Monday, June 30, 2014

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Jerman vs Timnas Aljazair 2-1

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Jerman vs Timnas Aljazair  2-1

Meski harus bersusah payah hingga melakoni 2x15 menit waktu tambahan, Jerman akhirnya menghentikan perlawanan Aljazair dengan kemenangan 2-1 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Brasil, Senin petang (Selasa pagi WIB).

Gol jerman dicetak pada menit awal babak pertama perpanjangan waktu atau menit 91, melalui pemain pengganti Andre Schurrle, sebelum kemudian gol Mesut Ozil pada menit 14 babak kedua perpanjangan waktu atau menit 119.

Sementara gol balasan Aljazair terlambat datang, baru lahir pada menit 120 melalui pemain pengganti Abdelmoumene Djabou.

Kemenangan tersebut membuat Jerman berhak melanjutkan langkahnya ke babak perempat final, menantang Prancis yang sudah lebih dulu mengalahkan Nigeria di laga lain babak 16 besar.

Selain mengantarkan lolos ke babak selanjutnya, kemenangan atas Aljazair itu merupakan yang pertama diraih Jerman dalam tiga kali pertemuan, sekaligus mengakhiri ambisi tim Serigala Gurun membalas dendam insiden pengaturan skor pada edisi 1982 silam.

Tim besutan Joachim Loew tampil dominan sepanjang laga, meski sempat mengalami miskoordinasi selama 45 menit awal pertandingan lantaran memaksakan Jerome Boateng-- yang biasanya bermain di pos bek kanan--untuk mendampingi Per Mertesacker di palang pintu pertahanan Jerman.

Boateng menempati posisi yang bukan biasa itu lantaran Mats Hummels tengah menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Miskoordinasi tersebut diperburuk dengan lini pertahanan Der Panser yang terlalu ke depan, membuat sang penjaga gawang Manuel Neuer kerap keluar dari areanya untuk menghalau bola dari ancaman penyerang lawan, sedikitnya tercatat enam kali.

Di sisi lain, penjaga gawang Aljazair Rais M'Bolhi tampil sangat gemilang sepanjang pertandingan, terutama di waktu normal. Sayang kegemilangannya dinodai gol Schurrle yang membuat ia setidaknya membutuhkan waktu empat tahun lagi untuk memperlihatkan kemampuannya di ajangsepak bola terakbar sejagad itu.

Meski akhirnya harus tersingkir dari Brasil, tim asuhan Valid Halilhodzic boleh berbangga dan pantas pulang ke daratan utara Benua Afrika sana dengan kepala tegak, sebab telah mencatatkan sejarahbaru di sepak bola negeri itu, mencapai babak 16 besar Piala Dunia, sekaligus memberi perlawanan sengit kepada tim tradisional unggulan turnamen.

Jalannya pertandingan

Babak pertama, hingga 35 menit pertama diwarnai berbagai blunder akibat buruknya koordinasi tandem bek tengah baru Boateng-Mertesacker yang menyebabkan Neuer kerap keluar dari zonanyamannya dan menyapu bola.

Sebetulnya pada Menit 16 penyerang Aljazair Islam Slimani menyarangkan bola ke gawang Neuer lewat sundulan memantul menyambut umpan silang El Arabis Soudani dari sayap kiri, namun ia sudah terlebih dulu berada dalam posisi offside.

Baru pada menit 41 Jerman memaksa M'Bolhi melakukan dua penyelamatan beruntun yakni menghalau tendangan dari luar kotak penalti Toni Kroos sebelum mengamankan bola muntah yang disepak Mario Gotze.

Memasuki babak kedua, M'Blohi jauh lebih banyak menjadi pusat perhatian atas sejumlah keberhasilannya menyelamatkan bola yang mengancam gawangnya, termasuk beberapa upaya sundulan dan tembakan jarak dekat para pemain Jerman.

Sedikitnya enam penyelamatan gemilang dilakukan M'Blohi, termasuk tendangan keras dari kapten Jerman Philipp Lahm yang melakukan percobaan dari tepi kotak penalti.

Hingga waktu normal berakhir, meski Aljazair mulai mengendur, keperkasaan M'Blohi boleh jadi merupakan satu-satunya yang tersisa dan menyelamatkan mereka.

Memasuki babak perpanjangan waktu Jerman segera memperoleh keunggulan 1-0 lewat Schurrle pada menit pertama atau menit 91.

