Saturday, January 31, 2015

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 2 (Penyalinan Ulang) Online

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 2 (Penyalinan Ulang)  Online
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul  Serat Rama Jilid 2 Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk SMARTPHONE dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

"Naskah Serat Rama dideskripsikan dalam Katalog Induk Naskah Naskah Nusantara Jilid 4 oleh T.E. Behrend dkk yang menyebutkan bahwa Teks naskah berupa tulisan tangan beraksaraJawa dalam bahasa Jawa, bentuk puisi, ditulis menggunakan tinta hitam pada kertas berukuran 33 X 21,5 em. Ukuran blok teks adalah 13 x 28 em., memuat 23 baris per halaman. Naskah terdiri atas 318 him., penomoran halaman dilakukan orang lain dalam angka Arab 1 sampai dengan 318. Kondisi naskah sangat lapuk, bersampul karton, jilidan rusak kertas terlepas dari korasnya, dan tulisan masih jelas terbaea. Teks berbentuk puisi, diawali dengan 'Tabuh sapta madya buda manis wulan sura kaping tigang dasa ing mangsa kapat wukune kurantil Je kang tahun sirna tata pandita siwi, sangkala duk manurat agya mamanurun mangen langening carita, caritane Bathara Rama ing kawi, winangun lawan jarwa.' dan 1 diakhiri dengan 'Ring duduh susu upama, apan sira misik satetes ing sapi, ing ngulah iber sireku, garuda winanteya, iwak-iwaksaisining banyu-banyu, sira minongka baruna, ring ngemas timbulingwarih.

Serat Rama berisi cerita tentang seorang tokoh bernama Rama, putra mahkota Prabu Dasarata, raja di negeri Kosala yang ibu kotanya bernama Ayodya. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata, yang bernama Kausala. Sejak remaja, Rama berguru kepada Wimamitra. Ia tumbuh menjadi pemuda yang sakti mandraguna dan sangat rendah hati. Rama mengikuti sayembara di Matila, ibu kota negara Wideha. Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka milikJanaka, ia dihadiahi putri sulungnya, bernama Sinta. Atas perintah Prabu Dasarata, Rama dan Sinta harus melakukan pengembaraan selama 15 tahun di hutan Dandaka. Dalam pengembaraannya Rama Sinta mendapat berbagai gangguan, seperti diculiknya Dewi Sinta oleh prabu Rahwana dari negeri Alengka.

Atas petunjuk Sempati, Hanuman meloncat dari puncak gunung Mahendra menuju Alengka, Hanuman berhasil menemui Sinta dan memberitahukan bahwa Rama akan segera membebaskannya. Maka disusunlah strategi penyerangan. Atas saran Wibisana, adik Rahwana yang membelot ke pasukan Rama, dibuatlah jembatan menuju Alengka. Setelah jembatan jadi, pasukan kera yang dipimpin oleh Hanuman menyerbu Alengka. Akhirnya, Rahwana dan pasukannya binasa. Wibisana kemudian dinobatkan menjadi raja Alengka, menggantikan kakaknya yang mati dalam peperangan. Setelah berhasil membebaskan Sinta, pergilah Rama dan Sinta dan seluruh pasukan kera ke Ayodya. Setibanya di ibukota negera Kosala itu, mereka disambut dengan pesta pora, dan Rama dinobatkan menjadi raja." Sumber : perpusnas.go.id

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 1 (Penyalinan Ulang) Online

Epub Manuskrip Serat Rama Jilid 1 (Penyalinan Ulang)  Online

Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul  Serat Rama Jilid 1 Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk SMARTPHONE dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

"Naskah Serat Rama dideskripsikan dalam Katalog Induk Naskah Naskah Nusantara Jilid 4 oleh T.E. Behrend dkk yang menyebutkan bahwa Teks naskah berupa tulisan tangan beraksaraJawa dalam bahasa Jawa, bentuk puisi, ditulis menggunakan tinta hitam pada kertas berukuran 33 X 21,5 em. Ukuran blok teks adalah 13 x 28 em., memuat 23 baris per halaman. Naskah terdiri atas 318 him., penomoran halaman dilakukan orang lain dalam angka Arab 1 sampai dengan 318. Kondisi naskah sangat lapuk, bersampul karton, jilidan rusak kertas terlepas dari korasnya, dan tulisan masih jelas terbaea. Teks berbentuk puisi, diawali dengan 'Tabuh sapta madya buda manis wulan sura kaping tigang dasa ing mangsa kapat wukune kurantil Je kang tahun sirna tata pandita siwi, sangkala duk manurat agya mamanurun mangen langening carita, caritane Bathara Rama ing kawi, winangun lawan jarwa.' dan 1 diakhiri dengan 'Ring duduh susu upama, apan sira misik satetes ing sapi, ing ngulah iber sireku, garuda winanteya, iwak-iwaksaisining banyu-banyu, sira minongka baruna, ring ngemas timbulingwarih.

Serat Rama berisi cerita tentang seorang tokoh bernama Rama, putra mahkota Prabu Dasarata, raja di negeri Kosala yang ibu kotanya bernama Ayodya. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata, yang bernama Kausala. Sejak remaja, Rama berguru kepada Wimamitra. Ia tumbuh menjadi pemuda yang sakti mandraguna dan sangat rendah hati. Rama mengikuti sayembara di Matila, ibu kota negara Wideha. Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka milikJanaka, ia dihadiahi putri sulungnya, bernama Sinta. Atas perintah Prabu Dasarata, Rama dan Sinta harus melakukan pengembaraan selama 15 tahun di hutan Dandaka. Dalam pengembaraannya Rama Sinta mendapat berbagai gangguan, seperti diculiknya Dewi Sinta oleh prabu Rahwana dari negeri Alengka.

Atas petunjuk Sempati, Hanuman meloncat dari puncak gunung Mahendra menuju Alengka, Hanuman berhasil menemui Sinta dan memberitahukan bahwa Rama akan segera membebaskannya. Maka disusunlah strategi penyerangan. Atas saran Wibisana, adik Rahwana yang membelot ke pasukan Rama, dibuatlah jembatan menuju Alengka. Setelah jembatan jadi, pasukan kera yang dipimpin oleh Hanuman menyerbu Alengka. Akhirnya, Rahwana dan pasukannya binasa. Wibisana kemudian dinobatkan menjadi raja Alengka, menggantikan kakaknya yang mati dalam peperangan. Setelah berhasil membebaskan Sinta, pergilah Rama dan Sinta dan seluruh pasukan kera ke Ayodya. Setibanya di ibukota negera Kosala itu, mereka disambut dengan pesta pora, dan Rama dinobatkan menjadi raja." Sumber : perpusnas.go.id


