Wednesday, January 28, 2015

Epub Serat Catur Kanda : Punika Wacan Sujarah Kagungan Dalem Bupati Cirebon Rahaden Adipati Hariya Suraadiningrat (Alih Aksara) Online

Epub Serat Catur Kanda : Punika Wacan Sujarah Kagungan Dalem Bupati Cirebon Rahaden Adipati Hariya Suraadiningrat (Alih Aksara)  Online

http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=Serat+Catur+Kanda&pType=Title&pLembarkerja=-1
Serat perpusnas.go.id
Buku ini merupakan hasil penyalinan ulang naskah koleksi Perpustakaan Nasional berjudul Serat Catur Kanda: Punika Waean Sujarah  Kagungan Dalem   Bupati Cirebon Rahaden Adipati Hariya Suraadiningrat   Online adalah buku digital   dalam format EPUB dan  FlipBooks yang ditampilkan dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan file onlinenya (digital). Untuk baca ebook lainnya Klik Ebook. PC baca file EPUB dapat Unduh Drivernya dihttp://www.epubread.com/en/, atau http://calibre-ebook.com/.

Untuk Smartphone dapat unduh drivernya di Play Store (UB epub reader), 
"Catur Kandha Babad Cirebon" ini merupakan naskah asli milik Harya Suryadhiningrat, seorang adipati Cirebon, yang berkuasa pada tahun 1848-an. Naskah selesai ditulis pada tangga l 20 Agustus tahun 1848 M yang bertepatan dengan bulan Puasa tahun 1264 H. Naskah ditulis dalam bentuk tembang Macapat dengan menggunakan bahasa dan aksara Jawa gaya Cirebon. Namun, terdapat beberapa pupuh tembang yang tidak diketahui jenisnya. Oleh karena itu, jenis tembang yang tidak teridentifikasi itu diberi lambang tanda tanya (?).

Keadaan naskah masih baik, tetapi pada pupuh-pupuh tertentu terdapat beberapa baris yang tidak terbaca karena fotokopi tidak jelas. Oi samping itu terdapat pula beberapa tembang yang kurang lengkap jumlah barisnya. Oleh karena itu, ketidakterbacaan naskah dan kekuranglengkapan baris dalam tembang tersebut ditandai dengan titik tiga atau titik empat.

Hal lain yang perlu diungkapkan adalah bahwa transliterasi yang dilakukan ini tidak sepenuhnya mengikuti aturan yang diprasyaratkan oleh Ejaan Sri Wedari atau pun Ejaan Bahasa jawa yang disesuaikan dengan £jaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Hal itu disebabkan agar kekhasan naskah "Catur Kandha Babad Cirebon" tetap tampak dalam transliterasi ini." Sumber: perpusnas.go.id

0 komentar:

Post a Comment