Wednesday, May 14, 2014

VIMEO Diblokir, Tetapi Minat Pemburu Video Dalam Sebuah Kampanye Semakin Meningkat

VIMEO Diblokir, Tetapi Minat Pemburu Video Dalam Sebuah Kampanye Semakin Meningkat

mashable.com

Ada yang menuding bahwa aksi penutupan Vimeo untuk menutupi beredarnya video seronok dalam sebuah kampanye partai. Tapi imbasnya justru sebaliknya, video tersebut kini malah jadi buruan para netter Indonesia.

Layanan video sharing Vimeo telah diperintahkan untuk diblokir karena menurut Menkominfo Tifatul Sembiring situs itu mengandung muatan konten berbau pornografi.

Itu versi Kominfo. Di luar itu banyak sekali tudingan yang cerita yang dipercaya menjadi biang keladi penutupan Vimeo, salah satunya soal video 'Goyang Seronok' dalam sebuah kampanye partai yang dekat dengan kubu sang menteri.

Dalam video berdurasi 3 menit 29 detik itu memang terekspos sangat jelas seorang penyanyi dangdut berbaju ketat berwarna putih transparan yang bergoyang seronok di sebuah acara. Hal ini juga sempat ramai diributkan di Twitter dengan sasaran tembak akun @tifsembiring.

Pantauan DetikNet, Selasa (13/5/2014), sejak Vimeo resmi dibungkam oleh Kominfo justru jumlah penonton video 'Goyang Seronok' malah meningkat tajam.

Sejak 6 hari diunggah video tersebut terlihat biasanya saja dengan jumlah ditonton mencapai 22 kali, tapi dalam dua hari terakhir -- sejak Vimeo ditutup -- jumlahnya melonjak signifikan hingga 16 ribu kali ditonton.

Meski mendapat kecaman namun aksi penutupan Vimeo tak dihentikan. Bahkan jika sebelumnya hanya Speedy yang memblokir situs tersebut, kini Tifatul memerintahkan semua Internet Service Provider (ISP) melakukan hal serupa.

"Ini kan perintah dari UU No. 44/2008 tentang Pornografi, kalau mereka tidak mau blokir konten itu ya tetap akan kita tutup akses situsnya," kata Tifatul.

Sumber berita DetikNet

0 komentar:

Post a Comment