu pada menit ke-8.


sumber, ligaindonesia.co.id

Wednesday, August 13, 2014

Timnas U-19 Indonesia Kalah Lagi VS Timnas Vietnam, 1-3, Piala Hassanal Bolkiah

Timnas U-19 Indonesia Kalah Lagi VS Timnas Vietnam, 1-3, Piala Hassanal Bolkiah
pssi.org
Timnas Indonesia U-19 kembali kalah dalam turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Stadion HBN, Bandar Seri Begawan, Rabu b(13/8). Kali ini Garuda Muda tumbang 1-3 atas Vietnam. Skor ini pun sama saat Evan Dimas dkk kalah dari Brunei Darussalam beberapa hari lalu. Di laga pembuka Timnas U-19 bermain imbang 0-0 atas Malaysia.

Pertandingan berjalan dengan ketat sejak menit-menit awal, namun Vietnam lebih beruntung dengan mencetak gol cepat pada menit ke-5. Gol tercipta setelah tendangan bebas Luong Xuan yang mengarah ke sisi kiri gawang Garuda Muda tidak mamu diantisipasi oleh Ravi Murdianto. 1-0 Vietnam unggul sementara.

Seperti biasa, setelah ketinggalan, Garuda Muda, menaikan tempo permainan. Mereka tak ingin pulang lebih cepat karena mengalami kekalahan kedua. Namun, serangan yang dibangun, masih mudah dibaca oleh para pemain belakang Vietnam.

Menit ke-11 Timnas U-19 sebenarnya berpeluang menyamakan kedudukan setelah Ihman Udin Armayin mendapat umpan terobosan dari Evan Dimas Darmono. Namun, peluang tersebut gagal dikonversi gol setelah tendangan Ilham Udin masih menyamping disisi kanan gawang Vietnam.

Empat menit berselang, giliran Evan Dimas yang menebar acaman ke gawang Vietnam. Sayang, bola tendangan Evan Dimas masih ditepis oleh kiper Vietnam.

Meski bertubi-tubi melakukan serangan ke lini pertahanan Vietnam. Sampai menit ke-25, Garuda Jaya belum mampu menyamakan kedudukan.

Penyelesaian akhir yang tidak sempurna menjadi faktor gagalnya Timnas menyamakan kedudukan. Seperti menit ke-30, Ilham Udin mebuang peluang berpotensi gol setelah tendangannya membentur kiper Vietnam Le Van Truong.

Petaka kembai terjadi untuk Indonesia pada menit ke-35. Tendangan keras Nguyen Hong Duy dari jarak jauh tak mampu diantisipasi oleh Ravi Murdianto. 2-0 Vietnam menjauh.

Gol-gol yang tercipta ke gawang Indonesia tidak terlepas dari kesalahan Ravi Murdianto. Menyadari hal itu, menit ke-41 pelatih Indra Sjafri menarik keluar Ravi dan memasukan Awang Seto.

Timnas Indonesia semakin terpuruk setelah di masa injury time gawang Garuda Jaya kembali kebobolam melalui sontekan Nguyen Cong. skor berubah menjadi 3-0 dan bertahan hingga pertandingan babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Garuda Muda membuka peluang pertamanya melalui Maldini Pali. Namun usahanya masih mampu diamankan penjaga gawang Vietnam.

Tertinggal tiga gol, skuat asuhan Indra Sjafri langsung tampil agresif. Beberapa tembakan spekulasi dilancarkan dari luar kotak penalti Vietnam.

Namun gol bagi Timnas U-19 baru muncul di menit ke-81. Melalui usaha Septian David yang berhasil mengecoh dua pemain belakang Vietnam langsung mampu menceploskan bola ke gawang Vietnam.

Hingga laga usai, skor 3-1 untuk keunggulan Vietnam tetap bertahan.  Pada laga berikutnya, Timnas U-19 akan menghadapi Kamboja, Sabtu (16/8). Kini, Timnas U-19 berada di posisi 5 klasemen sementara dengan nilai 1. Dengan hasil ini pun langkah Garuda Muda untuk lolos ke semifinal semakin berat dan tipis.

sumber:pssi.org

Tuesday, September 9, 2014

Timnas U-19B Indonesia vs Timnas U-19 Myanmar 0-3, Piala AFF U-19 2014 di Vietnam

Timnas U-19B Indonesia vs Timnas U-19 Myanmar 0-3, Piala AFF U-19 2014 di Vietnam

kiblatsport.blogspot.com
Timnas Indonesia U-19 B kembali menelan kekalahan, kali ini dari Myanmar U-19 dengan skor 0-3, yang membuat 'Garuda Muda' akhirnya harus tersingkir dari Piala AFF U-19.
Pada laga kedua Grup A yang dihelat di My Dinh Stadium, Selasa (9/9) sore WIB, Myanmar membuka keunggulan di menit 19 lewat Nyein Chan Aung.
Chan Aung memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia dan dengan mudahnya mencocor bola masuk ke gawang Rangga Pratama.
Keunggulan Myanmar bertambah di menit 31 setelah Maung Maung Soe menjebol jala Rangga dan skor 2-0 untuk Myanmar bertahan hingga turun minum.
Sama seperti di babak pertama, permainan Indonesia tak juga membaik di babak kedua dan tetap sulit menembus pertahanan Myanmar.
Malah gawang mereka kembali kebobolan di menit 63 lewat gol kedua Maung-Maung Soe. Skor 3-0 jadi penutup laga ini.
Nirpoin dari dua laga grup plus kemasukan 9 gol serta hanya bikin 2 gol, membuat tim asuhan Rully Nere itu harus mengepak koper lebih cepat dan gagal mempertahankan gelar juara yang direbut tahun lalu.
Myanmar menjadi juara grup setelah mengumpulkan enam angka dan lolos ditemani runner-up grup Thailand yang punya tiga angka.

Susunan Pemain
Myanmar U-19: Myo Min Latt; Htike Htike Aung, Nanda Kyaw, Kyaw Min Oo, Nyein Chan Aung, Maung Maung Soe, Aung Thu, Nan Wai Min, Yan Naing Oo, Mg Mg Lwin, Thiha Htet Aung

Indonesia U-19 B: Rangga Pratama, Makarius F Suruan, Heri Setiawan, M.Junda Irawan, Eriyanto,Untung Wibowo, Al-Qomar Tehupelasury, Dio Permana, Sabeq Fahmi, Martinus Noviantho, Djali Ibrahim.
Kilk ini, untuk informasi Piala AFF U-19 2014 di Vietnam.

sumber:sport.detik.com