Gol Schurrle, yang masuk menggantikan Gotze pada babak kedua,  dicetak menggunakan tumitnya, menyambut bola umpan dari dalam kotak penalti yang disodorkan Thomas Mueller.

Bola yang sempat memantul tak dapat diantisipasi penjaga gawang Rais M'Bolhi yang sepanjang waktu normal tampil impresif mengamankan gawang Aljazair.

Aljazair yang terlihat kelelahan harus kembali kebobolan saat Mesut Ozil dan Thomas Mueller seolah memainkan percobaan di hadapan gawang, namun Ozil lah yang akhirnya mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 pada menit 119.

Akan tetapi pasukan Serigala Gurun itu rupanya belum habis, mereka sempat mencetak satu gol balasan dari pemain pengganti Abdelmoumene Djabou pada menit pamungkas laga.

Sayang wasit Sandro Ricci asal Brasil patuh menyudahi laga, yang berarti habis sudah momentumkebangkitan Aljazair dan pertandingan harus berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Jerman.

Berikut susunan pemain yang diturunkan kedua tim berdasarkan laman FIFA.

Jerman: Manuel Neuer (PG), Jerome Boateng, Per Mertesacker, Shkodran Mustafi (Sami Khedira), Benedikt Howedes, Bastian Schweinsteiger (Christoph Kramer), Philipp Lahm (K), Toni Kroos, Mesut Ozil, Mario Gotze (Andre Schurrle), Thomas Mueller

Pelatih: Joachim Loew

Aljazair: Rais M'Bolhi (PG), Aissa Mandi, Faouzi Ghoulam, Esseid Belkalem, Rafik Halliche (K/Madjid Bouguerra), Medhi Lacen, Saphir Taider (Yacine Bahrimi­), Mehdi Mostefa, Sofiane Feghouli, El Arabi Soudani (Abdelmoumene Djabou), Islam Slimani.

sumber: antaranews.com

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Prancis vs Timnas Nigeria 2-0


Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Prancis vs Timnas Nigeria   2-0
youtube.com
Prancis berhasil mengalahkan Nigeria 2-0 pada pertandingan 16 besar Piala Dunia 2014 di di Estadio Nacional, Brasilia, yang berlangsung hingga Selasa dini hari.

Kedua gol Prancis dihasilkan pada babak kedua yang berasal dari Paul Pogba dan gol bunuh diri kapten Elang Super Joseph Yobo.

Dengan hasil ini Prancis maju ke babak perempaat final melawan pemenang antara Jerman dan Aljazair yang akan bertanding Selasa 03.00 WIB.

Gol tersebut tercipta setelah sejak awal babak kedua, pasukan Ayam Jantan memborbardir pertahanan Elang Super.

Gol Prancis diawal dari tendangan sudut. Bolaberhasil ditepis oleh kiper Vincent Enyeama, namun arahnya tepat ke arah Pogba yang lalu menyundul ke arah gawang pada menit ke 79.

Pada tambahan waktu babak kedua, umpan dari pemain Prancis ke arah gawang Nigeria mengenai kaki Yobo yang justru mengarah ke gawang yang dikawal Vincent Enyeama yang sebetulnya bermain cukup cemerlang karena beberapa kali menyelamatkan menghalau tenadangan lawan.

Jalannya pertandingan

Pada pertandingan di Estadio Nacional, Brasilia, yang dimulai Senin malam WIB tersebut, pada awal babak pertama kedua tim memainkan permainan menyerang sehingga pertandingan berjalan dengan cepat.

Namun setelah pertengahan babak pertama, pemain Prancis lebih banyak mengepung pertahanan tim dari Afrika tersebut. Pemain tengah Nigeria seringkali kalah berduel dengan lini tengah Prancis.

Namun peluang mencetak gol justru lebih dulu didapat oleh Nigeria. Pada menit 19, Ahmed Musa mengirimkan bola ke depan gawang dan disambut oleh Emmanuel Emenike yang meneruskan bola ke gawang Prancis. Namun sayang Emenike terlebih dahulu offside sebelum mencetak gol.

Di menit 20, giliran penyerang Prancis Karim Benzema yang menerima bola di depan gawang Nigeria juga terperangkap offside.

Dua menit kemudian Paul Pogba melakukan tendangan gledek namun berhasil ditahan oleh kiper Nigeria Vincent Enyeama sehingga hanya menghasilkan tendangan gawang bagi tim Ayam Jantan.