Friday, January 30, 2015

Pilot AirAsia QZ8501 Diketahui Mematikan Sistem Komputer

Pilot AirAsia QZ8501 Diketahui Mematikan Sistem Komputer

mirror.co.uk
Pilot yang menerbangkan pesawat Indonesia AirAsia nomor penerbangan QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Minggu (28/12/2014), diketahui mematikan sistem komputer yang berfungsi untuk mencegah pesawat terbang tidak terkontrol.
Hal tersebut diutarakan oleh dua orang yang terlibat dalam penyelidikan. Kedua sumber ini, yang tidak mau namanya disebut, mengatakan hal itu kepada Reuters, Kamis (29/1/2015).
Menurut dua orang tersebut, ada kemungkinan kejadian itu turut berkontribusi pada faktor pemicu mengapa pesawat tiba-tiba menanjak dengan cepat sebelum akhirnya terjatuh.
Sebelum pesawat menanjak secara tidak normal, pilot disebut-sebut sedang berusaha mengatasi kerusakan yang muncul dalam Flight Augmentation Computer (FAC).
FAC adalah bagian komputer pesawat Airbus A320 yang mengontrol rudder (sirip tegak) di belakang pesawat. Sirip tegak tersebut berfungsi untuk mengontrol kemudi serong (yaw) pesawat.
Komputer FAC inilah yang mengontrol modul rudder travel limiter (RTL) yang sebelumnya sempat dilaporkan rusak beberapa kali. Namun, menurut pihak AirAsia, kerusakan itu telah diatasi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun menyebut Airbus A320 PK-AXC dalam kondisi layak terbang saat hari kejadian.
Setelah berkali-kali berusaha mengatasi masalah peringatan yang muncul di komputer FAC, kru pesawat dikatakan oleh kedua sumber di atasmematikan daya listrik yang memberikan suplai ke sistem komputer.
Dengan mematikan daya listrik, seluruh sistem komputer pada sistem utama ataupun cadangan akan lumpuh. Menurut sumber tersebut, pilot memutuskan daya yang menyuplai komputer dengan cara melepas sekring yang ada di dalam kokpit.
Setelah sistem komputer mati, maka sistem proteksi penerbangan (flight protection system) yang dimiliki oleh pesawat Airbus A320 menjadi tidak aktif.
Namun, matinya sistem proteksi itu belum tentu menjadi faktor penyebab kenapa pesawat tiba-tiba menanjak secara drastis. Sebab, pilot seharusnya masih memiliki kendali manual.

Sumber berita KOMPAS.com

Data ADS-B Mengungkapkan AirAsia QZ8501 Jatuh Sambil Berputar

Data ADS-B Mengungkapkan AirAsia QZ8501 Jatuh Sambil Berputar
mirror.co.uk
Data Automatic dependent surveillance broadcast (ADS-B) yang terekam dari pesawat Airbus A320-300 milik maskapai Indonesia AirAsia nomor penerbangan QZ8501 yang hilang pada Minggu (28/12/2014) lalu menunjukkan bahwa pesawat jatuh secara spiral atau sambil berputar.
KompasTekno mendapat data surveillance dari penerbangan QZ8501 yang berisi tentang data posisi longitudinal dan lateral pesawat. Akun Twitter @AviationSafety pada Kamis (22/1/2015) menduga data tersebut berasal dari ADS-B pesawat.
Diketahui pada pukul 23.17 UTC (atau 06.17 WIB), di detik ketika pesawat mulai menanjak, heading pesawat mulai berbelok dari heading semula 310 derajat (barat laut), menjadi berbelok ke kiri menuju heading 270 derajat (barat).
Di puncak ketinggian jelajah yang dicapai QZ8501, yaitu 37.600 kaki, heading pesawat kemudian berbelok lagi ke kiri.
Heading pesawat sempat berputar balik dari arah semula 310 derajat (barat laut) ke arah sekitar 130 derajat (tenggara).
Berputarnya arah pesawat itu disertai dengan proses pesawat kehilangan ketinggian atau jatuh dengan kecepatan 11.000 kaki hingga maksimum 24.000 kaki per menit.
Hingga menurut deteksi radar ADS-B terakhir, di ketinggian 24.000 kaki, heading pesawat terakhir yang diketahui adalah arah 197 derajat atau barat daya. Pesawat diprediksi terus jatuh secara spiral.
Hal tersebut seperti menjelaskan kenapa ground speed QZ8501 hanya 60 knots saat jatuh kehilangan ketinggian, seperti yang disampaikan oleh pengamat penerbangan Gerry Soejatman yang menyebut pesawat jatuh seperti lempengan metal nyaris vertikal.
Saat ini, tim investigasi di KNKT tengah mengevaluasi data yang didapat dari flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR) milik QZ8501. Data tersebut yang akan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi terhadap QZ8501 padaMinggu pagi yang naas itu.

Sumber Berita KOMPAS.com

Epub Serat Serat Jaka Semangun (Alih Aksara & Terjemahan) Online

Epub Serat Serat Jaka Semangun (Alih Aksara & Terjemahan)  Online
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul  Serat Serat Jaka Semangun (Alih Aksara & Terjemahan) Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk SMARTPHONE dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 

" Serat Jaka Semangun dari berbagai versi dari hasil inventaris naskah ini diperoleh korpus Serat Jaka Semangun sebanyak 14 (empat belas) buah. Dua diantaranya menjadi koleksi di Museum Sonobudoyo Yogyakarta (MSB), Perpustakaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) yang dahulu bernama Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FS-UI) menyimpan satu naskah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) menyimpan sembilan naskah, dan Perpustakaan Leiden-Belanda (PUL) menyimpan dua naskah. Nomor kolekasi naskah Serat Jaka Semangun yang disimpan di Museum Sonobudoyo Yogyakarta yaitu SB131 dan SK 81. Nomor koleksi naskah Serat Jaka Semangun yang disimpan di Perpustakaan FIB-UI ) yaitu NR 261. Naskah Serat Jaka Semangun yang menjadi koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yaitu naskah-naskah dengan nomor koleksi Br 41, Br 250, Br 390, CS 133, KBG 406, KBG 417, KBG 440, KBG 703, dan KBG 987. Sedangkan naskah Serat Jaka Semangun yang menjadi koleksi Perpustakaan Universitas Leiden-Belanda yaitu naskah dengan nomor kode LOr 4001
dan LOr 5439.       

Naskah yang disunting dan diterjemahkan adalah naskah milik dan tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan nomor koleksi Br 41. Dalam deskripsi naskah telah dijabarkan kondisi fisik
naskah, sebagai tambahan informasi bahwa teks naskah Br 41 memiliki ciri-ciri naskah pesisiran. Hal ini dapat diketahui pada awal pada pupuh  pertama berupa Asmaradhana dengan bunyi "Ingsun amimiti  amuji...."
(Terjemahan: "Saya mengawali dengan memuji...") yang merupakan ciri-ciri mukadimah pesisiran. Selain itu kaidah puisi naskah ini tidak " terjaga". (Karsono, 2001: 88-90).
Hikayat Sama'un. Hikayat ini bercerita tentang seorang anak saudagar kaya raya yang membantu Nabi Muhammad dalam menyebarkan agama Islam. Liaw Yock Fang menginformasikan bahwa cerita ini berdasarkan suatu peristiwa yang tidak penting dalam riwayat hidup Nabi Muhammad (lkram, 1997: 140-141).                                                                        
Snouck Hurgronje (1906: 187) berpendapat bahwa sulit sekali menghubungkan cerita ini dengan tradisi Islam karena tokoh Semangun seperti "jatuh dari langit". Hanya dibagian kedua cerita ini ditemukan adanya kesejajaran dengan tradisi Islam tentang kisah Nabi Muhammad menerima sebagai hadiah dari penguasa Mesir koptik seorang putri cantik yang dikenal dalam sejarah Islam sebagai Mariah AI Qibtiyah. Menurut pendapatnya, hikayat Semangun hanya meminjam nama.                                                                                                                                                                           
Andaikata hipotesis Snouch Hugronje benar (1906) bahwa cerita ini bukan berasal dari tanah Arab, dan hanya meminjam nama, tetapi berasal dari Nusantara, maka hal ini tentunya akan sangat menarik, karena ternyata penyair Nusantara telah berusaha menginventariskan sebuah gejala 
budaya, dalam hal ini budaya Arab yang terlihat dalam tarikh Nabi Muhammad dengan gaya dan caranya sendiri. Hal lain sebenarnya patut mendapat perhatian adalah tentang kehadiran tokoh Semangun yang belum ada yang membuktikan bahwa tokoh ini berasal dari khazanah sastra Arab (Christomy, 2003: 2-3).                                                                                                                    
Teks Semangun tersimpan dalam bentuk hikayat maupun puisi naratif. Setelah melalui penelusuran telah ditemukan korpus naskah kisah Semangun, yaitu 20 naskah Sunda, 6 naskah Melayu, 14 naskah jawa,
dan 2 naskah Arab. Teks Semangun tersimpan dalam bahasa Aceh (Hutgronje, 1906) dan bahasa Sasak di Lombok (Behrend, 1987) hal tersebut menunjukkan teks Semangun digemari pada zamannya. (Ibid,2003, 3).                              
Van Ronkel dalam tulisan Het Verbaal van den held Sama'oen en van  Mariah Koptishe (Hikajat Sama'oen) meneliti cerita ini dengan membandingkan beberapa versi, yaitu versi yang menggunakan bahasa Melayu, Jawa, Sunda, dan Aceh. Kemudian di akhir penelitiannya dia menarik kesimpulan bahwa Hikayat Sama'un mula- mula ditulis dalam bahasa Melayu kemudian disalin ke dalam dua salinan berbahasa Melayu juga. Ada lagi satu disadur ke dalam bahasa Jawa dan kemudian ke dalam bahasa Melayu semula. Satu lagi dlsadur ke dalam tiga bahasa, bahasa Jawa (dalam Menak), bahasa Arab, dan bahasa Sunda. Versi bahasa Arab itu kemudian di sadur ke dalam bahasa Melayu dan menimbulkan kesan seolah- olah cerita asli hikayat ini ditulis dalam bahasa Arab.                           
Hikayat Sama'un versi Jawa Iebih dikenal dengan nama Serat Jaka Semangun (kemudian disingkat dengan nama SJS). " Sumber : perpusnas.go.id



Wednesday, January 28, 2015

Diet Mayo Bisa Menurunkan Berat Badan Dalam 13 Hari

 Diet Mayo Bisa Menurunkan Berat Badan Dalam 13 Hari

infantfeeding.wordpress.com
Meski masih menimbulkan kontroversi, faktanya beberapa orang menjadi lebih langsing dengan menerapkan Diet Mayo di Indonesia. Salah satunya adalah Nurvita Kristianty Siregar atau Vita (31). Menerapkan metode Diet Mayo dua versi, berat badannya berhasil turun sebanyak 11 kg.
Metode Diet Mayo yang diterapkan oleh Vita, selain dilakukan dengan mengubah pola makannya menjadi tanpa garam dan es selama 13 hari, juga dengan menerapkan pola 5 kebiasaan baik dan 5 kebiasaan buruk versi Mayo Clinic.
"Awalnya sih karena janjinya yang muluk itu ya. Aku dikasih tahu Diet Mayo ini juga dari teman yang pernah coba. Dia pernah mengalami sendiri turun berat badan dalam 13 hari, asal hanya makan makanan sesuai anjuran. Aku akhirnya juga melakukan riset soal Diet Mayo ini sendiri," ungkap Vita kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (28/1/2015).
Menurut informasi yang didapat Vita, Diet Mayo ini konon berat badan bisa turun 3-8 kg dalam 13 hari, apabila dijalankan tidak menyimpang maka tidak akan gemuk lagi dan lemak akan luruh dari urine. Pantangannya adalah menu bergaram, nasi dan air es.
"Pada saat itu aku tidak nyaman dengan badan aku, pakai baju apa saja rasanya sesak, pola hidup tidak teratur, aku juga makan sembarangan yang penting kenyang dan jarang tidur karena sibuk bekerja. Aku pikir gampang ya bisa lah 13 hari demi kurusan. Akhirnya aku berdua sahabatku yang saat itu mau menikah bikin janji mau diet berdua. Ternyata memang benar turun," lanjutnya.
Sepengetahuan Vita, pada prinsipnya Diet Mayo itu adalah metode diet yang memiliki 2 tahap yaitu tahap Lose It dan Live It. Dalam tahap 'Lose It', pola dan porsi makan kita diatur. Ada banyak jenis menu berdasarkan buku Mayo Clinic Diet yang sudah dicoba oleh Vita. Menurutnya, pada tahap ini orang kemungkinan besar akan berhasil menurunkan berat badan 3-8 kg.
"Karena dengan mengurangi garam kita akan menghilangkan berat air berlebih dan mengurangi nasi (sumber gula) maka tubuh diharapkan dapat lebih cepat membakar lemak," imbuh Vita.
Vita kali pertama mencoba Diet Mayo tahap 'Lose It' pada Mei 2013, setelah berhasil turun sebanyak 3,5 kg, ia melanjutkan pada tahap 'Live It' selama 3 bulan dan turun 2-3 kg. Di tahap itu Vita mengontrol asupannya.
"Aku makan complex carbs only, aku hanya makan bebas di akhir pekan dan tetap olahraga seminggu 5 kali. Setelah 3 bulan aku belum mencapai berat badan maksimal akhirnya aku ulang lagi Diet Mayo yang tahap 'Lose It'. Akhirnya aku bisa turun dan bobotku 49 kg," ucapnya.
Selain itu, Vita menjelaskan bahwa dalam 13 hari tersebut Anda juga harus mengubah 5 kebiasaan buruk menjadi 5 kebiasaan baik. Misalnya harus olahraga setiap hari; banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan; berhenti ngemil; tidak makan di depan TV; makan protein utuh (ayam, daging sapi, ikan, telur) dan tidak makan makanan olahan.
"Kita juga harus makan karbohidrat yang mudah dicerna: complex carbohydrated dan istirahat cukup. Makan pagi, makan siang dan makan malam di jam yang sama. Makan malam terakhir jam 7. Tidak minum alkohol. Semua kebiasaan ini mengembalikan fungsi tubuh kita untuk kembali baik," tutur pemilik Blekros Diet ini.
Vita menambahkan, tidak ada jaminan juga bahwa berat badan pasti akan turun sekitar 3-8 kg juga, karena reaksi pola makan pada masing-masing orang berbeda. Nah, pada tahap 'Live It', Anda diharuskan meneruskan kebiasaan baik dan menjadikannya sebagai lifestyle. "Kita harus terus berusaha meningkatkan kualitas hidup dengan menambahkan good habits dan tidak meracuni hidup dengan bad habits," pesannya.