Pada babak kedua, Prancis langsung memborbardir pertahanan Nigeria dan beberapa kali mengancam gawang Nigeria. Pada menit ke 70, tendangan Karim Benzema telah melewati kiper namun berhasil diselamatkan oleh Victor Moses yang lari mengejar dari arah belakang bola. Setelah dilihat melalui teknologi garis gawang, bola belum melewati garis sebelum diselamatkan Moses.

Selanjutnmya pada menit 77, tendangan keras Yohan Cabaye dari luar kotak hanya mengenai tiang gawang bagian atas. Peluang berikutnya terjadi dimniet 79 ketika tendangan Benzema ke arah gawang ditepis penjaga gawang sehingga hanya terjadi tendangan sudut.

Gol baru tercipta di menit 80 melalui Pogma dan kemudian gol bunuh diri Yobo di menit tambahan waktu.


sumber: antaranews.com

Ebook Naskah Ghayat Ath-Thullab Online

Ebook Naskah  Ghayat Ath-Thullab Online
http://opac.pnri.go.id/DetaliListOpac.aspx?pDataItem=0010-34615660&pType=Bibid&pLembarkerja=-1

Buku elektronik (disingkat Buku-e atau ebook) atau buku digital adalah versi elektronik dari buku, majalah atau naskah berjudul   Naskah  Ghayat Ath-Thullab (W 1B) dalam format FlipBooks yang menampilkan buku dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping). Silahkan Klik gambar bukunya untuk langsung terhubung dengan buku digitalnya. Untuk baca buku lainnya Klik Ebook.

PP No. 24 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan UU 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan

PP No. 24 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan UU 43  Tahun 2007 Tentang Perpustakaan



Sunday, June 29, 2014

Ternyata Wajah Ayah Sophia Muller Mirip Dengan Ariel"NOAH"

Ternyata Wajah Ayah Sophia Muller Mirip Dengan Ariel"NOAH"
.pulsk.com
Pada Jumat lalu, 27 Juni 2014, Sophia Mueller mengunggah sebuah foto di Twitter dengan caption 'Mom and Papa'. Ternyata banyak yang berkomentar, wajah ayahanda Sophia mirip Ariel 'NOAH'.

Setelah foto tersebut diunggah, tak sedikit yang memberi komentar mengenai kemiripan tersebut. Setelah diperhatikan, memang benar ada kemiripan antara keduanya.

Foto itu sepertinya dijepret sudah begitu lama. Tak hanya dari warna foto, objeknya pun menunjukkan mereka masih cukup muda.

Entah ada hubungannya dengan asmara mereka, atau memang hanya kebetulan?

Yang pasti hubungan mereka sampai saat ini sudah semakin dekat. Sophia pun sudah mengenal keluarga Ariel.

Tak hanya satu atau dua kali Sophia terlihat jalan bersama Ariel. Bahkan dalam beberapa kesempatan, kala sang vokalis melaksanakan tugasnya bersama band NOAH di Bali, Sophia terlihat setia mendampinginnya.

"Iya kebetulan lagi ada acara juga jadinya bareng-bareng ke sana," ucap Sophia kala itu.

Sumber berita DetikHot

California Resmi Mencabut Peraturan Penggunaan Sarung Tangan Bagi Karyawan Restoran

 California Resmi Mencabut Peraturan Penggunaan Sarung Tangan Bagi Karyawan Restoran
kaskus.co.id
Setelah sebelumnya parlemen California berencana menarik kembali Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai penggunaan sarung tangan , kini RUU itu resmi ditiadakan. Karenaya karyawan tidak wajib memakai sarung tangan saat bekerja di dapur restoran.

Gubernur California, Jerry Brown, mengumumkan pada Sabtu (28/06/2014) bahwa telah dilakukan penandatanganan aturan AB 2130. Peraturan pemerintah tersebut mencabut kewajiban karyawan restoran untuk menggunakan sarung tangan atau peralatan lainnya dalam menangani makanan sebelum sampai ke piring konsumen.

RUU mengenai tidak diperbolehkan menggunakan tangan langsung sebenarnya sudah disetujui tahun lalu dan rencananya akan efektif mulai 1 Juli. Keberadaan peraturan itu bertujuan mencegah penularan penyakit pada makanan mulai dari nasi untuk sushi sampai mint di mojito.

Terdapat 41 negara bagian lainnya memiliki larangan serupa.Peraturan di California tidak mendapat penolakan dari jaringan restoran. Akan tetapi beberapa chef independen dan bartender mengeluh bahwa peraturan itu membatasi kreatifitas membuat makanan dengan tangan langsung. Peraturan juga dianggap mengganggu rutinitas mencuci tangan dan justru menghasilkan limbah dari sarung tangan sekali pakai.