Sumber berita DetikHealth

Mengupas Lebih Jauh Tentang Diet Mayo

 Mengupas Lebih Jauh Tentang Diet Mayo

healthbeckon.com
Prinsip Diet Mayo versi Mayo Clinic, AS, memang berbeda dengan prinsip Diet Mayo yang tengah populer di Indonesia. Jika demikian, lantas mengapa sebagian pengguna diet ini di Indonesia justru juga bisa sukses mengalami penurunan berat badan?
Menurut ahli gizi Jansen Ongko, Msc, RD, komposisi tubuh manusia paling banyak terdiri atas air. Bisa dibilang kadarnya bahkan mencapai 55-75 persen. Nah, tentu akan ada bobot yang hilang jika seseorang menghilangkan asupan garam.
"Garam itu osmosis, menyerap air di tubuh. Jadi yang hilang itu bukan berat tubuh. Dalam 2 pekan itu yang hilang cuma kadar persentasi airnya saja. Yang 'dimainkan' cuma kadar airnya saja, lemak tubuhnya tetap segitu-segitu saja," pungkas Jansen.
Menurut Jansen, kebiasaan seperti ini bisa dibilang bahaya, apalagi jika dilihat bahwa diet ini dipandang sebagai solusi terhadap sesuatu. Misalnya solusi untuk menurunkan berat badan pada waktu itu saja.
Misalnya ketika orang tersebut merasa berat badannya sudah normal dan tak perlu membatasi makan lagi. Porsi dan pola makannya bisa saja menjadi berlebihan dan membuat bobotnya kembali naik.
"Kalau kita sebagai ahli gizi itu akan membuat bahwa kalau tidak 'on diet', maka tidak bisa kurus. Dari sisi psikologis kan ada yang merasa 'on diet' dan 'off diet', jadi diet itu seperti solusi. Padahal yang namanya diet itu kan pola makan, bukan solusi 'Duh harus diet nih'," pungkas Jansen.
Kondisi seperti ini menurut Jansen berisiko membuat seseorang mengalami eating disorder. Tak kalah penting, mengurangi asupan garam menurut Jansen juga bisa menimbulkan dehidrasi lho.
"Dehidrasi tidak hanya kurang minum saja, ketidakseimbangan elektrolit juga jadi dehirasi. Itulah mengapa atlet pelari setelah lari berjam-jam butuh minuman elektrolit. Elektrolit itu ya natrium dan sodium," terangnya kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (28/1/2015).

Sumber berita DetikHealth

Manuskrip dari Kota Timbuktu Berhasil Diselamatkan

Manuskrip dari Kota Timbuktu Berhasil Diselamatkan

bbc.co.uk
Para ahli konservasi dan ilmuwan menghadiri pertemuan di Mali untuk membicarakan cara-cara melestarikan ribuan manuskrip yang berhasil diselamatkan dari kehancuran akibat tindakan kelompok pemberontak di negara itu.
Dokumen-dokumen yang dibendel dengan kulit unta itu sebagian berasal dari Abad ke-13.
Kumpulan tulisan tangan berhasil diselundupkan dari kota Timbuktu sebelum pemberontak berhaluan Islam membakar perpusatakaan, tempat warisan kuno disimpan. Naskah dibawa keluar dari Timbuktu dengan menyimpannya di dalam kotak-kotak besi.
Untuk menghindari perhatian kelompok pemberontak yang menguasai sejumlah wilayah Mali, penjaga perpustakaan dan sejumlah tokoh masyarakat menyembunyikan kotak besi di bawah sayur di kendaraan pengangkut. Sebagian lainnya diangkut melalui sungai.
Disebutkan bahwa naskah-naskah kuno itu mengalami kerusakan sejak dipindahkan ke ibu kota Mali, Bamako, yang lebih lembab di banding kondisi kota tua Timbuktu.
Konferensi yang diadakan oleh UNESCO kali ini mempertimbangkan kemungkinan melatih lebih banyak staf untuk upaya konservasi. Disamping itu juga dipertimbangkan membuat salinan digital.
Tujuan jangka panjang, kata panitia konferensi, adalah mengembalikan ribuan artefak tersebut ke Timbuktu.
Naskah-naskah itu antara lain berisi tentang hubungan diplomatik dan perdagangan, termasuk kajian Alquran, bahasa dan hukum Arab.

Sumber berita KOMPAS.com

Es Menyebabkan Kegemukan, Benarkah ?

 Benarkah Es Menyebabkan Kegemukan

soktau.com
Salah satu aturan Diet Mayo yang populer di Indonesia adalah pantangan untuk mengonsumsi es atau air es. Meskipun belum diketahui sebabnya, namun ahli gizi Jansen Ongko, MSc, RD, es atau air es sebenarnya justru baik untuk membantu proses penurunan berat badan.
"Air es bisa bikin obesitas itu bagaimana caranya, dia nggak ada kalorinya. Tapi saya rasa kenapa es di Indonesia bikin gemuk adalah karena semua es itu pasti enak dan manis," ujar Jansen kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (28/1/2015).
Ya, menu-menu minuman yang menggunakan es dilanjutkan Jansen seringkali berupa jajanan yang manis dan menggunakan bahan tambahan lain cukup banyak seperti gula dan sirup. Bahan tambahan inilah yang sebenarnya membuat gemuk, bukan esnya itu sendiri.
"Faktanya dibandingkan air hangat dan air biasa, air es itu justru membakar kalori lebih banyak. Secara science, minum air dingin justru membakar kalori lebih banyak. Ini karena tubuh memiliki suhu tersendiri, kalau minum air dengan suhu yang lebih rendah tentu akan disesuaikan dengan kalor. Jadi justru minum air es membakar kalori lebih banyak," papar nutrisionis lulusan California State University, Los Angeles ini.
Sebaliknya, masyarakat justru menyalahkan es sebagai penyebab kegemukan. Sehingga dalam beberapa jenis diet penurunan badan, konsumsi es justru dilarang.
"Katanya jangan minum es teh nanti gemuk, esnya yang disalahkan padahal gulanya yang segambreng. Saya jelaskan, bukan esnya yang salah tapi minuman setelahnya itu, misalnya es campur. Sirup dan susu kental manisnya kadang ditambah, tapi esnya yang disalahkan. Itu yang membuat nama es jelek di Indonesia," pungkas Jansen.
Alasan lain untuk tidak menyalahkan es disampaikan oleh Jansen adalah fakta bahwa es dibuat dari air putih yang dibekukan, sementara air putih sendiri tidak berkalori. Sehingga menurutnya konsumsi es saja maupun air putih es tidak akan memengaruhi kenaikan berat badan.

Sumber berita DetikHealth

Epub Serat Catur Kanda : Punika Wacan Sujarah Kagungan Dalem Bupati Cirebon Rahaden Adipati Hariya Suraadiningrat (Alih Aksara) Online

Epub Serat Catur Kanda : Punika Wacan Sujarah Kagungan Dalem Bupati Cirebon Rahaden Adipati Hariya Suraadiningrat (Alih Aksara)  Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=Serat+Catur+Kanda&pType=Title&pLembarkerja=-1
Serat perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Serat Catur Kanda: Punika Waean Sujarah  Kagungan Dalem   Bupati Cirebon Rahaden Adipati Hariya Suraadiningrat   Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.

Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 
"Catur Kandha Babad Cirebon" ini merupakan naskah asli milik Harya Suryadhiningrat, seorang adipati Cirebon, yang berkuasa pada tahun 1848-an. Naskah selesai ditulis pada tangga l 20 Agustus tahun 1848 M yang bertepatan dengan bulan Puasa tahun 1264 H. Naskah ditulis dalam bentuk tembang Macapat dengan menggunakan bahasa dan aksara Jawa gaya Cirebon. Namun, terdapat beberapa pupuh tembang yang tidak diketahui jenisnya. Oleh karena itu, jenis tembang yang tidak teridentifikasi itu diberi lambang tanda tanya (?).

Keadaan naskah masih baik, tetapi pada pupuh-pupuh tertentu terdapat beberapa baris yang tidak terbaca karena fotokopi tidak jelas. Oi samping itu terdapat pula beberapa tembang yang kurang lengkap jumlah barisnya. Oleh karena itu, ketidakterbacaan naskah dan kekuranglengkapan baris dalam tembang tersebut ditandai dengan titik tiga atau titik empat.

Hal lain yang perlu diungkapkan adalah bahwa transliterasi yang dilakukan ini tidak sepenuhnya mengikuti aturan yang diprasyaratkan oleh Ejaan Sri Wedari atau pun Ejaan Bahasa jawa yang disesuaikan dengan £jaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Hal itu disebabkan agar kekhasan naskah "Catur Kandha Babad Cirebon" tetap tampak dalam transliterasi ini." Sumber: perpusnas.go.id

Tuesday, January 27, 2015

Epub Sejarah Wajo : Transliterasi dan Terjemahan Online

Epub Sejarah Wajo Transliterasi dan Terjemahan Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=0010-0814001169&pType=Bibid&pLembarkerja=-1
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Sejarah Wajo Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.

Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 
" Naskah berkode VT. 127 merupakan salah satu koleksi yang ada di Perpustakaan Nasional RI, dengan judul "Sejarah Wajo". Naskah ini berukuran 26 x 20,3 cm. Aksara Bugis, Bahasa Bugis, bentuk Prosa. Naskah ditulis di atas media kertas eropah,123 halaman terdiri dari 19 baris. Kondisi baik, naskah cukup baik dan jelas terbaca.

Isi Singkat : Naskah ini menceritakan sil-silah Raja Wajo yang pernah memerintah di Wajo, Soppeng, Bone, adanya perjanjian hubungan kerja sama diantara ketiga kerajaan itu antara lain : Hubungan kerja sama antara Wajo, dengan Soppeng dalam berbagai bidang, seperti bidang Politik, sosial, dan ekonomi, begitu pula dengan kerajaan Soppeng dan Bone, dan adat-istiadatnya. Naskah ini ditulis oleh La Matana pada hari Sabtu sore 17 Zulkaidah 1257 Hijriah. Atau Tahun Ha. Sumber : perpusnas.go.id
 

Kisah Kebenaran Kucing Mempunyai 9 Nyawa

 Kisah Kebenaran Kucing Mempunyai 9 Nyawa

deviantart.com
Banyak orang mengatakan kucing susah mati karena memiliki sembilan nyawa. Boleh percaya atau tidak, seekor kucing di Tampa, Florida, bisa jadi membuktikan anggapan itu.
Kucing itu tertabrak, mati, lalu dikubur sang empunya. Namun, lima hari kemudian, kucing tersebut pulang ke rumah untuk meminta makan.
Bart, seekor kucing rumah, ditemukan di sebuah jalanan dan tergeletak dalam genangan darah lebih dari sepekan lalu. Dokter hewan di Tampa, Florida, menyatakan Bart sudah tewas.
Pemiliknya, Ellis Hutson, dengan hati hancur menguburkan hewan peliharaannya itu. Namun, tanpa disangka, meski penampilannya mengerikan, lima hari setelah pemakamannya, Bart kembali ke kediaman Ellis dan meminta makan.
Kepada stasiun televisi Fox13, Ellis mengatakan, Bart menderita trauma di kepalanya, patah rahang, dan satu matanya hancur. Namun, kucing berwarna hitam putih itu hidup.
Sejauh ini, tidak diketahui bagaimana Bart bisa keluar dari kuburannya. Namun, Ellis yakin kucing yang wajahnya hancur itu bisa keluar dari kuburannya, lalu menyelinap ke halaman tetangga sebelum pulang ke rumah.
Akibat kecelakaan itu, mata kiri Bart tak akan berfungsi lagi meski dilakukan pembedahan. Namun, insting bertahan hidup kucing itu berada di titik tertinggi.
Para petugas di Komunitas Kemanusiaan Tampa Bay, yang kini untuk sementara merawat Bart, yakin Bart kemungkinan mengais-ngais tanah yang menutup tubuhnya, lolos dari kuburannya, kemudian bersembunyi beberapa hari sebelum memberanikan diri pulang ke rumah.