Anggota parlemen sekaligus ketua komite kesehatan dan pembuat peraturan, Richard Pan, menyatakan dia ingin meninjau kembali larangan penggunaan sarung tangan namun tetap membuat pemilik restoran fleksibel.

"Ini bukan tentang penggunaan sarung tangan atau tidak. Ini mengenai seberapa bersih menyentuh permukaan makanan. Kami perlu melakukan pembicaraan kembali terkait keamanan pangan," tutur Richard pada Associated Press (28/06/2014).

Wilayah lainnya di Amerika seperti Louisiana, Minnesota, Montana, Nebraska, Oregon, South Carolina dan Wyoming mendukung peraturan yang meminimalisir kontak tangan dengan makanan namun bukan larangan tidak adanya kontak tangan sama sekali. Tennessee sendiri akan menerapkan larangannya tahun depan.

Data dari US Centers for Disease Control and Prevention menemukan bahwa menyentuh makanan secara langsung yang dilakukan pekerja restoran menjadi cara umum penyebab wabah norovirus antara tahun 2001-2008 di Amerika.

Sumber berita DetikFood

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Kostarika vs Timnas Yunani (1-1), 5-3 Pinalti


Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Kostarika vs Timnas Yunani   (1-1), 5-3 Pinalti

Kosta Rika melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2014 dengan menundukkan Yunani 5-3 melalui adu penalti setelah melewati pertandingan panjang dengan skor imbang 1-1.

Pertempuran Kosta Rika di Pernambuco Arena, Recife, Minggu petang (Senin pagi WIB), berlangsung begitu dramatis dengan perjuangan keras kedua kubu melewati dua babak dan dua kali 15 menit babak pertambahan waktu serta adu penalti.

Kosta Rika memastikan melaju ke delapan besar Piala Dunia 2014 setelah penendang penalti keempat Yunani, Gekas, gagal menaklukkan kiper Navas. Tendangan kerasnya berhasil ditepis kiper Navas saat Kosta Rika sudah menyelesaikan dengan sempurna empat tendangan penalti.

Dengan suksesnya penendang penalti terakhir, Umana, Kosta Rika langsung merayakan keberhasilannya untuk melaju ke babak delapan besar dengan kemenangan 5-3.

Pertandingan harus ditentukan dengan lima tendangan dari titik putih setelah dalam babak perpanjangan waktu (extra time) kedua tim bermain sama kuat 1-1.

Kosta Rika lebih dulu memimpin lewat aksi 

Bryan

 Ruiz. Ruiz mencetak gol dengan bola menyusur tanah dari depan kotak penalti Yunani pada menit 52, memanfaatkan operan Bolanos yang menyambung bola umpan silang Campbell.

Meski sudah unggul 1-0, Kosta Rika justru kemudian berjebak dalam posisi sulit ketika pemain bertahannya Duarte harus keluar lapangan karena menerima kartu kuning kedua.

Mendapatkan gempuran bertubi pemain Yunani, kiper Kosta Rika Navas akhirnya kebobolan juga. Bola mental dari tendangan Gekas yang dipatahkannya disambut oleh Sokratis dan gol.

Gol Sokratis pada menit-menit pertambahan waktu babak kedua itu memaksa Kosta Rika menjalani pertandingan waktu ekstra sebelum kemudian akhirnya ditentukan via adu penalti.

Berikut kronologis tendangan penalti Kosta Rika vs Yunani:

1. Borges (Kosta Rika) gol (1-0)
2. Mitroglou (Yunani) gol (1-1)
3. Bryan Ruiz (Kosta Rika) gol (2-1)
4. Lazaros (Yunani) gol (2-2)
5. Gonzales (Kosta Rika) gol (3-2)
6. Cholevas (Yunani) gol (3-3)
7. Campbell (Kosta Rika) gol (4-3)
8. Gekas (Yunani) gagal (4-3)
9. Umana (Kosta Rika) gol (5-3)


Susunan pemain

Kosta Rika
Line-ups: 1- Navas (GK), 3-Gonzalez G, 4-Umana, 5-Borges, 6-Duarte, 7-Bolanos, 9-Campbell, 10-Bryan Ruiz (C), 15-Diaz, 16-Gamboa, 17-Tejeda.