Sumber berita KOMPAS.com

Kakek Nenek Tinggal di Samping Kamar Mandi Mushola

 Kakek Nenek Tinggal di Samping Kamar Mandi Mushola

 forums.klikajadeh.net
Ahmad (80) dan Saridjah (70) berusaha untuk bertahan hidup. Pasangan suami istri yang sudah lanjut usia ini terus berpindah-pindah untuk sekadar mendapatkan tempat tinggal. Setelah puluhan tempat disinggahi selama puluhan tahun, kini mereka tinggal di samping kamar mandi mushala Nurul Iman di Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Di tempat seadanya ini mereka tidur beralas tikar dan bantal seadanya. Saat malam tiba, tak ada sehelai selimut pun untuk menghangatkan tubuh dari cuaca dingin. Apalagi saat hujan deras, mereka harus menahan dingin terkena tetesan air dari atap kamar mandi yang bocor. Meski tersiksa, pasutri ini tak mau tinggal di dalam mushala karena takut mengotori bagian dalamnya.
Di sini juga sudah bersyukur. Kalau di dalam takut kotor, istri saya juga sudah bau, kata Ahmad saat ditemui, Selasa (27/1/2015).
Selain tak memiliki tempat tinggal, Ahmad dan Saridjah menderita penyakit yang cukup serius. Ahmad sakit di bagian perut dan Saridjah di bagian kaki. Ahmad mengaku sangat tersiksa saat penyakit di perutnya itu kambuh.
Kalau sudah kambuh, perutnya sangat sakit dan melilit. Nah, kalau istri saya sudah susah bangun, berdiri saja susah, apalagi berjalan, ungkap Ahmad.
Ahmad sempat sedih saat memegang tempat makannya yang terbuat dari baskom plastik. Bagaimana tidak, mereka hanya memakan nasi yang dicampur dengan kecap. Tidak ada lauk pauk lainnya. Ahmad membeli makan dengan mengandalkan uang sisa miliknya dan pemberian dari warga sekitar.
Pasutri ini sejak menikah 40 tahun yang lalu hingga kini belum dikaruniai anak, sehingga ketika usia mereka sudah tua, tak ada bisa membantu.
Ahmad mengaku dahulu memiliki rumah warisan orangtuanya. Namun sudah lama dijual untuk pengobatan dia dan istrinya.
Sulaeman, mandor Desa Pegagan mengungkapkan, warga sekitar prihatin dan kasihan terhadap nasib pasangan jompo ini. Menurut Sulaeman, keduanya memang warga Desa Pegagan. Namun sejak rumahnya dijual beberapa tahun lalu, mereka terus berpidah-pindah tempat.
Mereka berdua terus berpindah-pindah tempat. Kami juga tidak mengetahui kemana saja. Baru satu minggu lalu tinggal di sini lagi, ungkapnya.
Meski demikian, Sulaeman mengakui sudah mengabarkan nasib pasutri ini ke Pemerintah Kabupaten Cirebon. Namun hingga saat ini, belum ada respons. Sulaeman dan warga sekitar berharap, pasangan suami istri ini segera mendapatkan perhatian dari pemerntah.
Kalau kami diminta untuk membangunkan tempat tinggal, saya dan warga siap membantu. Hanya saja tidak ada tanahnya. Jadi kami meminta pemerintah membantu untuk mengurusnya ke panti jompo agar dapat dirawat dengan baik, harapnya.

Sumber berita KOMPAS.COM

Nyeri Lutut, Apa Penyebabnya ?

 Nyeri Lutut, Apa Penyebabnya ?

isioteraphy.blogspot.com
Saat musim hujan seperti saat ini, cuaca harian cenderung mendung disertai suhu udara yang dingin. Dalam kondisi dingin seperti ini pun, salah satu keluhan yang kerap muncul pada sebagian orang yakni nyeri lutut.
Jika hal tersebut sering Anda alami, tak perlu khawatir. Sebab, peneliti di University of Florida mengungkapkan mereka yang memiliki kadar vitamin D rendah lebih sering mengalami nyeri lutut dan menurunnya fungsi tulang di lutut.
"Nah, salah satu sumber vitamin D yang terbaik untuk tulang yakni sinar matahari. Tapi, di musim hujan dengan cuaca dingin sinar matahari cenderung jarang ada hingga tubuh bisa saja kekurangan vitamin D," terang co-author studi, Toni Glover PhD dalam laporannya di Clinical Journal of Pain, dikutip pada Selasa (27/1/2015).
Lebih lanjut, Glover mengungkapkan kekurangan vitamin D bisa meningkatkan kadar peradangan yang menambah sensitivitas lutut terhadap rasa nyeri dan berkaitan dengan osteoarthritis. Selain itu, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan perputaran tulang yang dapat menurunkan kualitas tulang.
Maka dari itu, Glover menyarankan untuk melakukan pemeriksaan darah guna mengetahui apakah kadar vitamin D pada tubuh Anda sudah mencukupi atau justru kurang. Pada dasarnya, dikatakan Glover, kebutuhan vitamin D tiap orang tergantung dari berat badan serta komposisi tubuhnya.
"Tubuh menyimpan vitamin D di sel lemak berarti dibutuhkan lebih banyak lemak tubuh untuk mencegah nyeri dan penurunan fungsi tulang. Jika sulit untuk mendapat paparan sinar matahari, konsumsilah suplemen D yang sudah dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter," saran Glover.
Tak hanya itu, Glover juga menyarakan Anda untuk lebih banyak mengonsumsi makanana kaya vitamin D di antaranya sarden, ikan, telur, tuna, dan sayuran hijau. Jangan lupa pula masukkan lemak sehat seperti produk susu dan turunannya dalam menu makan Anda.

Sumber berita DetikHealth

Epub Manuskrip Sanghyang Tatwa Ajnyana : Teks dan Terjemahan Online

Epub Manuskrip  Sanghyang Tatwa Ajnyana : Teks dan Terjemahan Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=Sanghyang+Tatwa+Ajnyana&pType=Title&pLembarkerja=-1
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Manuskrip  Sanghyang Tatwa Ajnyana : Teks dan Terjemahan  Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 
 
"Sanghyang Tatwa Ajnyana (STA) yang diterbitkan kali ini berasal dari naskah kropak 1099. Saat ini naskahnya tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta dengan nomor koleksi L 1099 peti 68.

Kropak 1099 ditulis di atas daun gebang, sejenis daun palem yang oleh para sarjana sebelumnya disebut nipah. Nipah dan gebang sebetulnya merupakan spesies tumbuhan yang berbeda, meski termasuk dalam kelompok yang sama, yaitu palm. Istilah gebang yang digunakan sebagai media menulis sempat tercatat dalam teks Sanghyang Sasana Maha Guru (SSMG:3), sebuah teks Sunda kuna dari abad ke-16 sebagai berikut:

Diturunkeun deui, sa(s)tra mu(ng)gu ring taal, dingaranan ta ya carik, aya éta meunang utama, kénana lain pikabuyutaneun. Diturunkeun deui, sa(s)tra mu(ng)gu ring gebang, dingaranan ta ya ceumeung, ini ma iña pikabuyutaneun. (SSMG: 3 dalam Gunawan, 2009)

Dari kutipan di atas patut dicatat dua hal penting yang membedakan antara lontar dan gebang. Pertama, tulisan di atas lontar dinamakan carik (goresan), karena ditulis menggunakan péso pangot (pengutik) dengan cara digores. Sementara tulisan di atas gebang yang dinamakan ceumeung 'hitam'. Jelas kiranya, bahwa yang dimaksud gebang adalah apa yang biasa disebut dengan nipah yang ditulis menggunakan tinta hitam.

Kedua, perbedaan penggunaan media agaknya turut membedakan fungsi tulisannya. Naskah lontar bukan untuk kabuyutan (lain pikabuyutaneun), melainkan ditujukan bagi pembaca (atau pendengar) sebagai sarana memperoleh keutamaan (meunang utama), sedangkan naskah gebang dipergunakan untuk kelompok yang lebih khusus, yaitu kabuyutan (pikabuyutaneun). Keterangan ini sesuai dengan kenyataan, bahwa pada umumnya naskah lontar berbentuk puisi yang pola metrumnya berkaitan erat dengan carita pantun1, tradisi lisan Sunda di masa.
 
Kropak 1099 dibungkus oleh kotak kayu berwarna merah, berukuran 24,5 x 3,7 cm. Naskah terdiri dari 70 lempir dan mengandung 4 baris setiap lempirnya. Ditulis menggunakan aksara Buda/ Gunung. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Sunda Kuna, sementara teksnya berbentuk prosa. Penomoran naskah menggunakan nomor asli, terletak di sebelah kiri teks setiap halaman verso.
 
Kropak 1099 diperkirakan berasal dari kabuyutan Koléang, Jasinga (NBG 50, 1912: 44 & 86; NBG 51, 1913: 24; Krom, 1914: 32). Susunan lempir masih berurutan. Penomoran halaman angka asli (Aksara Buda), nomor 1–69. Lempir 50 patah akibat gigitan ngengat." Sumber: perpusnas.go,id

Monday, January 26, 2015

Apel Amerika Mengandung Bakteri Akhirnya Makan Korban Jiwa

Apel Amerika  Mengandung Bakteri Akhirnya Makan Korban Jiwa
kidnesia.com
Peringatan Kementerian Pertanian Amerika Serikat (AS) alias United States Department of Agriculture (USDA) kepada negara-negara pengimpor apel soal temuan bakteri berbahaya telah membuka mata dunia. Bakteri Listeria monocytogenes, tak hanya membuat korban terinfeksi dengan gejala kejang otot dan diare, namun juga bisa menyebabkan kematian.
Bakteri tersebut telah menyebabkan 32 orang di AS menderita listeriosis‎ atau penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes, sebanyak 3 orang di antaranya tewas. Pemerintah Indonesia telah menghentikan izin impor, pengawasan ketat terhadap apel impor AS, dan melakukan pengawasan di pasar tentang keberadaan dua jenis apel asal AS ini.
‎"Di Amerika sendiri sudah ada kejadian. Ada 32 pasien yang terinfeksi listeria dan 3 orang meninggal dunia. Temuan ini terjadi di 11 negara bagian," ungkap Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian (Barantan Kementan) Banun Harpini dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Senin (26/1/2015).
Pasca kasus ini, Banun mengimbau kepada masyarakat lebih baik mengkonsumsi buah lokal seperti Apel Malang daripada mengkonsumsi buah impor.
"Biasanya produk tersebut (buah dan sayuran impor) telah mengalami masa penyimpanan dalam durasi lama. Jadi lebih baik meningkatkan konsumsi buah lokal yang lebih sehat dan lebih segar dari pada produk impor," katanya.
Banun menambahkan, apalagi saat ini mulai masuk musim beberapa buah lokal seperti salak, jeruk, manggis, hingga rambutan.
"Sekarang di di Indonesia sedang musim manggis. Kenapa nggak makan itu saja yang lokal-lokal. Toh salak Indonesia saja sekarang sudah bisa diimpor ke Australia dan Selandia Baru yang standar keamanannya tinggi. Artinya buah lokal Indonesia sudah aman di konsumsi," tegas Banun.
Bakteri berbahaya ini ditemukan oleh Food and Drug Administration (FDA) di dalam apel yang diproduksi pabrik Bidart Bros di Bakersfield, California, AS.
Listeria monocytogenes mulai menyebar di AS sejak Oktober tahun lalu. Dalam dua bulan ada 32 orang jatuh sakit gara-gara memakan apel ini di 11 negara bagian.
Bidart Bros sudah menyatakan penarikan atas produk apel jenis Granny Smith dan Gala yang sudah terlanjut beredar di pasaran. Pengiriman terakhir apel-apel ini dilakukan pada 2 Desember 2014.

Sumber berita DetikFinance

Diet Sukses Gara-Gara Foto Selfie

Cerita Diet Sukses Gara-Gara Foto Selfie
health.liputan6.com
Eva Rut Gunnlaugsdottir hobi mengunggah selfie (foto diri) pada laman Facebook-nya, sampai suatu hari dia merasa hasil foto dirinya terlihat kurang menarik dan dia merasa sangat tidak bahagia.
Ibu satu anak yang berusia 35 tahun ini mengatakan bahwa hasil selfie sungguh seperti sebuah lelucon yang membuat dirinya tertawa. Gunnlaugsdotir mengatakan bahwa dirinya begitu gemuk dan dia merasa dirinya terlihat begitu buruk.
Tren selfie ini membuatku melihat diri sendiri, aku berpikir, jika aku bisa melihat perubahan diri, rasanya akan sangat membantu sekali,terang Gunnlaugsdotir.
Saat kali pertama dirinya mengunggah hasil selfie, berat badannya mencapai 134 kilogram. Melihat foto tersebut seperti sebuah alarm yang mengingakan bahwa dirinya harus segera memulai diet dan berolahraga.
Tiga hari pertama awal diet sangat menyiksa, tapi setelah bisa melewatkan hari tersulit itu, aku jadi lebih stabil dan terbiasa menjalankan diet, terangnya.
Dalam satu tahun, Gunnlaugsdotir berhasil menurunkan berat badan lebih kurang 50 kilogram. Selain mengurangi karbohidrat dan gula, Gunnlaugsdotir mengaku, rajin berolahraga meskipun tidak terlalu berat asalkan berkeringat dan membuat jantungnya bekerja lebih baik. Namun, mengunggah selfie dengan membandingkan dirinya sebelum dan sesudah selfie, merupakan trik terbaik yang membuatnya selalu bersemangat dan tidak menyerah.