Pengganti: 18-Pemberton (GK), 23-Cambronero (GK), 2-Acosta, 8-Myrie, 11-Barrantes, 12-Francis, 13-Granados, 14-Brenes, 19-Miller, 20-Calvo, 21-Urena, 22-Cubero.

Pelatih: Jorge Luis Pinto (Kolombia)

Yunani
Line-ups: 1-Karnezis, 2-Maniatis, 4-Manolas, 7-Samaras, 10-Karagounis (C), 14-Salpingidis, 15-Torosidis, 16-Lazaros, 19-Sokratis, 20-Cholevas, 22-Samaris.

Pengganti: 12-Glykos (GK), 13-Kapino (GK), 3-Tzavellas, 5-Moras, 6-Tziolis, 8-Kone, 9-Mitroglou, 11-Vyntra, 17-Gekas, 18-Fetfatzidis, 21-Katsouranis, 23-Tachtsidis.

Pelatih: Fernando Santos (Portugal).

sumber: antaranews.com

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Belanda vs Timnas Meksiko 2-1

Piala Dunia 2014 Brasil, Babak 16 Besar: Timnas Belanda vs Timnas Meksiko   2-1


Dua gol dari Wesley Sneijder dan Klaas Jan Huntelaar yang tercipta dalam kurun empat menit mengantarkan Belanda ke perempat final Piala Dunia 2014, justru ketika Meksiko bersiap menggelar pesta ketika sampai menit 88 unggul 1-0 berkat gol striker Giovani dos Santos, dalam laga 16 Besar kedua tim di Fortaleza, Brasil, Minggu malam ini.

Gol Sneijder dan Huntelaar ini memupus sesumbar pelatih Meksiko Miguel Herrera yang ingin menciptakan sejarah mengantarkan Meksiko ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1994.

Sebaliknya keputusan Louis van Gaal untuk memasukkan Huntelaar guna menggantikan Robin van Persie pada menit 76 terbukti tepat karena pemain ini menciptakan satu assistdan satu gol yang menghidupkan peluang juara Belanda di turnamen ini.

Meksiko sudah unggul 1-0 sampai menit 88 berkat gol Giovani dos Santos. Dia memecah kebuntuan pada menit 48 untuk membawa Meksiko unggul 1-0.

Mendapatkan bola muntah dari sundulan pemain Belanda yang berniat menghalau bola kiriman pemain Meksiko, dos Santos berlari melewati para bek Belanda untuk mencari ruang tembak, dan kemudian melepaskan tembakan di tengah hadangan tiga bek Belanda. 

Kiper Belanda Jasper Cillessen tidak bisa menahan tendangan keras dos Santos sehingga kedudukan 1-0 untuk Meksiko.

Namun setelah serangkaian upaya gagal menciptakan gol, pada menit 88 Sneijder melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak bisa dihalau kiper Guillermo Ochoa yang sebenarnya bermain cemerlang dalam laga ini.

Sneijder berada dalam timing dan posisi yang tepat ketika Klaas Jan Huntelaar yang menggantikanRobin van Persie mengumpannya lewat sundulan ketika dia melihat Sneijder dalam posisi bebas.  Dengan tendangan terarah dan keras, Sneijder menaklukkan Guillermo Ochoa dan kedudukan pun berubah 1-1.

Sekitar empat menit kemudian pada menit 90+1, Huntelaar menciptakan gol penentu kemenangan dari titik penalti, menyusul pelanggaran terhadap Arjen Robben di dalam kotak penalti Meksiko.

Kedudukan 2-1 tidak berubah sampai pertandingan usai.  Di perempat final, Belanda akan ditantang pemenang pertandingan Kosta Rika melawan Yunani.

 

Susunan pemain kedua tim seperti dirilis laman resmi Piala Dunia FIFA.

Belanda: Jasper Cillessen; Ron Vlaar, Stefan de Vrij, Daley Blind; Nigel de Jong (Bruno MartinsIndi), Wesley Sneijder, Paul Verhaegh (Memphis Depay), Dirk Kuyt; Georginio Wijnaldum; Robin van Persie (Klaas Jan Huntelaar), Arjen Robben

Meksiko: Guillermo Ochoa, Francisco Rodríguez, Rafael Márquez, Miguel Layún, Héctor Moreno (Diego Reyes), Paul Aguilar; Carlos Salcido, Héctor Herrera, Andrés Guardado; Giovani Dos Santos (Javier Aquino), Oribe Peralta (Javier Hernandez).

sumber: antaranews.com