Sumber berita KOMPAS.com

Kementrian Perdagangan Menghentikan Ijin Impor Apel Asal AS

Kementrian Perdagangan Menghentikan Ijin Impor Apel Asal AS
kidnesia.com
Bagi Anda yang gemar mengkonsumsi apel impor termasuk yang berasal dari Amerika Serikat (AS), sebaiknya saat ini tak mengkonsumsi jenis Granny Smith dan Gala. Di negara asalnya, 2 jenis apel ini sudah banyak makan korban yang terinfeksi karena diduga mengandung bakteri berbahaya, Listeria monocytogenes.
Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) Banun Harpini mengatakan kasus terinfeksi bakteri ini terjadi pada 9 Januari lalu yang berasal dari produk permen berasal dari 2 jenis apel tersebut.
Banun mengatakan kebiasaan orang Indonesia yang kerap memakan apel dengan cara mengupas kulit terlebih dahulu ternyata ada positifnya. Setidaknya bisa menekan risiko terinfeksi dari bakteri berbahaya yang menempel pada kulit apel. Bakteri Listeria monocytogenes termasuk yang kerap menempel di kulit apel, bila masuk pencernaan bisa membuat otot kejang, bahkan diare.
"Kararekteristik bakteri ini dicuci bersih dengan air bersih maka akan luruh, bakterinya nempel di kulit apel," katanya kepada detikFinance, Senin (26/1/2015).
Menurut Banun, asal bakteri ini bisa dari mana saja, termasuk terkontaminasi sejak ada di perkebunan. Selain itu, bisa juga proses pencemaran terjadi dari air saat proses pencucian. Bakteri ini juga bisa saja bertahan pada makanan olahan yang berasal dari apel, hal ini terkait proses pengolahannya yang tak sempurna.
"Harus dalam kondisi pengolahan yang membuat bakteri mati, kalau pemanasan yang tanggung, justru akan berubah sifat perusak dari bakteri," katanya.
Kementerian Pertanian Amerika Serikat atau The United States Department of Agriculture (USDA) memberikan peringatan terkait apel mengandung bakteri berbahaya, Listeria Monocytogenes. Di AS, kasus ini muncul setelah beberapa orang terinfeksi bakteri karena mengkonsumsi permen berbahan baku apel Granny Smith dan Gala.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indonesia telah menghentikan izin kegiatan impor apel jenis Granny Smith dan Gala asal Amerika Serikat (AS), mulai hari ini (26/1/2015).

Sumber berita DetikFood

Sunday, January 25, 2015

Epub Manuskrip SANGHYANG SWAWARCINTA : Teks dan Terjemahan Online

Epub Manuskrip SANGHYANG SWAWARCINTA Teks dan Terjemahan Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=Sanghyang+Swawarcinta&pType=Title&pLembarkerja=-1
perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Manuskrip SANGHYANG SWAWARCINTA Teks dan Terjemahan  Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.
Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 
"Naskah Sanghyang Swawar Cinta

Teks Sanghyang Swawarcinta (SSC) termasuk dalam koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan nomor koleksi L 626 peti 69. Naskah terdiri dari 39 lempir daun lontar yang berukuran 33 cm x 2,7 cm. Diapit dengan pengapit bambu. Setiap lempir mengandung empat baris tulisan. Ditulis menggunakan aksara dan bahasa Sunda Kuna. Teks SSC ditulis dalam bentuk puisi ostosilabik, yaitu puisi yang setiap baitnya terdiri dari delapan suku kata. Tetapi terdapat sejumlah kecil bait tidak memenuhi metrum delapan suku kata. Berdasarkan Catatan kepurbakalaan N. j. Krom (1914: 41), naskah ini berasal dari kelompok koleksi Bandung.

Keadaan fisik naskah cukup terawat, meski pada beberapa bagian terdapat lubang-lubang kecil akibat serangga. Bagian-bagian yang mulai rusak rupanya telah dikonservasi dengan cara laminasi. Sebagaimana halnya naskah-naskah Sunda Kuna yang ditulis di atas gebang, lontar, bambu, dan daluwang, naskah ini pun belum pernah dideskripsikan dengan baik dalam katalog sebelumnya.

Judul yang tertera pada label naskah adalah Siksa Kandang Karesian (SSKK). Setelah dibaca isinya, jelas teks ini bukan teks SSKK. Teks ini tidak secara jelas menyebut judul, tetapi pada bagian awal teks terdapat keterangan bahwa pengarang tiba tiba teringat akan Sanghyang Swawarcinta. Penegasan tentang Sanghyang Swawarcinta pada bagian awal inilah yang menjadi pertimbangan kami untuk memilih judul tersebut. Swawarcinta mungkin merupakan perubahan dari swargacyuta yang berarti „jatuh dari surga‟ (lihat Zoetmulder, s.v). Munculnya kata swawarcinta mungkin akibat dari silap baca penyalin terhadap aksara Buda. Karena bentuknya yang mirip, aksara ga dibaca wa, sementara panglayar (r) biasanya ditempatkan pada aksara sesudahnya sehingga dibaca swawarcyuta dan pada akhirnya menjadi swawarcinta. Makna Sanghyang Swawarcinta dapat berarti „sesuatu yang suci yang turun dari surga‟. Inilah yang diangan-angankan oleh pengarang pada awal teksnya. Tiba tiba ia mengangankan sesuatu yang turun dari surga, dari dalam ketiadaan (ras hedip umangen-angen, di sanghyang swawarcinta, di jero tan hanana).
 
Gambaran isi
Lain halnya dengan teks-teks puisi Sunda Kuna yang telah diumumkan, teks SSC memiliki keunikan tersendiri. Isi teksnya berupa rajah panjang, meliputi seluruh bagian teks. Tidak ditemukan adanya dialog ataupun tokoh cerita. Tokoh dalam teks ini selalu menyebut dirinya boncah "bocah‟ yang, dengan segala kerendahan hatinya, mencoba mengeluarkan pengetahuannya "kawacanaan‟. Seringkali ia memohon maaf kepada pembaca (atau pendengar) yang budiman agar sudi memaafkan jika disana-sini terdapat kesalahan dalam tulisannya. Jelaslah bahwa pengarang yang menyebut dirinya bocah itu pengetahuannya sangat luas. Dalam baris yang cukup panjang, ia menerangkan berbagai segi pengetahuan, baik keagamaan maupun pengetahuan lain yang ia miliki. " Sumber: perpusnas.go.id